Microsoft Memperbaiki Bug yang Menyebabkan Windows Defender Crash

Microsoft telah memperbaiki bug pada Windows Defender yang menyebabkan layanan keamanan tersebut mengalami crash setelah pemasangan security update terbaru.
Masalah tersebut memicu error 0xc0000005 access violation pada sejumlah perangkat Windows 10 dan Windows 11. Pengguna yang terdampak juga melaporkan munculnya pesan “Threat service has stopped. Restart it now” ketika mencoba menjalankan pemindaian malware.
Gangguan mulai dilaporkan pada Selasa sore dan memengaruhi fungsi Quick Scan maupun Full Scan. Dalam beberapa kasus, proses pemindaian gagal dan menyebabkan layanan Microsoft Defender harus dijalankan ulang.
Quick Scan dan Full Scan Mengalami Kegagalan
Microsoft Defender merupakan security software bawaan yang menyediakan real-time protection terhadap malware, virus, ransomware, spyware, dan berbagai ancaman lainnya.
Namun, setelah security update tertentu, sebagian pengguna mendapati Defender tidak dapat menjalankan pemindaian dengan normal.
Kegagalan tidak hanya terjadi pada satu jenis scan. Quick Scan maupun Full Scan dilaporkan dapat berhenti secara tiba-tiba, bahkan dalam kondisi tertentu menyebabkan service Defender mengalami crash.
Sejumlah administrator Windows awalnya mengira masalah tersebut berkaitan dengan infeksi malware pada perangkat yang sedang mereka tangani. Namun, pengujian pada perangkat lain menunjukkan masalah dapat direproduksi hanya dengan menjalankan Quick Scan, tanpa adanya indikasi infeksi sebelumnya.
Microsoft Sudah Menyediakan Perbaikan
Microsoft kemudian mengonfirmasi masalah tersebut dan menyatakan bahwa bug telah diperbaiki melalui signature update baru untuk Microsoft Defender Antivirus.
Perbaikan akan diterapkan secara otomatis setelah perangkat memasang Microsoft Defender Antivirus security intelligence update versi 1.457.236.0 atau yang lebih baru.
Microsoft juga menyarankan pengguna memastikan sistem menjalankan update terbaru dan mengaktifkan automatic updates agar perbaikan keamanan serta pembaruan Defender dapat diterapkan tanpa harus dilakukan secara manual.
Bagi pengguna yang mengalami masalah, langkah pertama yang disarankan adalah menjalankan Windows Update dan memastikan security intelligence update Defender telah menggunakan versi terbaru.
Tidak Perlu Menginstal Ulang Windows
Karena masalah berasal dari bug pada update Microsoft Defender dan bukan kerusakan instalasi Windows secara umum, pengguna yang mengalami error tersebut tidak perlu langsung melakukan reinstall sistem operasi.
Setelah security intelligence update versi 1.457.236.0 atau lebih baru terpasang, fungsi Defender seharusnya kembali berjalan normal.
Pengguna juga dapat memeriksa versi security intelligence update yang terpasang untuk memastikan perangkat telah menerima perbaikan.
Kasus ini menunjukkan pentingnya memastikan Defender tetap mendapatkan update terbaru, terutama karena signature dan security intelligence update digunakan untuk mendeteksi serta menangani ancaman malware yang terus berubah.
Sebelumnya Defender Juga Mengalami False Positive
Ini bukan pertama kalinya Microsoft Defender mengalami masalah setelah pembaruan.
Pada Mei lalu, sejumlah administrator melaporkan bahwa Microsoft Defender secara keliru mendeteksi entri root certificate milik DigiCert sebagai malware Trojan/Cerdigent.A!dha.
False positive tersebut menyebabkan munculnya peringatan dalam jumlah besar dan pada beberapa kasus bahkan membuat certificate dihapus dari Windows trust store.
Beberapa bulan sebelumnya, pada Desember 2025, Microsoft juga mengalami outage pada Defender portal yang menyebabkan sebagian pengguna kehilangan akses terhadap sejumlah fitur Defender XDR dan mengalami gangguan pada threat hunting alerts.
Pengguna Disarankan Memperbarui Defender
Dengan perbaikan yang kini telah tersedia, pengguna Windows 10 dan Windows 11 yang mengalami crash atau pesan Threat service has stopped sebaiknya segera memperbarui Microsoft Defender.
Pastikan Windows Update telah menjalankan pembaruan terbaru dan security intelligence update Microsoft Defender Antivirus sudah berada pada versi 1.457.236.0 atau lebih baru.
Karena Microsoft menyediakan perbaikan melalui signature update, pengguna tidak perlu melakukan perubahan konfigurasi khusus selama perangkat dapat menerima update secara normal.
Sumber: [Microsoft]








