Kingpin Isyaratkan Kolaborasi dengan ASUS untuk Kembali ke Extreme Overclocking

Overclocker ternama Vince Lucido alias Kingpin mengisyaratkan kembalinya dirinya ke dunia extreme overclocking melalui kolaborasi baru dengan ASUS. Informasi tersebut disampaikan Lucido melalui video terbaru di kanal YouTube pribadinya setelah cukup lama tidak aktif mengembangkan hardware overclocking seperti ketika masih bekerja bersama EVGA.
Kingpin mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapatkan sejumlah hardware dari ASUS dan Corsair untuk memulai proyek barunya. Ia juga mengonfirmasi telah melakukan beberapa pembicaraan dengan jajaran manajemen tingkat tinggi ASUS yang pada akhirnya mendorongnya kembali ke industri overclocking.
Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa kolaborasi tersebut akan menghasilkan graphics card ASUS dengan branding Kingpin.
Kingpin Kembali ke Dunia Extreme Overclocking
Nama Kingpin sudah lama dikenal di komunitas PC enthusiast dan extreme overclocking.
Vince Lucido sebelumnya memiliki hubungan erat dengan EVGA dan terlibat dalam pengembangan berbagai graphics card flagship yang menggunakan branding Kingpin.
Produk-produk tersebut biasanya dirancang bukan hanya untuk gaming, tetapi juga untuk pengguna yang ingin mendorong GPU hingga batas ekstrem menggunakan custom cooling, liquid nitrogen, modifikasi voltage, dan berbagai metode overclocking tingkat lanjut.
Setelah EVGA keluar dari bisnis graphics card, masa depan lini Kingpin ikut menjadi tidak jelas.
Lucido kemudian sempat menjauh dari aktivitas pengembangan GPU yang sebelumnya menjadi salah satu bagian paling dikenal dari kariernya.
Sempat Bekerja dengan PNY untuk RTX 50 Series
Kingpin sebelumnya sempat bekerja sama dengan PNY untuk merancang graphics card generasi berikutnya yang berorientasi pada extreme overclocking.
Proyek tersebut direncanakan berkaitan dengan NVIDIA GeForce RTX 50 Series.
Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan.
Lucido sebelumnya mengindikasikan bahwa masalah logistics membuat proyek tersebut sulit diwujudkan sesuai standar yang diinginkannya.
Akibatnya, generasi GeForce RTX 50 Series tidak mendapatkan graphics card Kingpin seperti yang pernah tersedia pada beberapa generasi GPU ketika ia masih bekerja bersama EVGA.
Kini ASUS muncul sebagai partner hardware terbaru yang berpotensi membawa Kingpin kembali aktif dalam pengembangan perangkat untuk enthusiast.
Kingpin Sudah Berdiskusi dengan Manajemen ASUS
Dalam video terbarunya, Lucido mengatakan dirinya telah melakukan “numerous talks” dengan high-level management ASUS.
Pembicaraan tersebut disebut menjadi salah satu alasan utama dirinya memutuskan kembali ke dunia overclocking.
Kingpin juga mengatakan sudah memiliki sejumlah hardware dari ASUS dan Corsair yang akan menjadi titik awal aktivitas barunya.
Namun, ia belum mengungkap secara spesifik hardware apa yang diberikan maupun proyek yang sedang dikembangkan.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah kerja sama tersebut berfokus pada graphics card, motherboard, cooling, power delivery, atau kategori hardware lainnya.
Belum Tentu Akan Ada ASUS Kingpin GPU
Kolaborasi antara ASUS dan Kingpin secara alami memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan hadirnya ASUS Kingpin graphics card.
Namun, sejauh ini tidak ada produk seperti itu yang telah diumumkan.
Kingpin hanya mengonfirmasi keterlibatannya dengan ASUS dan rencana kembali ke aktivitas extreme overclocking.
Waktu kemunculan kolaborasi tersebut juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan karena siklus GeForce RTX 50 Series sudah berjalan cukup jauh.
Mengembangkan graphics card khusus extreme overclocking membutuhkan engineering, validation, manufacturing, serta supply chain yang tidak sederhana.
Karena itu, kolaborasi ASUS dan Kingpin tidak harus menghasilkan GPU retail pada generasi RTX 50 Series.
ASUS Punya Ekosistem Hardware Extreme OC
Meski produk akhirnya belum diketahui, ASUS memiliki sejumlah lini hardware yang memang ditujukan untuk enthusiast dan extreme overclocker.
Perusahaan memiliki graphics card premium melalui keluarga ROG, motherboard dengan fitur overclocking tingkat lanjut, power supply berkapasitas tinggi, serta berbagai perangkat pendukung high-end PC.
Keahlian Kingpin dapat digunakan pada banyak aspek pengembangan tersebut.
Pengalamannya tidak terbatas pada menaikkan clock GPU, tetapi juga mencakup power delivery, PCB design, voltage control, thermal management, firmware tuning, dan berbagai kebutuhan hardware untuk extreme overclocking.
Karena itu, keterlibatannya dapat menghasilkan proyek yang lebih luas daripada sekadar graphics card dengan branding baru.
Ada Kewajiban Kontrak Setelah Berpisah dari EVGA
Kingpin juga menyinggung alasan dirinya relatif tidak aktif dalam industri GPU setelah berpisah dengan EVGA.
Menurut Lucido, terdapat contractual obligations yang membatasi aktivitasnya dalam industri GPU selama periode tertentu.
Ia tidak menjelaskan isi kontrak maupun pihak yang terkait dengan kewajiban tersebut.
Dengan demikian, detail mengenai pembatasan tersebut tetap tidak diketahui.
Namun, pernyataannya memberikan konteks tambahan mengenai mengapa aktivitas Kingpin di bidang pengembangan graphics card relatif terbatas setelah berakhirnya era EVGA GPU.
Kini, dengan hadirnya kanal baru dan kerja sama dengan ASUS, periode tersebut tampaknya telah berakhir atau setidaknya tidak lagi menghalangi rencana barunya di bidang overclocking.
Proyek Baru Akan Muncul di Overclock Kingpin
Kingpin mengatakan aktivitas overclocking berikutnya akan dipublikasikan melalui kanal YouTube baru bernama Overclock Kingpin.
Pada saat informasi tersebut muncul, kanal itu belum memiliki video yang dipublikasikan.
Kanal tersebut kemungkinan akan menjadi tempat Lucido memperlihatkan hardware, eksperimen, dan proyek extreme overclocking yang sedang dikembangkannya.
Ini juga dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai bentuk kolaborasinya dengan ASUS dan Corsair.
Untuk saat ini, detail mengenai produk pertama maupun jadwal peluncurannya belum diumumkan.
Kelanjutan Warisan EVGA Kingpin Masih Belum Jelas
Kolaborasi dengan ASUS menarik perhatian terutama karena kuatnya hubungan nama Kingpin dengan graphics card EVGA.
Selama bertahun-tahun, varian Kingpin berada di antara graphics card paling ekstrem yang dipasarkan EVGA dan dikembangkan dengan fokus besar pada overclocking.
Berakhirnya bisnis GPU EVGA membuat lini tersebut ikut menghilang.
Kerja sama baru dengan ASUS membuka kemungkinan Kingpin kembali terlibat dalam pengembangan hardware enthusiast, tetapi belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa ASUS akan menghidupkan kembali konsep GPU Kingpin dalam bentuk produk retail.
Informasi yang telah dikonfirmasi sejauh ini adalah Kingpin telah berdiskusi dengan manajemen ASUS, menerima hardware dari ASUS dan Corsair, serta berencana kembali aktif di dunia PC overclocking.
Detail proyek pertamanya kemungkinan baru akan diketahui setelah Lucido mulai mempublikasikan aktivitas melalui kanal Overclock Kingpin.
Sumber: Kingpin








