Apple Dikabarkan Batalkan Chip M6 Pro & M6 Max, Pilih Lompat Langsung ke Lini M7 Berarsitektur Intel 18A-P

Kabar mengejutkan datang dari strategi pengembangan silikon mandiri milik Apple. Berdasarkan laporan terbaru dari jurnalis senior Bloomberg sekaligus pakar pembocor industri Apple, Mark Gurman, Apple dilaporkan telah membatalkan rencana peluncuran prosesor kelas atas mereka, M6 Pro dan M6 Max.
Sebagai gantinya, raksasa teknologi asal Cupertino ini memilih untuk mengubah peta jalan (roadmap) produknya secara radikal dengan melompati varian performa tinggi M6 tersebut dan bermigrasi langsung ke arsitektur generasi berikutnya, yaitu keluarga Apple M7 Series.
Chip M6 Standar Tetap Meluncur dengan Bandwidth Memori 200 GB/s
Meskipun varian Pro dan Max dibatalkan, pengembangan untuk varian cip dasar, Apple M6, dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Apple saat ini dilaporkan tengah melakukan pengujian intensif pada cip M6 standar untuk disematkan pada jajaran laptop MacBook Pro model base.
Sejumlah peningkatan teknis signifikan yang dibawa oleh cip M6 standar ini meliputi:
- Mikroarsitektur CPU & Performa NPU: Apple mendesain ulang arsitektur inti CPU guna memberikan efisiensi daya yang lebih baik, serta menyuntikkan performa NPU (Neural Processing Unit) yang jauh lebih perkasa demi mengamankan pemrosesan kecerdasan buatan lokal (on-device AI processing).
- Dongkrak Bandwidth Memori: Arsitektur memori terintegrasi pada M6 standar akan ditingkatkan untuk mengejar kecepatan transfer data hingga 200 GB/s, melonjak drastis dari kecepatan 123 GB/s yang ada pada cip dasar M5 saat ini.
- Inti Grafis Lebih Padat: Unit GPU terintegrasi pada M6 akan mengalami penambahan jumlah inti sebesar 20%, dari yang semula 10-core pada cip M5 kini membengkak menjadi 12-core GPU pada cip M6.
Lompat ke Generasi M7: Era Baru Pabrikasi Intel 18A-P
Keputusan Apple untuk absen merilis varian Pro dan Max di generasi M6—menjadikannya sebagai generasi pertama dalam sejarah Apple Silicon tanpa embel-embel Pro dan Max—diambil demi mematangkan lompatan teknologi penuh pada generasi M7 yang dijadwalkan meluncur tahun depan.
Lini prosesor M7 diproyeksikan membawa perombakan arsitektur System-on-Chip (SoC) secara menyeluruh untuk melayani beban kerja komputasi AI masif yang jauh lebih kompleks. Menariknya, lini M7 ini digadang-gadang akan mencetak sejarah baru sebagai desain Apple Silicon pertama yang diproduksi menggunakan fasilitas pabrikasi milik Intel, memanfaatkan teknologi node canggih Intel 18A-P.
Garis waktu dan target performa lini M7 dikabarkan akan terbagi menjadi beberapa fase:
- M7 Standar (Paruh Pertama 2027): Akan mengawali debutnya di awal tahun depan dengan peningkatan bandwidth memori terintegrasi yang menyentuh angka 240 GB/s.
- M7 Pro & M7 Max (Akhir 2027): Menyusul di paruh kedua dengan tawaran performa CPU, GPU, dan bandwidth memori yang jauh lebih masif bagi para pengguna profesional.
- M7 Ultra (2028): Diproyeksikan hadir khusus untuk mentenagai komputer desktop modular Mac Studio.
Mac Studio M5 Ultra Tetap Diuji dengan Spesifikasi Monster
Di samping bocoran mengenai lompatan generasi M7, laporan Bloomberg juga mengungkap aktivitas internal Apple yang tengah menguji coba komputer desktop kasta tertinggi mereka, Mac Studio, menggunakan cip M5 Ultra.
Konfigurasi hardware yang tengah diuji coba di laboratorium Apple tersebut membawa spesifikasi monster yang luar biasa masif untuk ukuran komputer konsumen standar:
- CPU: Memiliki total 36-core.
- GPU: Dibekali 80-core pengolah grafis terintegrasi.
- Memori Terpadu (Unified Memory): Menyentuh kapasitas raksasa hingga 768 GB.
Mengingat harga komponen memori dunia yang saat ini tengah mengalami tren kenaikan yang signifikan, konfigurasi Mac Studio M5 Ultra dengan kapasitas memori sefantastis itu dipastikan tidak akan dijual dengan harga murah. Kendati demikian, Apple secara percaya diri menargetkan produk ini khusus untuk lini pekerjaan studio profesional, animator, pembuat konten tingkat tinggi, serta kebutuhan pengembangan model kecerdasan buatan lokal yang memang sudah terbiasa dengan standar harga perangkat keras kelas workstation.
Sumber: Bloomberg








