Intervensi Keamanan: Pemerintah AS Paksa Anthropic Blokir Akses Global ke Model AI Fable 5 dan Mythos 5

Ketegangan baru melanda industri kecerdasan buatan global setelah Anthropic secara mengejutkan menarik akses ke dua model AI paling mutakhir mereka, Fable 5 dan Mythos 5. Langkah drastis ini diambil setelah Anthropic menerima arahan kontrol ekspor (export control directive) darurat dari Pemerintah Amerika Serikat yang memerintahkan pemblokiran akses bagi seluruh “warga negara asing” (foreign nationals).
Karena definisi hukum perintah tersebut mencakup wilayah di dalam maupun di luar AS—termasuk karyawan asing yang bekerja di internal Anthropic sendiri—perusahaan mengaku tidak punya pilihan selain mematikan kedua model tersebut untuk seluruh pengguna di dunia demi mematuhi hukum.
Perbedaan Fable 5 & Mythos 5 dan Ironi Peluncuran Gratis
Model Fable 5 dan Mythos 5 merupakan lini model frontier terkuat Anthropic yang baru saja mulai digulirkan pada 9 Juni 2026. Kedua model ini berbagi arsitektur dasar yang sama, namun memiliki protokol keamanan yang bertolak belakang:
- Claude Fable 5: Dilengkapi dengan sistem penyaring keamanan ketat (safeguards). Model ini dirancang untuk memblokir atau mengalihkan pertanyaan sensitif terkait keamanan siber, biologi, dan kimia berbahaya. Model ini sempat digratiskan bagi seluruh pelanggan Pro, Max, dan Enterprise sejak tiga hari lalu sebelum akhirnya dipaksa offline.
- Claude Mythos 5: Varian tanpa batasan (unrestricted) yang didistribusikan secara eksklusif hanya untuk mitra pertahanan siber pemerintah dan ilmuwan biologi yang telah melalui proses pemeriksaan latar belakang (vetted).
Pemerintah AS menerbitkan perintah penarikan ini dengan dalih “keamanan nasional”. Akibatnya, seluruh sesi aktif Fable 5 di platform Anthropic otomatis terputus dengan pesan eror, dan sistem dialihkan mundur (fallback) ke model standar yang lebih lama, yaitu Claude Opus 4.8.
Pemicu Penarikan: Klaim “Jailbreak” Kode Program
Anthropic menjelaskan bahwa intervensi mendadak dari pemerintah ini dipicu oleh laporan adanya celah manipulasi sistem atau jailbreak pada Fable 5. Namun, pihak Anthropic secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan radikal tersebut.
| Sudut Pandang Pemerintah AS | Sanggahan Resmi Anthropic |
| Klaim Ancaman: Menerima laporan adanya metode jailbreak yang memungkinkan model melompati dinding pengaman. | Hasil Evaluasi: Hanya menemukan bug minor yang sudah diketahui dan lumrah ditemukan pada model AI publik lainnya. |
| Indikasi Kasus: Meminta model membaca sebuah basis kode (codebase) spesifik lalu mengeksploitasi atau memperbaiki celah software di dalamnya. | Pernyataan Keberatan: Bukti yang diberikan pemerintah hanya berupa bukti verbal mengenai jailbreak yang bersifat sempit dan tidak universal. |
“Kami mematuhi arahan hukum pemerintah dan menghapus akses ke Fable 5 dan Mythos 5 untuk semua pengguna,” tulis Anthropic dalam sebuah pengumuman kepada developer. “Namun, kami tidak setuju bahwa temuan celah jailbreak yang sempit harus menjadi alasan untuk menarik model komersial yang telah digunakan oleh ratusan juta orang. Jika standar ini diterapkan di seluruh industri, kami percaya hal itu akan menghentikan semua peluncuran model baru dari seluruh penyedia AI.”
Anthropic juga menambahkan bahwa kemampuan menganalisis kode yang dipermasalahkan pemerintah sebenarnya sudah tersedia secara luas di platform kompetitor, salah satunya pada GPT-5.5 buatan OpenAI, yang digunakan oleh para praktisi pertahanan siber setiap hari.
Dampak Geopolitik dan Isu Kedaulatan Teknologi
Pembatasan sepihak oleh pemerintah AS ini langsung memicu reaksi keras di tingkat internasional. Menteri AI dan Keamanan Daring Inggris, Kanishka Narayan MP, menyatakan bahwa keputusan ini berdampak langsung pada konsumen di Inggris.
Narayan memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan pentingnya Kedaulatan Teknologi (Technological Sovereignty) bagi Inggris, seraya memamerkan investasi dana pemerintah sebesar £1,1 miliar Poundsterling untuk pengembangan chip AI mandiri agar tidak terus bergantung pada regulasi domestik Amerika Serikat.
Saat ini, Anthropic menganggap perintah ekspor tersebut sebagai bentuk kesalahpahaman regulasi. Mereka menegaskan sedang bernegosiasi secara intensif dengan otoritas Washington untuk memulihkan kembali akses model mereka, serta berjanji akan merilis detail kronologi teknis yang lebih transparan dalam waktu 24 jam.
Sumber: Anthropic Developer Notice & US Export Control Security Directive








