Apacer Luncurkan Solusi Termal “GraTherX”: Mampu Pangkas Suhu RAM DDR5 hingga 23,4°C

Produsen memori dan penyimpanan terkemuka, Apacer, resmi memperkenalkan GraTherX, sebuah teknologi pendingin memori tingkat industri (industrial-grade). Inovasi ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan suhu panas ekstrem pada modul RAM DDR5 berkecepatan tinggi, terutama untuk komputer yang terpasang di ruang sempit atau sistem tanpa kipas (fanless systems).
Seiring dengan meningkatnya adopsi memori DDR5 untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI), densitas termal dan konsumsi daya RAM juga ikut membengkak. Hal ini memicu kekhawatiran atas stabilitas sistem jika memori mengalami panas berlebih (overheating).

Teknologi Graphene-Tembaga Tipis 0,17 mm untuk Meratakan Suhu
Di lingkungan industri tanpa kipas, sisi belakang modul memori sering kali mengalami penumpukan panas terlokalisasi karena posisinya yang sangat dekat dengan papan induk (motherboard), sehingga minim sirkulasi udara.
GraTherX mengatasi kendala tersebut melalui struktur konduksi panas dua sisi yang unik. Teknologi ini memindahkan panas dari komponen belakang ke bagian depan memori secara cepat agar proses pelepasan panas ke udara menjadi jauh lebih efektif.
| Atribut Teknologi | Detail Spesifikasi Apacer GraTherX |
| Material Utama | Desain berlapis (multilayer) mengombinasikan material Tembaga dan Graphene. |
| Ketebalan Modul | Hanya 0,17 mm, memungkinkannya dipasang langsung pada platform DDR5 yang sudah ada tanpa mengubah desain sasis. |
| Fitur Keselamatan | Dilengkapi lapisan insulasi tambahan untuk mencegah kontak elektrik langsung dengan komponen di sekitarnya. |
Hasil Uji Visual: Suhu Turun Drastis dan Umur RAM 2,7 Kali Lebih Awet
Dalam pengujian validasi yang dilakukan di bawah kondisi konveksi alami (tanpa bantuan kipas eksternal), GraTherX menunjukkan performa yang sangat impresif dibandingkan pendingin konvensional:
- Penurunan Suhu Ekstrem: Mampu memangkas suhu operasional memori DDR5 dari yang awalnya 82,7°C turun menjadi 59,3°C (berkurang hingga 23,4°C). Sebagai perbandingan, pendingin RAM tradisional umumnya hanya mampu menurunkan suhu sebesar 3–5°C.
- Keseragaman Termal: Perbedaan suhu antara sisi depan dan belakang memori berhasil ditekan hingga di bawah 0,8°C, menandakan bahwa panas tersebar secara merata di seluruh fisik RAM.
- Lonjakan Daya Tahan (MTBF): Berdasarkan pemodelan reliabilitas Apacer, penurunan suhu yang masif ini diklaim mampu memperpanjang estimasi masa pakai atau rata-rata waktu sebelum kerusakan sistem (Mean Time Between Failure / MTBF) hingga 2,7 kali lipat lebih lama.
Ketersediaan Pasar
Teknologi GraTherX akan diterapkan secara menyeluruh pada portofolio produk memori industri DDR5 milik Apacer, mencakup varian modul ECC maupun non-ECC.
Solusi ini dioptimalkan untuk berbagai kebutuhan komputasi berat, termasuk PC Industri (IPC), sistem kecerdasan buatan tingkat tepi (edge AI), pengawasan pintar (smart surveillance), serta platform komputer di dalam kendaraan (in-vehicle computing). Sampel produk dikonfirmasi siap tersedia pada kuartal kedua ini, dengan produksi massal yang akan segera menyusul dalam waktu dekat.
Sumber: Apacer Industrial Thermal Solution Press Release








