Game 007: First Light Diluncurkan Tanpa Dukungan FSR 4, Gunakan Sistem Antarmuka Terintegrasi

Judul game terbaru “007: First Light” resmi meluncur ke pasaran, namun kehadiran game ini memicu kekecewaan bagi para pengguna kartu grafis AMD Radeon, khususnya lini arsitektur terbaru RX 9000 series (RDNA 4). Pasalnya, game petualangan agen rahasia yang tergolong menuntut spesifikasi kartu grafis (hardware-heavy) ini diketahui tidak membawa dukungan fitur teknologi upscaling terbaru, AMD FSR 4.1.
Berdasarkan serangkaian uji performa yang telah dilakukan, game ini membutuhkan komputasi grafis yang sangat intensif pada GPU modern. Keberadaan teknologi upscaling generasi teranyar sebenarnya menjadi komponen krusial, terutama bagi para pemain yang menggunakan perangkat keras kelas menengah, agar dapat menikmati jalannya permainan pada resolusi tinggi seperti 1440p atau 4K Ultra HD dengan tingkat penyegaran layar yang mulus.
Kontras dengan keterbatasan di kubu merah, para pengguna kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 30-series atau yang lebih baru justru dimanjakan dengan dukungan optimalisasi teknologi DLSS 4.5 versi paling mutakhir. Sementara bagi para pengguna kartu grafis AMD Radeon, fungsionalitas peningkatan performa di dalam game ini dibatasi hanya pada opsi AMD FSR versi 3.1.5 yang sudah terintegrasi sejak awal perilisan.
Laporan pengujian dari media teknologi Jerman, ComputerBase.de, menyoroti bahwa para pengguna kartu grafis Radeon RX 9000 series tidak dapat memanipulasi atau menukar file pustaka (library files atau .dll) FSR di dalam direktori game secara manual untuk memaksakan aktivasi fitur AMD FSR 4.1. Pembatasan ini terjadi karena pengembang mengimplementasikan fitur FSR 3.1.5 secara terintegrasi langsung di dalam level inti mesin game (baked directly into the game engine).
Padahal, perbedaan kualitas visual dan rekonstruksi gambar antara FSR 3.1 dan FSR 4.1 terbilang sangat signifikan. Pada arsitektur FSR 4.1, AMD merombak total algoritma upscaling mereka dengan memanfaatkan basis kecerdasan buatan (machine learning). Untuk saat ini, fungsionalitas berbasis kecerdasan buatan tersebut memerlukan akselerasi perangkat keras khusus yang baru tertanam di lini GPU RX 9000 series, meski AMD berencana memperluas dukungan algoritma baru tersebut ke kartu grafis generasi sebelumnya, seperti seri RX 7000 dan RX 6000, pada akhir tahun ini.
Di samping absennya dukungan fitur FSR modern, game “007: First Light” juga kedapatan tidak menyertakan opsi teknologi Intel XeSS. Keputusan ini sangat disayangkan karena absennya fitur tersebut mempersempit ruang optimalisasi performa bagi para pengguna kartu grafis Intel Arc yang menempati segmen pasar komputer performa menengah.








