Fosi Audio Luncurkan Sound Card Gaming C3 dengan Teknologi StepSense Footstep Radar

Produsen perangkat audio terkemuka, Fosi Audio, resmi mengumumkan peluncuran C3 Gaming Sound Card. Perangkat ini menjadi produk perdana yang menandai masuknya Fosi Audio ke dalam arena kompetitif esports.
Kini telah tersedia di berbagai platform belanja global, Fosi Audio C3 menggabungkan keunggulan pemrosesan audio spasial StepSense, komponen sirkuit kelas Hi-Fi, serta modul kendali desktop yang intuitif. Kombinasi ini dirancang khusus untuk membantu para pemain game kompetitif mendengar arah datangnya musuh lebih jelas, merespons lebih cepat, dan berkomunikasi secara jernih tanpa distorsi.



Teknologi StepSense: Isolasi Frekuensi Langkah Kaki untuk Game FPS
Dikembangkan secara spesifik untuk pencinta game bergenre First-Person Shooter (FPS), Fosi Audio C3 dipersenjatai oleh teknologi penguatan posisi audio kepemilikan bernama StepSense. Sistem ini bekerja menganalisis audio di dalam game secara real-time untuk memperkuat frekuensi langkah kaki secara cerdas, tanpa membuat suara ledakan besar, tembakan senjata, atau efek lingkungan sekitar menjadi pecah atau memekakkan telinga.
Berbeda dengan kartu grafis audio berbasis EQ tradisional yang mendongkrak seluruh rentang frekuensi secara membabi buta, teknologi StepSense secara selektif hanya mempertegas titik koordinat datangnya suara (positional audio cues). Algoritma ini dikembangkan melalui analisis mendalam pada berbagai judul game esports populer seperti Counter-Strike 2 (CS2) dan PUBG: Battlegrounds. Sistem ini sanggup mengisolasi pergerakan halus seperti langkah kaki di rumput, suara lompatan (vaulting), hingga detail lingkungan dengan tingkat latensi pemrosesan audio ultra-rendah hingga 40 milidetik (ms) saja.
Selain itu, C3 dilengkapi dengan pemrosesan hardware-level 7.1 spatial audio. Berbeda dengan solusi virtual surround berbasis perangkat lunak (software-based), sirkuit internal C3 merekonstruksi sinyal multi-kanal menggunakan algoritma pemodelan pendengaran manusia (human auditory modeling) untuk menyajikan panggung suara (soundstage) 360 derajat yang akurat demi mempermudah pelacakan musuh di area pertempuran.

Konektivitas Melimpah dan Sasis Ergonomis Melayang
Fosi Audio C3 dibungkus dalam sasis kompak berbahan paduan aluminium murni (aluminium alloy chassis) yang kokoh dengan bahasa desain ergonomis condong 5 derajat untuk memudahkan pengguna melakukan penyesuaian volume tanpa harus mengalihkan pandangan dari monitor (no-look adjustments).
Fitur Pendukung Komunikasi & Streaming:
- Peredam Bising Suara: Dilengkapi fitur voice chat noise cancellation untuk menyaring suara bising di latar belakang.
- Kontrol Mandiri: Kenop volume mikrofon eksternal yang terpisah serta fitur pemantauan suara sendiri (real-time sidetone monitoring).
- Akses Cepat: Tombol sekali tekan untuk mematikan mikrofon (one-touch mic muting).
- Interface Berbasis Web: Memudahkan pengaturan profil EQ khusus untuk game CS2 atau PUBG serta berbagi profil audio antar-komunitas.
Sektor konektivitas perangkat ini sangat fleksibel, menyediakan port USB-C, optik, koaksial, RCA line out, serta colokan mikrofon dan headphone 3,5 mm. Perangkat ini dipastikan kompatibel penuh untuk dihubungkan ke perangkat PC, konsol PlayStation 5, Nintendo Switch, headset gaming, hingga speaker aktif.
Fosi Audio K7: DAC dan Amplifier Hi-Fi Flagship untuk Gaming dan Musik
Bersamaan dengan peluncuran C3, Fosi Audio juga memperkenalkan K7 Balanced Hi-fi Gaming DAC/Headphone Amplifier. Berbeda dengan C3 yang berfokus penuh pada kompetisi FPS, seri K7 dirancang sebagai pusat kendali audio desktop hibrida (central audio hub) untuk pengguna yang membagi aktivitas mereka antara bermain game, menikmati musik resolusi tinggi (lossless music), dan menonton film.
Fosi Audio K7 menggabungkan arsitektur sirkuit seimbang penuh (fully balanced circuitry) dengan modul penguat daya (powerful amplification) kelas atas untuk mendorong headphone dengan impedansi tinggi secara optimal. Perangkat ini mengusung sistem plug-and-play untuk PS5 dan Nintendo Switch, fitur reduksi bising pada mikrofon, kenop desktop taktil yang mewah, serta sebuah layar LCD terintegrasi pada bagian depan untuk memantau status pengaturan audio dan format lagu secara langsung.
Sumber: Fosi Audio








