Security

Pembaruan Windows 11 KB5083769 Bulan April Sebabkan Kegagalan Perangkat Lunak Backup

Pembaruan keamanan KB5083769 yang dirilis pada bulan April 2026 dilaporkan merusak fungsi aplikasi pencadangan (backup) pihak ketiga dari berbagai vendor. Masalah ini secara spesifik memengaruhi sistem yang menjalankan Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.

Berdasarkan laporan pengguna yang pertama kali disoroti oleh Microsoft MVP Susan Bradley, masalah ini berdampak pada perangkat lunak yang mengandalkan snapshot VSS (Volume Shadow Copy Service) dan menyebabkan kegagalan aplikasi akibat habisnya waktu (timeout) pada layanan VSS tersebut.

Akar Masalah: Layanan VSS

Microsoft VSS, yang pertama kali diperkenalkan pada era Windows Server 2003, adalah layanan vital yang berfungsi untuk memastikan sistem operasi, perangkat lunak pencadangan, dan aplikasi bisnis (seperti SQL Server dan Exchange) dapat bekerja sama dengan lebih efektif tanpa mengunci file. VSS juga digunakan secara luas oleh fitur bawaan Windows sendiri, seperti Windows Server Backup, System Center Data Protection Manager, dan System Restore.

Karena pembaruan ini memutus komunikasi layanan VSS, daftar perangkat lunak pencadangan pihak ketiga yang terdampak menjadi cukup panjang. Beberapa di antaranya mencakup produk dari Acronis (Cyber Protect Cloud), Macrium (Reflect), NinjaOne Backup, dan UrBackup Server.

Respons Vendor dan Gejala Kerusakan

Acronis telah menerbitkan dokumen dukungan resmi yang mengonfirmasi bahwa masalah ini memengaruhi perangkat dengan Windows 11 edisi Pro dan Home. Pembaruan tersebut menyebabkan operasi pencadangan gagal total dengan memunculkan pesan kesalahan: “The backup has failed because Microsoft VSS has timed out during the snapshot creation” setelah pengguna menginstal pembaruan KB5083769.

“Pembaruan ini dapat menimbulkan masalah di seluruh sistem yang memengaruhi operasi Microsoft VSS, yang berujung pada kegagalan pencadangan,” jelas pihak Acronis. Lebih lanjut mereka memperingatkan, “Dalam beberapa kasus, mesin yang terdampak juga dapat kehilangan konektivitas dengan konsol cloud dan tampak berstatus offline.”

Solusi Sementara (Workaround)

Hingga Microsoft merilis perbaikan resmi untuk bug ini, sebagai solusi sementara, pengguna yang terdampak disarankan untuk mencopot pemasangan (uninstall) pembaruan keamanan yang bermasalah tersebut.

Anda dapat menghapusnya melalui pengaturan sistem:

  1. Buka Settings > Windows Update.
  2. Masuk ke menu Update history.
  3. Gulir ke bawah dan pilih Uninstall updates pada bagian Related settings.
  4. Cari dan hapus pembaruan KB5083769.
  5. Jeda sementara (pause) pembaruan otomatis Windows dan mulai ulang (reboot) sistem Anda.

Masalah ini menambah panjang daftar rentetan bug pada pembaruan Microsoft bulan ini. Sebelumnya pada awal bulan, Microsoft juga harus merilis pembaruan darurat (out-of-band/OOB) untuk memperbaiki masalah yang memengaruhi sistem Windows Server, di mana sistem terjebak dalam siklus restart berulang (boot loop) dan gagal menginstal pembaruan. Selain itu, pembaruan KB5082063 juga dilaporkan membuat beberapa perangkat Windows Server 2025 melakukan booting ke layar pemulihan dan meminta kunci BitLocker secara tiba-tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button