AMDHubs

Bocoran Performa AMD “Medusa Point”: Arsitektur Zen 6 Imbangi Strix Point Meski Berjalan di Half-Clock

Menjelang peluncurannya yang dijadwalkan pada awal tahun 2027, bocoran performa APU generasi terbaru AMD dengan nama sandi “Medusa Point” mulai bermunculan ke publik. Seiring dengan fase pengujian yang dilakukan oleh AMD bersama para mitra OEM, data terbaru dari platform pengujian sintetis Geekbench v6 mengungkap potensi performa yang sangat menjanjikan dari System-on-Chip (SoC) mutakhir ini.

Dalam basis data tersebut, sebuah cip Engineering Sample AMD dengan nomor seri 100-000001713-21_N menampakkan diri. Cip yang ditenagai oleh arsitektur “Zen 6” ini mengemas konfigurasi 10 core dan 20 thread. Hasil pengujiannya mencatatkan skor 2.300 poin untuk kinerja single-core dan 13.002 poin untuk multicore.

Angka tersebut mungkin terlihat standar untuk prosesor modern, namun menjadi sangat impresif ketika melihat frekuensi kerjanya. APU ini tercatat memiliki kecepatan clock dasar hanya 2,4 GHz, dan pada kondisi operasional real-world selama pengujian, cip ini hanya berjalan di rentang 2,0 hingga 2,1 GHz.

Efisiensi Arsitektur dan Peningkatan IPC

Fakta paling mengejutkan dari pengujian awal ini adalah kemampuan sistem “Medusa Point” dalam mengimbangi performa APU AMD Ryzen AI 9 365 dari lini “Strix Point” yang memiliki konfigurasi core serupa (10C/20T). Sebagai perbandingan, APU Strix Point tersebut beroperasi pada frekuensi yang lebih dari dua kali lipat lebih tinggi. Bila disandingkan, skor single-core Medusa Point memang sedikit lebih rendah, namun secara mengejutkan berhasil mengungguli Strix Point pada pengujian multicore.

Lompatan efisiensi ini kemungkinan besar didorong oleh kematangan arsitektur “Zen 6” yang jauh lebih optimal dalam menangani beban kerja instruksi komputasi. Target peningkatan Instructions Per Clock (IPC) dari generasi “Zen 5” ke “Zen 6” diperkirakan berada pada rentang satu digit angka yang tinggi hingga menembus batas dua digit. Kombinasi antara peningkatan IPC secara arsitektural dan penambahan instruksi baru disinyalir menjadi katalis utama yang mendongkrak performa “Medusa Point” ke tingkat yang sedemikian tinggi pada clock speed rendah.

Akselerasi FP16 dan Proyeksi Rilis

Selain lompatan performa mentah, APU terbaru ini juga terdeteksi menjalankan firmware dengan dukungan instruksi AVX-VNNI dalam presisi FP16 (Half-precision floating-point). Ketersediaan instruksi ini mengindikasikan adanya akselerasi perangkat keras khusus untuk beban kerja tertentu, seperti pemrosesan kecerdasan buatan (AI), yang memanfaatkan operasi floating-point presisi rendah guna mempercepat kalkulasi tanpa mengorbankan efisiensi daya.

Meski performa awal ini terlihat sangat superior, konstelasi persaingan prosesor masih berpotensi berubah mengingat AMD baru akan merilis jajaran APU “Medusa Point” pada ajang CES 2027 mendatang. Masih ada jeda waktu yang cukup panjang sebelum pabrikan melakukan finalisasi clockspeed dan pengujian pihak ketiga secara resmi diterbitkan.


Sumber: Wccftech

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button