HardwareNVIDIA GeForce GPUVideo Cards & GPUs

MSI GeForce RTX 5090 Lightning Z Unjuk Gigi di CES 2026: VRM 40 Fase dan XOC BIOS hingga 2.500 Watt

MSI kembali menegaskan posisinya di puncak segmen kartu grafis ekstrem dengan memperkenalkan GeForce RTX 5090 Lightning Z pada ajang CES 2026. GPU ini menjadi karya paling ambisius MSI hingga saat ini, dirancang khusus untuk performa absolut dan overclocking kelas dunia, bahkan dengan pendinginan nitrogen cair (LN2).

Mengusung GPU GB202 dari keluarga RTX 5090, Lightning Z hadir dengan boost clock pabrik 2.730 MHz, serta profil Extreme Performance OC yang meningkatkan frekuensi hingga 2.775 MHz. Namun, angka tersebut hanyalah permulaan. Di tangan overclocker profesional, kartu grafis ini mampu menembus 3.742 MHz, menjadikannya GeForce RTX 5090 tercepat yang pernah dicapai di bawah skenario LN2.

Desain PCB Kustom dengan VRM 40 Fase

Kunci dari performa ekstrem Lightning Z terletak pada desain PCB kustom sepenuhnya dengan VRM 40 fase. Konfigurasi ini dirancang untuk menyuplai daya dengan kurva tegangan yang sangat stabil, bahkan pada beban ekstrem. Dalam kondisi standar, kartu ini memiliki batas daya 800 watt, sementara mode Extreme power preset memungkinkan konsumsi daya hingga 1.000 watt saat dipadukan dengan sistem pendingin AIO 360 mm.

Untuk suplai daya, MSI membekali kartu ini dengan dua konektor 16-pin 12V-2×6, masing-masing mampu menyuplai hingga 600 watt. Kombinasi tersebut memastikan ketersediaan daya yang memadai bagi GPU kelas flagship ini, setidaknya dalam skenario penggunaan non-ekstrem.

Memori GDDR7 Super Cepat dan Pendinginan Total

MSI menggunakan memori Samsung GDDR7 28 Gbps, yang terbukti dapat dioverclock hingga 36 Gbps di bawah LN2, serta diperkirakan mampu melampaui 30 Gbps pada pendinginan air konvensional. Seluruh komponen penting—GPU, VRM, dan memori—didinginkan oleh full-copper cold plate yang menutupi PCB tembaga setebal 3 oz, menjadikannya solusi pendinginan all-in-one yang benar-benar menyeluruh.

Secara visual, RTX 5090 Lightning Z tampil unik dengan layar besar menyerupai tablet kecil di bodinya, dominasi tema warna kuning khas seri Lightning, serta dua selang yang terhubung ke radiator 360 mm yang bertugas membuang panas hingga skala kilowatt.

XOC BIOS dan Daya Multi-Kilowatt

Pencapaian frekuensi 3.742 MHz tidak diraih secara instan. Overclocker seperti TSAIK memanfaatkan XOC BIOS khusus, yang diyakini hanya disediakan MSI untuk kalangan profesional. Selain itu, sistem suplai daya juga dimodifikasi karena kebutuhan daya GPU ini dapat melampaui kemampuan dua konektor 12V-2×6 standar. Dalam praktiknya, digunakan beberapa power supply berkapasitas besar untuk menopang beban ekstrem tersebut.

Dengan rekayasa PCB yang memungkinkan penanganan beban multi-kilowatt, hanya pendinginan LN2 yang sanggup menjinakkan konsumsi daya hingga 2.500 watt pada kepadatan setinggi ini. Untuk pengguna umum, MSI merekomendasikan power supply minimal 1.600 watt, yang sudah lebih dari cukup untuk penggunaan harian dan overclocking ringan.

Produksi Sangat Terbatas

MSI mengonfirmasi bahwa GeForce RTX 5090 Lightning Z hanya akan diproduksi sebanyak 1.300 unit di seluruh dunia. Harga resmi belum diumumkan, namun dengan spesifikasi ekstrem dan jumlah yang sangat terbatas, kartu grafis ini jelas tidak ditujukan untuk pasar massal.

Ulasan lengkap beserta pengujian performa mendetail dijadwalkan akan segera hadir, memberikan gambaran lebih jauh mengenai kemampuan GPU ekstrem ini di luar skenario overclocking LN2.


Sumber: TechPowerUp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button