Game Terverifikasi di Steam Curi Donasi Pengobatan Kanker Seorang Streamer

Kasus mengejutkan menimpa seorang streamer asal Latvia, Raivo Plavnieks (RastalandTV), yang kehilangan lebih dari $32.000 dana donasi pengobatan kanker setelah mengunduh game terverifikasi di Steam berjudul BlockBlasters.
Game Terverifikasi, Ternyata Berbahaya
BlockBlasters, sebuah game platformer 2D gratis dengan ulasan “Very Positive”, tersedia di Steam sejak 30 Juli 2025. Awalnya aman, namun pada 30 Agustus, pengembangnya Genesis Interactive menambahkan komponen berbahaya berupa cryptodrainer yang langsung menyasar dompet kripto korban. Game ini kemudian ditarik dari Steam pada 21 September.
Dana Donasi Raib Saat Live Streaming
Insiden terungkap ketika Plavnieks melakukan siaran langsung untuk menggalang dana pengobatan kanker stadium 4 high-grade sarcoma. Setelah mengunduh BlockBlasters, dompet kriptonya terkuras hingga lebih dari $32.000.
Beruntung, komunitas segera bergerak. Influencer kripto Alex Becker mengirimkan $32.500 ke dompet aman milik Plavnieks untuk menutup kerugian. Meski begitu, tragedi ini mengguncang komunitas gamer dan donatur yang mengikuti perjuangannya.
Skala Serangan Lebih Luas
Menurut penyelidikan:
- ZachXBT, investigator kripto, melaporkan total kerugian $150.000 dari 261 akun Steam.
- Kelompok riset VXUnderground bahkan menemukan 478 korban, dan mendesak pemilik akun untuk segera mereset password.
- Korban tampaknya ditargetkan secara khusus melalui undangan bermain, terutama mereka yang diketahui memiliki aset kripto besar.
Cara Kerja Malware
Analisis teknis menemukan:
- Sebuah batch script dropper yang mengumpulkan data login Steam, alamat IP, lalu mengirimkannya ke server C2 (command & control).
- Python backdoor dan StealC payload yang dipakai bersamaan untuk mencuri informasi lebih lanjut.
- Peneliti keamanan juga menemukan kebocoran fatal di sisi pelaku: kode bot Telegram beserta token akses mereka dibiarkan terbuka.
Identitas Pelaku dan Kasus Serupa
Ada laporan OSINT yang mengaitkan pelaku dengan seorang imigran asal Argentina di Miami, Florida, meski klaim ini belum terkonfirmasi. Valve sendiri belum memberi komentar terkait lambannya respons terhadap laporan berulang soal BlockBlasters.
Kasus ini bukan yang pertama di Steam. Beberapa game lain, termasuk Chemia, Sniper: Phantom’s Resolution, dan PirateFi, sebelumnya juga teridentifikasi menyebarkan malware pencuri data.
Rekomendasi untuk Pengguna
Jika Anda pernah menginstal BlockBlasters:
- Segera reset password Steam
- Pindahkan aset digital ke dompet baru
- Hindari game dengan jumlah unduhan/review rendah atau status beta, karena berpotensi menyembunyikan malware.
Insiden BlockBlasters menjadi pengingat keras bahwa bahkan game terverifikasi di platform besar seperti Steam dapat disusupi ancaman serius, sehingga kewaspadaan ekstra tetap diperlukan.
Sumber: BleepingComputer








