HubsNVIDIA

NVIDIA Beralih ke SOCAMM2, Hentikan Desain SOCAMM Generasi Pertama

NVIDIA dikabarkan menghentikan penggunaan System on Chip Advanced Memory Module (SOCAMM) generasi pertama dan mulai berfokus pada standar baru, SOCAMM2. Menurut laporan ET News, transisi ini bertujuan menghadirkan kecepatan memori lebih tinggi yang menghasilkan peningkatan signifikan dalam bandwidth dan performa.

SOCAMM Generasi Pertama

SOCAMM pertama kali dikembangkan secara independen oleh NVIDIA, tanpa dukungan konsorsium standar memori seperti JEDEC. Modul ini hadir dengan desain detachable, menawarkan spesifikasi yang lebih unggul dibanding solusi lain, termasuk:

  • 694 jalur I/O, lebih banyak dibanding LPCAMM (644) dan DRAM tradisional (260).
  • Integrasi langsung dengan substrat memori LPDDR5X.
  • Form factor lebih ringkas untuk mendukung sistem komputasi padat.

SOCAMM telah digunakan dalam sistem “Blackwell Ultra” GB300 NVL72, menyediakan 18 TB LPDDR5X dengan bandwidth hingga 14,3 TB/s.

Keunggulan SOCAMM2

Generasi terbaru SOCAMM2 mempertahankan 649 jalur I/O yang terhubung ke motherboard, namun kini mendukung LPDDR5X hingga 9600 MT/s, naik dari 8533 MT/s pada generasi pertama. Hal ini berpotensi meningkatkan bandwidth menjadi 16 TB/s sebagai peningkatan drop-in sederhana.

Selain itu, SOCAMM2 juga membuka kemungkinan adopsi LPDDR6 di masa depan, serta strategi pasokan yang lebih beragam. Jika sebelumnya SOCAMM hanya diproduksi oleh Micron, kini Samsung dan SK Hynix disebut berpeluang ikut menjadi pemasok.

Menuju Standarisasi

NVIDIA berharap SOCAMM2 dapat berkembang menjadi standar industri yang lebih luas, berpotensi dengan dukungan JEDEC untuk proses standarisasi format. Dengan performa lebih tinggi dan dukungan multi-supplier, SOCAMM2 diharapkan mampu memperkuat posisi NVIDIA dalam ekosistem komputasi berkinerja tinggi.


Sumber: ET News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button