Zhaoxin Luncurkan CPU KH-50000 96-Core dan Prosesor AI KX-7000N, Siap Tantang AMD EPYC
Produsen semikonduktor asal Tiongkok, Zhaoxin, mengumumkan dua produk prosesor terbaru yang menandai ambisi mereka untuk masuk lebih dalam ke pasar high-performance computing dan AI: CPU KH-50000 dengan 96 core, serta seri KX-7000N yang dirancang khusus untuk beban kerja kecerdasan buatan (AI). Dengan peluncuran ini, Zhaoxin secara eksplisit mengincar pasar server dan enterprise yang selama ini didominasi oleh AMD EPYC dan Intel Xeon.

KH-50000: 96-Core untuk Server Skala Besar
CPU KH-50000 adalah prosesor server generasi terbaru dari Zhaoxin yang mengusung hingga 96 core fisik dalam satu soket. Prosesor ini ditujukan untuk beban kerja intensif seperti cloud computing, big data, dan virtualisasi. KH-50000 disebut-sebut menawarkan:
- Arsitektur baru dengan efisiensi IPC yang ditingkatkan
- Skalabilitas multi-socket untuk konfigurasi pusat data besar
- Dukungan memori DDR5 dan antarmuka PCIe Gen5
- Fabric internal bandwidth tinggi untuk komunikasi antar-core
Dengan konfigurasi ini, Zhaoxin berusaha menyamai, bahkan menantang, kapabilitas yang ditawarkan oleh AMD EPYC “Genoa” dan “Bergamo”.
KX-7000N: Prosesor Desktop dan Edge Siap AI
Di segmen desktop dan edge computing, Zhaoxin juga memperkenalkan seri KX-7000N, penerus dari KX-6000. Chip ini mengusung arsitektur internal terbaru, dengan fokus pada efisiensi daya dan akselerasi AI.
Fitur utama KX-7000N:
- Core performa tinggi dengan SIMD yang ditingkatkan
- Dukungan AVX dan ekstensi AI instruction set
- Kemampuan inferensi AI lokal (AI-ready)
- Kompatibilitas penuh dengan sistem operasi lokal dan ekosistem China
Prosesor ini diposisikan sebagai alternatif domestik untuk beban kerja edge AI, komputer industri, serta desktop enterprise yang membutuhkan otonomi dari rantai pasok Barat.
Strategi Teknologi Nasional dan Kemandirian Semikonduktor
Langkah Zhaoxin ini sejalan dengan dorongan besar Tiongkok untuk mewujudkan kedaulatan teknologi, terutama di bidang semikonduktor strategis. Dengan mengembangkan chip yang mampu menangani workload skala besar dan AI, Zhaoxin memperkuat posisinya sebagai alternatif dalam negeri untuk CPU AMD dan Intel.
Meski belum banyak benchmark resmi dirilis, Zhaoxin telah menyatakan bahwa produk-produk ini akan mulai diuji oleh mitra industri dalam waktu dekat.








