Maskapai Rusia Aeroflot Batalkan Puluhan Penerbangan Akibat Serangan Siber
Maskapai penerbangan nasional Rusia, Aeroflot, terpaksa menghentikan puluhan penerbangan domestik dan internasional setelah mengalami serangan siber besar-besaran yang menargetkan sistem teknologi informasinya. Insiden ini terjadi pada akhir pekan lalu dan menyebabkan gangguan parah pada layanan check-in, sistem reservasi, serta komunikasi internal maskapai.
Gangguan Sistem Menyeluruh
Menurut laporan resmi dan sumber lokal, serangan siber ini menyebabkan kelumpuhan sistem TI Aeroflot di sejumlah bandara besar, termasuk Moskow dan St. Petersburg. Akibatnya, proses check-in terhambat, informasi penerbangan menjadi tidak sinkron, dan banyak jadwal keberangkatan terpaksa ditunda atau dibatalkan sama sekali.
Media Rusia melaporkan bahwa lebih dari 60 penerbangan terdampak langsung, dengan ribuan penumpang mengalami keterlambatan atau harus mencari alternatif maskapai.

Indikasi Serangan yang Ditargetkan
Meski Aeroflot belum mengungkapkan secara detail jenis serangan yang terjadi, beberapa pakar keamanan siber menyebutkan kemungkinan besar ini adalah serangan ransomware atau serangan DDoS terkoordinasi yang menargetkan infrastruktur back-end perusahaan.
Sejumlah analis menyoroti bahwa serangan ini terjadi dalam konteks meningkatnya ketegangan geopolitik dan sanksi internasional terhadap Rusia, yang kerap beriringan dengan peningkatan intensitas serangan dunia maya terhadap institusi strategis negara tersebut.

Aeroflot: Tidak Ada Bukti Kebocoran Data Penumpang
Dalam pernyataan resminya, Aeroflot menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan bukti kebocoran data pelanggan, dan langkah-langkah mitigasi telah segera dilakukan untuk memulihkan sistem yang terdampak.
Perusahaan juga menyebut bahwa tim IT internal bekerja sama dengan otoritas keamanan nasional Rusia untuk menyelidiki asal-usul dan jalur serangan, serta menutup celah yang dimanfaatkan pelaku.
Reputasi dan Kepercayaan Terancam
Sebagai maskapai terbesar di Rusia dan anggota aliansi SkyTeam, Aeroflot mengandalkan infrastruktur digital yang sangat kompleks untuk mengelola ribuan penerbangan setiap pekannya. Gangguan semacam ini bukan hanya berdampak operasional, tetapi juga merusak reputasi maskapai di mata publik dan mitra internasional.
Serangan ini menjadi pengingat keras bahwa sektor transportasi udara — dengan sistem digitalnya yang terintegrasi — merupakan salah satu target kritikal dalam lanskap ancaman siber modern.
Sumber: Russian airline Aeroflot grounds dozens of flights after cyberattack








