Gaming

Mantan Developer Rockstar Nilai GTA 6 di Nintendo Switch 2 Tidak Terlalu Masuk Akal

Kemungkinan Grand Theft Auto VI (GTA 6) hadir di Nintendo Switch 2 kembali menjadi pembahasan. Jérémy Hartvick, mantan developer Rockstar yang pernah mengerjakan GTA 6 hingga 2020, mengatakan bahwa menurut pandangannya port GTA 6 ke konsol handheld Nintendo tersebut kurang masuk akal dari sisi target audiens.

Pernyataan itu disampaikan Hartvick dalam wawancara dengan Kiwi Talkz. Ia tetap mengakui bahwa secara teknis GTA 6 kemungkinan dapat dijalankan di Switch 2, tetapi akan membutuhkan sejumlah kompromi, terutama pada kualitas visual.

Rockstar sendiri belum mengumumkan versi GTA 6 untuk Nintendo Switch 2.

Mantan Developer Rockstar Ragukan Versi Switch 2

Menurut Hartvick, persoalan utamanya bukan semata-mata apakah Switch 2 mampu menjalankan GTA 6.

Ia menilai faktor audiens juga menjadi pertimbangan penting. Menurutnya, penggemar GTA yang memang ingin memainkan GTA 6 kemungkinan akan memilih platform yang secara resmi mendapatkan game tersebut ketika diluncurkan.

Dengan demikian, keputusan untuk mengembangkan port khusus Switch 2 tidak hanya berkaitan dengan kemampuan hardware, tetapi juga potensi pasar dan biaya pengembangan yang diperlukan.

Hartvick tetap mengatakan bahwa secara teknis GTA 6 dapat dibuat berjalan di Switch 2. Namun, pengembang kemungkinan harus melakukan berbagai pengurangan atau optimasi terhadap kualitas visual untuk menyesuaikannya dengan kemampuan perangkat.

GTA 6 Kemungkinan Membutuhkan Banyak Optimasi

GTA 6 merupakan game open-world dengan lingkungan yang sangat luas dan sistem yang kompleks. Versi konsol utama dikembangkan dengan target hardware yang berbeda dari perangkat handheld.

Jika Rockstar memutuskan membuat versi Switch 2, game kemungkinan harus disesuaikan agar dapat berjalan dengan stabil pada batasan CPU, GPU, bandwidth memori, dan konsumsi daya perangkat.

Kompromi tersebut dapat berupa pengurangan resolusi, kualitas tekstur, kepadatan objek, detail lingkungan, jarak pandang, efek visual, atau tingkat kompleksitas tertentu pada dunia game.

Teknik seperti dynamic resolution, upscaling, pengaturan level of detail yang agresif, serta pengurangan efek grafis juga dapat digunakan untuk mempertahankan frame rate.

Namun, seberapa jauh kompromi tersebut diperlukan hanya dapat diketahui apabila Rockstar benar-benar mengembangkan dan mengoptimalkan versi Switch 2.

Switch 2 Secara Teknis Bukan Tidak Mungkin

Pernyataan Hartvick tidak berarti GTA 6 mustahil dijalankan pada Nintendo Switch 2.

Justru ia mengakui bahwa game tersebut secara teknis dapat dibuat berjalan di perangkat tersebut. Tantangannya lebih berkaitan dengan seberapa besar penyesuaian yang harus dilakukan agar pengalaman bermain tetap dapat diterima.

Dalam pengembangan game modern, porting ke hardware yang berbeda tidak selalu berarti memindahkan seluruh kode tanpa perubahan. Developer dapat mengubah berbagai bagian engine dan aset untuk menyesuaikan kebutuhan platform.

Karena itu, kemampuan Switch 2 menjalankan game dengan skala besar tidak secara otomatis menentukan apakah Rockstar akan membuat port GTA 6.

Mantan Developer Bahkan Menyinggung Smartphone

Hartvick juga memberikan pernyataan yang lebih luas mengenai kemungkinan GTA 6 berjalan pada perangkat mobile.

Menurutnya, jika Rockstar benar-benar berusaha, secara teknologi GTA 6 dapat dimainkan di smartphone karena teknologi yang diperlukan untuk menghadirkan pengalaman tersebut sudah tersedia.

Pernyataan tersebut kemungkinan merujuk pada cloud gaming atau game streaming, bukan berarti GTA 6 harus tersedia sebagai aplikasi native Android atau iOS.

Dalam skenario streaming, proses rendering game dilakukan pada server atau komputer lain, sementara smartphone hanya menerima video dan mengirimkan input pemain. Dengan pendekatan tersebut, kemampuan GPU smartphone tidak menjadi faktor utama dalam menjalankan game.

Translation Layer dan Emulasi Juga Membuka Kemungkinan Lain

Selain streaming, perkembangan teknologi pada perangkat berbasis ARM juga membuka kemungkinan menjalankan software yang awalnya dirancang untuk arsitektur berbeda.

Valve, misalnya, terus mengembangkan teknologi seperti FEX dan Proton untuk menjalankan aplikasi dan game melalui berbagai kombinasi arsitektur serta sistem operasi.

Namun, teknologi seperti ini tidak otomatis berarti GTA 6 dapat langsung berjalan di smartphone atau Switch 2. Performa, kompatibilitas, driver GPU, sistem operasi, anti-cheat, dan optimasi game tetap menjadi faktor penting.

Selain itu, menjalankan game melalui translation layer atau emulator tidak sama dengan memiliki port native yang secara resmi didukung oleh pengembang.

Rockstar Belum Mengumumkan GTA 6 untuk Switch 2

Untuk saat ini, Rockstar belum mengumumkan versi Nintendo Switch 2 untuk GTA 6.

Game tersebut masih diposisikan sebagai judul konsol untuk platform yang telah diumumkan secara resmi. Karena itu, pembahasan mengenai versi Switch 2 masih berada pada ranah kemungkinan dan analisis pihak ketiga.

Komentar Hartvick juga perlu dilihat dalam konteks bahwa ia merupakan mantan developer Rockstar yang meninggalkan pengembangan GTA 6 pada 2020. Ia dapat memberikan perspektif mengenai proses pengembangan, tetapi bukan merupakan pernyataan resmi mengenai rencana Rockstar saat ini.

Kemungkinan Port Akan Bergantung pada Strategi Rockstar

Jika suatu saat Rockstar memutuskan membawa GTA 6 ke Switch 2, pengembang memiliki beberapa pilihan teknis.

Versi tersebut dapat dibuat dengan target visual khusus untuk handheld, menggunakan resolusi dinamis dan teknik upscaling, atau melakukan pengurangan detail agar frame rate tetap stabil.

Rockstar juga dapat memilih untuk menghadirkan versi Switch 2 beberapa waktu setelah peluncuran utama, sehingga pengembang memiliki lebih banyak waktu untuk mengoptimalkan game.

Namun, keputusan tersebut akan bergantung pada strategi bisnis Rockstar, kemampuan hardware Switch 2, biaya porting, serta potensi permintaan dari pengguna platform Nintendo.

Untuk saat ini, GTA 6 di Nintendo Switch 2 belum diumumkan secara resmi. Komentar mantan developer Rockstar hanya memberikan perspektif bahwa secara teknis game mungkin dapat diadaptasi, tetapi terdapat pertimbangan lain yang membuat keputusan tersebut tidak sederhana.

Sumber: Jérémy Hartvick / Kiwi Talkz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button