RTX 3060 Single-Slot Tanpa Konektor Daya Dijual di Newegg Seharga US$495

GeForce RTX 3060 dengan desain single-slot dan tanpa konektor daya tambahan yang sebelumnya hanya terlihat dalam sebuah video dari China kini muncul sebagai produk yang benar-benar dijual di pasar. Kartu grafis bernama SRhonyra RTX 3060 Low Profile tercantum di Newegg dengan harga US$495,59.
Yang membuat kartu ini berbeda dari RTX 3060 standar adalah kemampuannya beroperasi hanya menggunakan daya dari slot PCIe x16, tanpa konektor 6-pin maupun 8-pin.
Tetap Membawa GA106 dan 12 GB GDDR6
Meskipun desainnya sangat ringkas, SRhonyra RTX 3060 Low Profile tetap menggunakan GPU GA106 dan membawa 12 GB GDDR6 seperti RTX 3060 12 GB pada umumnya.
Namun, konfigurasi daya mengalami perubahan besar. RTX 3060 standar memiliki TDP sekitar 170 W dan membutuhkan konektor daya tambahan untuk mencapai tingkat konsumsi tersebut.
Sebaliknya, Newegg mencantumkan kartu SRhonyra dengan TDP 70 W. Angka ini sengaja ditempatkan di bawah batas sekitar 75 W yang dapat disediakan secara langsung oleh slot PCIe.
Dengan demikian, tidak diperlukan kabel power tambahan dari power supply.

Menggunakan Desain Single-Slot
Kartu tersebut menggunakan desain single-slot low-profile, sehingga hanya membutuhkan satu slot ekspansi pada casing.
Untuk output display, tersedia:
- 1× HDMI 2.1
- 1× DisplayPort 1.4a
Sistem pendinginnya menggunakan blower cooler dengan bentuk yang sangat tipis. Desain seperti ini membuat kartu lebih mudah digunakan pada sistem Small Form Factor (SFF) yang memiliki ruang internal terbatas.
Kartu grafis tanpa konektor power juga dapat menjadi solusi bagi sistem yang tidak menyediakan ruang untuk kabel daya tambahan.
Tetap Membutuhkan Shunt Mod
Meski hanya menggunakan daya PCIe, kartu ini tidak sekadar menurunkan batas konsumsi daya melalui undervolting biasa.
RTX 3060 secara normal masih memiliki batas konsumsi daya sekitar 100 W sebagai batas bawah yang dapat dicapai melalui undervolting. Karena SRhonyra menetapkan TDP hanya 70 W, sistem pengukuran daya perlu dimodifikasi menggunakan shunt mod agar GPU dapat beroperasi dengan batas daya tersebut.
Konsekuensinya cukup besar terhadap performa.
Pengujian terhadap kartu RTX 3060 serupa yang sebelumnya ditemukan di China menunjukkan clock GPU kesulitan melewati 900 MHz, padahal RTX 3060 memiliki boost clock resmi hingga 1.777 MHz.
Pada pengujian 3DMark Time Spy, kartu tersebut hanya menghasilkan skor sekitar setengah dari RTX 3060 normal dan bahkan berada di bawah GeForce GTX 1060.
Namun, perlu dicatat bahwa belum tersedia hasil benchmark untuk unit SRhonyra yang dijual di Newegg, sehingga angka performa kartu tersebut tidak dapat disamakan secara langsung dengan kartu yang sebelumnya diuji.
Dipasarkan untuk AI, Bukan Gaming
Menariknya, SRhonyra tidak memasarkan kartu ini sebagai GPU gaming. Deskripsi di Newegg justru menonjolkan kemampuan untuk menjalankan local Large Language Model (LLM) dengan ukuran sekitar 7B hingga 13B parameter.
Pendekatan tersebut cukup masuk akal mengingat GPU tetap membawa 12 GB VRAM, meskipun kemampuan komputasinya kemungkinan sangat terbatas akibat pembatasan daya.
Untuk pengguna yang membangun workstation kecil atau sistem AI lokal dengan ruang yang sangat terbatas, kombinasi low-profile, single-slot, dan tanpa konektor daya dapat menjadi fitur yang menarik.
Namun, harga US$495,59 membuatnya menjadi pilihan yang cukup sulit dibenarkan jika tujuan utamanya adalah gaming. Dengan pembatasan konsumsi daya hingga 70 W, GPU tidak dapat menunjukkan performa yang biasanya diasosiasikan dengan RTX 3060.
Pilihan Khusus untuk SFF
Kemunculan SRhonyra RTX 3060 Low Profile di Newegg menunjukkan bahwa konsep RTX 3060 tanpa konektor daya ternyata mulai masuk ke pasar retail.
Keunggulan utamanya bukan performa, melainkan fleksibilitas pemasangan. Kartu ini dapat digunakan pada sistem yang hanya menyediakan satu slot dan tidak memiliki konektor power GPU tambahan.
Namun, komprominya sangat jelas: konsumsi daya dibatasi hingga 70 W, clock GPU berpotensi turun drastis, dan performa tidak lagi mendekati RTX 3060 standar.
Dengan harga hampir US$500, produk ini kemungkinan hanya menarik bagi pengguna dengan kebutuhan sangat spesifik, terutama mereka yang membangun sistem SFF dan membutuhkan GPU NVIDIA dengan 12 GB VRAM tanpa kabel daya tambahan.
Sumber: Newegg








