Computer Systems

Lenovo Hadirkan ThinkCentre, ThinkBook, ThinkVision, dan Solusi Keamanan Baru di IFA 2026

Lenovo memperluas portofolio komersialnya melalui berbagai perangkat dan solusi baru yang diperkenalkan pada Lenovo Innovation World di IFA 2026. Jajaran terbaru ini mencakup desktop ThinkCentre, laptop ThinkBook, monitor ThinkVision, solusi keamanan ThinkShield, serta sejumlah proof-of-concept yang mengeksplorasi masa depan perangkat komputasi untuk kebutuhan bisnis.

Melalui portofolio tersebut, Lenovo ingin memperkuat strategi Hybrid AI, dengan menggabungkan kemampuan AI yang berjalan secara lokal di perangkat dengan layanan berbasis cloud. Pendekatan ini ditujukan untuk membantu perusahaan berpindah dari tahap eksperimen AI menuju penggunaan AI dalam operasional sehari-hari.

ThinkCentre X Ultra Hadir dengan AMD Ryzen AI dan Unified Memory 128 GB

Salah satu produk utama yang diperkenalkan adalah ThinkCentre X Ultra, desktop berukuran ringkas yang dirancang untuk era agentic AI.

Perangkat ini menggunakan prosesor hingga AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 Series dan mendukung unified memory hingga 128 GB. Seluruh konfigurasi tersebut ditempatkan dalam form factor berkapasitas hanya 1,6 liter, sehingga dapat digunakan pada ruang kerja yang terbatas.

Meski berukuran kecil, Lenovo mengklaim ThinkCentre X Ultra mampu menghadirkan performa yang biasanya ditemukan pada sistem berukuran lebih besar. Sistem thermal-nya dirancang untuk menjaga performa secara berkelanjutan sekaligus mempertahankan tingkat kebisingan yang rendah.

ThinkCentre X Ultra juga terintegrasi dengan AMD Ryzen AI Developer Center, yang menyediakan berbagai AI tools, model, dan workflow yang telah dikonfigurasi sebelumnya untuk Windows maupun Linux.

Menariknya, desktop ini memiliki arsitektur yang siap digunakan dalam konfigurasi cluster. Hingga empat unit ThinkCentre X Ultra dapat dihubungkan menjadi satu platform untuk meningkatkan sumber daya komputasi dan memory.

Konfigurasi tersebut memungkinkan sistem menangani model AI yang lebih besar, context window yang lebih panjang, workflow multi-agent, serta beberapa permintaan AI secara bersamaan.

ThinkCentre M75s dan M75q Gen 6 untuk Produktivitas AI

Lenovo juga memperkenalkan ThinkCentre M75s Gen 6, desktop small form factor yang menggunakan prosesor desktop hingga AMD Ryzen AI PRO 400 Series dengan kemampuan akselerasi AI lokal hingga 50 TOPS.

Sementara itu, ThinkCentre M75q Gen 6 menawarkan desain tiny desktop yang mengutamakan efisiensi ruang. Perangkat ini dapat dipasang di belakang monitor atau bahkan ditempatkan di dalam laci meja.

M75q Gen 6 mendukung memory hingga 64 GB dan dapat mengoperasikan hingga empat monitor, sehingga cocok untuk lingkungan kerja yang membutuhkan multitasking dengan ruang meja terbatas.

Keluarga ThinkCentre juga membawa kemampuan self-healing BIOS serta perlindungan Lenovo ThinkShield yang memberikan keamanan berlapis pada hardware, firmware, dan software.

ThinkBook 14 Gen 9 Bawa AI hingga 80 TOPS

Di segmen laptop bisnis, Lenovo memperkenalkan ThinkBook 14 Gen 9 yang menggabungkan performa AI lokal dengan desain tipis dan mobilitas tinggi.

Laptop ini menggunakan prosesor Snapdragon X2 Plus dan menawarkan performa AI hingga 80 TOPS. Lenovo menujukannya untuk AI-enhanced workflow, content creation, serta multitasking.

ThinkBook 14 Gen 9 memiliki layar 14 inci WUXGA dengan tingkat kecerahan hingga 400 nits, opsi touchscreen, ketebalan hanya 17,7 mm, dan bobot mulai dari 1,3 kg.

Laptop ini juga mendukung pengalaman Copilot+ PC serta Lenovo Qira. Fitur seperti Pay Attention dan Catch Me Up dirancang untuk membantu pengguna tetap fokus dalam meeting dan mengejar percakapan yang terlewat.

Untuk daya tahan, Lenovo menyebut ThinkBook 14 Gen 9 mampu mencapai hingga 26 jam local video playback.

ThinkBook 14x Gen 2 Hanya 990 Gram

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan portabilitas, tersedia ThinkBook 14x Gen 2.

Laptop ini memiliki ketebalan hanya 12,9 mm dan bobot sekitar 990 gram, menjadikannya salah satu desain ThinkBook paling tipis dan ringan dalam lini tersebut.

Perangkat menggunakan prosesor Intel Core 7 Series 3 dan ditujukan untuk kebutuhan seperti browsing, kolaborasi, meeting, serta pekerjaan sehari-hari.

Lenovo menawarkan sejumlah pilihan warna seperti Luna Grey, Celestial White, Mystic Violet, dan Veil Blue, serta pilihan layar OLED dan LCD touchscreen.

Project AeroBlade: Laptop Fanless di Bawah 10 mm

Lenovo juga memamerkan Project AeroBlade, sebuah proof-of-concept yang mengeksplorasi kemungkinan laptop ultra-tipis dengan performa tetap tinggi.

Konsep laptop 14 inci ini memiliki ketebalan di bawah 10 mm dan bobot kurang dari 830 gram. Salah satu aspek paling menarik adalah desainnya yang fanless.

Alih-alih menggunakan kipas konvensional, Project AeroBlade memanfaatkan teknologi Active Flow yang dikembangkan Lenovo bersama Frore Systems dan menggunakan teknologi AirJet.

Sistem pendinginan solid-state tersebut dirancang untuk mempertahankan performa AI secara berkelanjutan sekaligus mengurangi kebisingan, masuknya debu, dan kompleksitas mekanis.

Laptop ini juga menggunakan konstruksi magnesium-aluminium, layar OLED dengan screen-to-body ratio tinggi, Thunderbolt 4, serta Wi-Fi 7.

Project Swan Mengubah Laptop 14 Inci Menjadi Layar 17 Inci

Konsep kedua, Project Swan, mengeksplorasi desain laptop dengan layar yang dapat diperluas.

Dalam kondisi normal, perangkat berfungsi sebagai notebook 14 inci. Ketika mekanisme layar diperluas, area display berubah menjadi layar 17 inci dengan rasio 16:9.

Lenovo merancang konsep ini untuk memberikan ruang kerja tambahan bagi multitasking, membandingkan dokumen, melakukan presentasi, melihat dashboard, maupun workflow kreatif.

Meski menawarkan layar yang dapat diperluas, Project Swan memiliki ketebalan 17,9 mm dan bobot sekitar 1,6 kg.

ThinkVision P34WD-4v Fokus pada Kolaborasi dan AI

Untuk kebutuhan monitor profesional, Lenovo memperkenalkan ThinkVision P34WD-4v, yang disebut sebagai monitor Thunderbolt VoIP pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi Microsoft.

Monitor ini memiliki panel curved 34 inci WQHD dengan rasio 21:9, sehingga memberikan area kerja yang lebih luas untuk multitasking, dashboard, dokumen, dan kolaborasi.

Perangkat dilengkapi Thunderbolt 4 docking, dukungan daisy-chain untuk menghubungkan monitor kedua, serta kompatibilitas dengan Lenovo Tiny PC.

Kamera 5 MP terintegrasi bersama sensor AI Lenovo dapat melakukan automatic framing, mendeteksi beberapa peserta, menyesuaikan volume speaker berdasarkan jarak, dan mendukung login tanpa password melalui Windows Hello.

Monitor juga menggunakan adaptive refresh rate antara 24 Hz hingga 120 Hz untuk menyeimbangkan kelancaran visual dengan efisiensi energi.

Sensor pintar dapat menyesuaikan brightness, membantu kebiasaan penggunaan layar yang lebih sehat, mendeteksi orang di sekitar untuk meningkatkan privasi, serta meredupkan layar ketika pengguna meninggalkan meja.

ThinkVision P27UL-40 Gunakan Panel UHD OLED

Lenovo juga memperkenalkan ThinkVision P27UL-40, monitor 27 inci UHD yang menggunakan teknologi InkJet Printing OLED dan Thunderbolt docking.

Monitor ini menawarkan resolusi 3840 × 2160, cakupan warna 99% DCI-P3 dan 100% sRGB, serta sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 500.

Penggunaan RGB pixel layout pada panel InkJet Printing OLED diklaim membantu mengurangi color fringing, sehingga teks dapat terlihat lebih tajam.

Untuk kenyamanan mata, monitor mendapatkan TÜV Rheinland Eye Comfort 5-star certification dan mendukung pengaturan display yang disesuaikan dengan ritme sirkadian.

Lenovo juga menyediakan Display Fleet Manager untuk administrator IT. Software ini memungkinkan pengelolaan monitor secara remote, termasuk firmware update, asset tracking, dan pengaturan monitor.

ThinkVision T32UD-4v dan T34WD-4v

Lenovo turut memperluas seri ThinkVision T dengan dua model baru.

ThinkVision T32UD-4v merupakan monitor 31,5 inci dengan resolusi UHD dan refresh rate hingga 120 Hz. Sementara ThinkVision T34WD-4v menggunakan panel 34 inci dengan rasio ultrawide 21:9.

Keduanya menawarkan sertifikasi Microsoft Teams, Windows Hello, USB-C docking dengan Power Delivery hingga 100 W, serta display output.

Fitur adaptive refresh rate pada rentang 48–120 Hz juga tersedia untuk memberikan pengalaman visual yang lebih mulus.

ThinkShield TraceLock Tingkatkan Keamanan Perangkat

Di sisi keamanan enterprise, Lenovo memperkenalkan perluasan ThinkShield TraceLock yang didukung Absolute Security.

Solusi ini dirancang untuk membantu tim IT mempertahankan visibilitas dan kendali terhadap perangkat ThinkPad tertentu, bahkan ketika perangkat dalam kondisi mati atau tidak terhubung.

Melalui firmware-embedded persistence dan wake-on-cellular, administrator dapat melakukan sejumlah tindakan secara remote seperti menemukan lokasi perangkat, membangunkan, mengunci, atau menghapus data pada perangkat yang hilang maupun dicuri.

TraceLock tersedia pada ThinkPad X1, X, dan T Series tertentu yang memiliki always-on WWAN serta solusi keamanan ThinkShield yang didukung Absolute Security.

Lenovo Hadirkan Prompt Security untuk Penggunaan AI

Seiring semakin banyak perusahaan menggunakan generative AI, Lenovo juga memperluas perlindungan terhadap aktivitas AI melalui Prompt Security, platform enterprise dari SentinelOne.

Solusi ini dirancang untuk menyediakan monitoring secara real-time, governance, serta perlindungan terhadap berbagai risiko yang berkaitan dengan penggunaan AI.

Melalui Lenovo ThinkShield, Prompt Security membantu organisasi memantau penggunaan AI, meningkatkan visibilitas aktivitas AI, melindungi data sensitif, serta mendukung penerapan AI secara lebih bertanggung jawab.

Harga dan Ketersediaan

Berikut perkiraan harga dan jadwal ketersediaan produk yang diumumkan Lenovo:

ProdukMulai TersediaHarga Mulai
ThinkCentre X UltraNovember 2026€3.100
ThinkCentre M75q Gen 6Oktober 2026€999
ThinkCentre M75s Gen 6Oktober 2026€1.059
ThinkBook 14 Gen 9Oktober 2026€1.099
ThinkBook 14x Gen 2September 2026€1.079
ThinkVision P27UL-40Februari 2027€1.099
ThinkVision P34WD-4vJanuari 2027€1.099
ThinkVision T32UD-4vFebruari 2027€799
ThinkVision T34WD-4vDesember 2026€599

Sementara itu, Project AeroBlade dan Project Swan masih berstatus proof-of-concept sehingga belum memiliki harga maupun jadwal penjualan.

Melalui rangkaian perangkat dan teknologi baru ini, Lenovo memperlihatkan bagaimana strategi Hybrid AI mulai diterapkan bukan hanya pada laptop dan desktop, tetapi juga monitor, keamanan enterprise, serta konsep perangkat baru yang dirancang untuk mengubah cara pengguna bekerja.

Sumber: Lenovo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button