AMD CPUsCPUs & ChipsetsHardware

AMD Ryzen 7 7800X3D Kembali Dilaporkan Menggembung dan Terbakar, Kali Ini di ASUS Crosshair X670E Hero

Kasus AMD Ryzen 7 7800X3D yang menggembung dan terbakar kembali dilaporkan. Kali ini, sebuah CPU Ryzen 7 7800X3D disebut mengalami kerusakan parah hingga turut merusak motherboard ROG Crosshair X670E Hero yang digunakan.

Kasus tersebut pertama kali disorot UNIKO’s Hardware berdasarkan sebuah video yang dipublikasikan di Bilibili. Dari video tersebut terlihat bagian bawah Ryzen 7 7800X3D mengalami pembengkakan pada area yang bersentuhan dengan CPU socket. Baik CPU maupun socket motherboard juga menunjukkan perubahan warna akibat panas atau kerusakan.

CPU Menggembung hingga Merusak Pin Socket

Kerusakan yang terlihat pada kasus terbaru ini cukup serius. Bagian bawah Ryzen 7 7800X3D tampak menggembung, sementara area socket yang bersentuhan dengan CPU menunjukkan tanda-tanda perubahan warna.

Yang lebih mengkhawatirkan, sejumlah pin pada CPU socket terlihat bengkok dan mengalami kerusakan di bagian tengah. Dugaan sementara, pembengkakan pada CPU memberikan tekanan tambahan terhadap pin socket hingga menyebabkan deformasi.

Terdapat pula satu bagian notch pada CPU socket yang terlihat sedikit berbeda dari posisi normal, meskipun penyebabnya belum dapat dipastikan.

Namun, terdapat satu informasi penting yang belum diketahui dari kasus ini, yaitu versi BIOS motherboard yang digunakan ketika kerusakan terjadi.

Informasi tersebut menjadi sangat relevan karena AMD sebelumnya telah merilis perbaikan firmware untuk menangani masalah serupa pada platform AM5.

Masalah Ryzen 7000X3D Sudah Muncul Sejak 2023

Kasus seperti ini sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi. Masalah Ryzen 7 7800X3D dan beberapa model Ryzen 7000X3D lainnya pertama kali menjadi perhatian besar pada April 2023.

Saat itu, sejumlah prosesor Ryzen 7 7800X3D dan Ryzen 9 7950X3D dilaporkan mengalami pembengkakan dan kerusakan, yang dalam beberapa kasus turut menyebabkan kerusakan pada CPU socket motherboard X670E.

AMD kemudian mengaitkan masalah tersebut dengan SoC voltage yang terlalu tinggi pada platform AM5. Sebagai langkah mitigasi, AMD merilis firmware AGESA yang membatasi SoC voltage hingga 1,30 V pada motherboard AM5.

Pembatasan tersebut diharapkan mencegah kondisi tegangan yang dapat menyebabkan kerusakan pada prosesor Ryzen 7000X3D.

Laporan Kerusakan Tidak Sepenuhnya Berhenti

Meskipun perbaikan BIOS dan AGESA telah dirilis, laporan mengenai Ryzen X3D yang mengalami kerusakan serupa ternyata tidak sepenuhnya berhenti.

Beberapa minggu lalu, Ryzen 7 7800X3D juga dilaporkan terbakar ketika digunakan pada motherboard MSI PRO X870-P WIFI. Sistem tersebut disebut telah menggunakan BIOS terbaru dengan EXPO aktif, sementara pengaturan lainnya tidak diubah.

Selain Ryzen 7 7800X3D, prosesor Ryzen 7 9800X3D juga sebelumnya pernah dilaporkan mengalami kerusakan dengan pola yang serupa.

Hal ini membuat kasus terbaru pada Crosshair X670E Hero menjadi menarik, terutama karena belum diketahui apakah motherboard tersebut telah menggunakan BIOS dengan mitigasi yang diperlukan.

Pengguna 7800X3D Disarankan Memeriksa BIOS

Karena penyebab pasti kasus terbaru belum dapat dipastikan, belum tepat untuk menyimpulkan bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh BIOS atau SoC voltage tertentu.

Namun, bagi pemilik Ryzen 7 7800X3D, memastikan motherboard telah menggunakan versi BIOS terbaru merupakan langkah yang masuk akal. Pengguna juga sebaiknya memperhatikan pengaturan SoC voltage dan konfigurasi memory seperti EXPO.

Perlu dicatat bahwa laporan individual seperti ini belum cukup untuk membuktikan adanya masalah baru yang meluas pada Ryzen 7 7800X3D. Terlebih lagi, informasi mengenai versi BIOS pada sistem yang mengalami kerusakan belum tersedia.

Kasus tersebut juga menunjukkan pentingnya memperhatikan firmware motherboard ketika menggunakan prosesor Ryzen X3D, khususnya pada platform AM5.

Untuk saat ini, Ryzen 7 7800X3D tetap merupakan prosesor yang telah lama berada di pasaran, tetapi kemunculan kembali laporan CPU menggembung dan terbakar membuat pengguna platform AM5 sebaiknya memastikan firmware motherboard berada pada versi yang sesuai dan tidak mengabaikan pengaturan tegangan prosesor.

Sumber: UNIKO’s Hardware on X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button