Security

Analog Devices Ungkap Insiden Kebocoran Data, Operasional Tetap Berjalan Normal

Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat, Analog Devices, mengungkap telah mengalami insiden keamanan siber yang menyebabkan pihak tidak berwenang memperoleh akses ke sebagian sistem perusahaan dan menyalin sejumlah file.

Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu operasional bisnis maupun aktivitas produksinya.

Akses Tidak Sah Terdeteksi pada Juni 2026

Dalam dokumen yang disampaikan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Analog Devices menyatakan bahwa aktivitas mencurigakan pertama kali terdeteksi pada 23 Juni 2026.

Setelah menemukan adanya akses tidak sah, perusahaan segera mengaktifkan prosedur respons insiden keamanan siber untuk membatasi dampak pelanggaran tersebut.

Analog Devices juga menunjuk perusahaan keamanan siber eksternal guna membantu proses investigasi, penanganan, serta upaya pemulihan.

Sejumlah File Berhasil Dicuri

Perusahaan mengonfirmasi bahwa pelaku berhasil mengekstrak sejumlah file dari sistem yang terdampak.

Namun hingga saat ini, Analog Devices belum mengungkap:

  • Jenis data yang dicuri.
  • Jumlah file yang terdampak.
  • Sistem mana saja yang berhasil diakses pelaku.

Perusahaan juga menyatakan belum menemukan bukti bahwa data hasil pencurian telah dipublikasikan di internet ataupun digunakan untuk aktivitas penipuan.

Meski demikian, proses pemantauan masih terus dilakukan.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Analog Devices telah melaporkan insiden tersebut kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, perusahaan berkomitmen memberikan pemberitahuan kepada regulator maupun pihak yang terdampak apabila hasil investigasi menunjukkan adanya informasi yang dikompromikan.

Hingga saat ini penyelidikan forensik masih berlangsung sehingga rincian mengenai cakupan insiden belum diumumkan.

Operasional Tidak Terganggu

Dalam keterangannya, Analog Devices menegaskan bahwa seluruh kegiatan bisnis tetap berjalan normal.

Perusahaan juga menyatakan tidak memperkirakan insiden ini akan memberikan dampak material terhadap:

  • Operasional perusahaan.
  • Kondisi keuangan.
  • Kinerja bisnis secara keseluruhan.

Salah Satu Produsen Chip Terbesar Dunia

Analog Devices merupakan salah satu produsen semikonduktor analog terbesar di dunia.

Perusahaan mengembangkan berbagai jenis chip, antara lain:

  • Analog semiconductor.
  • Mixed-signal chip.
  • Power management.
  • Digital Signal Processing (DSP).

Produk-produknya banyak digunakan pada berbagai sektor industri, seperti:

  • Otomasi industri.
  • Kendaraan otomotif.
  • Infrastruktur telekomunikasi.
  • Peralatan kesehatan.
  • Industri dirgantara.
  • Pusat data.

Saat ini Analog Devices mempekerjakan sekitar 24.500 karyawan di berbagai negara dan membukukan pendapatan lebih dari US$11 miliar sepanjang tahun 2025.

Diduga Berkaitan dengan Klaim ExfilSquad

Dalam laporan yang sama, Analog Devices menyebut sedang menilai sebuah insiden keamanan siber lain yang muncul dalam laporan publik pada 26 Juli 2026.

Meski tidak menyebutkan detailnya, hal tersebut diduga berkaitan dengan kelompok pemeras data ExfilSquad, yang sebelumnya mengklaim berhasil mencuri informasi dari sistem Analog Devices dan sempat menampilkan nama perusahaan pada situs kebocoran data mereka.

Namun, nama Analog Devices kini telah dihapus dari situs tersebut.

Belum diketahui alasan penghapusan tersebut. Dalam banyak kasus serupa, kelompok ransomware atau pemeras data sering menghapus nama korban dari situs mereka ketika proses negosiasi tebusan sedang berlangsung.

Hubungan Kedua Insiden Belum Dipastikan

Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah klaim ExfilSquad berkaitan langsung dengan insiden kebocoran data yang diungkap Analog Devices kepada SEC.

Selain klaim dari ExfilSquad, belum ada kelompok ransomware maupun pemeras data lain yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap perusahaan tersebut.

Investigasi masih berlangsung dan Analog Devices menyatakan akan memberikan pembaruan apabila terdapat informasi baru mengenai ruang lingkup maupun dampak insiden keamanan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button