Intel Rilis Driver Arc Graphics 101.8861 Beta, Optimalkan Assassin’s Creed Black Flag Resynced dan DOOM: The Dark Ages

Intel resmi merilis Intel Arc GPU Graphics Driver 101.8861 Beta yang menghadirkan optimasi untuk sejumlah game terbaru, termasuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced, DOOM: The Dark Ages – Revelations, Echoes of Aincrad, dan Halo: Campaign Evolved.
Driver beta terbaru ini ditujukan untuk pengguna kartu grafis Intel Arc A-Series, Intel Arc B-Series, serta prosesor Intel Core Ultra yang menggunakan GPU terintegrasi Intel Arc.
DOWNLOAD: Intel Arc GPU Graphics Drivers 101.8861 Beta
Optimasi untuk Game Terbaru
Intel menghadirkan dukungan Game On Driver pada versi 101.8861 Beta untuk game berikut:
- Assassin’s Creed Black Flag Resynced
- DOOM: The Dark Ages – Revelations
- Echoes of Aincrad
- Halo: Campaign Evolved
Pembaruan ini diharapkan memberikan kompatibilitas dan performa yang lebih baik ketika menjalankan judul-judul tersebut pada GPU Intel Arc.



Belum Ada Perbaikan Bug Baru
Berbeda dengan beberapa rilis sebelumnya, Intel menyatakan bahwa driver 101.8861 Beta tidak menghadirkan perbaikan bug khusus untuk game maupun aplikasi.
Fokus utama pembaruan kali ini adalah menghadirkan dukungan dan optimasi terhadap game-game terbaru.
Daftar Known Issues
Meski membawa optimasi baru, Intel masih mencantumkan sejumlah masalah yang belum diperbaiki.
Intel Core Ultra Series 3 dengan Intel Arc Graphics
Beberapa masalah yang masih diketahui meliputi:
- Mafia: The Old Country (DX12) dapat mengalami crash saat bermain.
- Marathon (DX12) menampilkan kerusakan objek ketika Anisotropic Filtering digunakan.
- Borderlands 4 (DX12) berpotensi mengalami crash secara acak.
- Hogwarts Legacy (DX12) menampilkan artefak grafis pada beberapa adegan saat Ray Tracing diaktifkan.
- Forza Horizon 6 (DX12) belum menampilkan kualitas refleksi yang semestinya.
- 007 First Light (DX12) dapat mengalami kerusakan tampilan pada beberapa adegan.
Intel Arc B-Series
Pada GPU Battlemage, Intel masih mencatat beberapa masalah, antara lain:
- Artefak visual pada Marathon.
- Crash acak di Borderlands 4.
- Refleksi yang belum optimal di Forza Horizon 6.
- Kerusakan tampilan pada 007 First Light.
- Warna ungu (purple corruption) pada tutorial Echoes of Aincrad.
- Crash sesekali saat menjalankan benchmark PugetBench for Adobe Premiere Pro.
- Crash pada PugetBench for DaVinci Resolve Studio, dengan Intel menyarankan meningkatkan timeout benchmark menjadi 1.500 detik atau lebih.
Intel Arc A-Series
Pengguna GPU Alchemist juga masih berpotensi mengalami:
- Crash maupun artefak visual pada Marathon, Borderlands 4, Forza Horizon 6, dan Echoes of Aincrad.
- Tom Clancy’s Rainbow Six Siege (DX12) dapat mengalami crash setelah memperbarui driver apabila shader masih berasal dari driver sebelumnya.
Intel menyarankan pengguna menghapus shader cache sebelum menjalankan game tersebut.
Intel Core Ultra Series 1 dan Series 2
Intel juga masih mencatat beberapa masalah pada GPU Intel Arc terintegrasi generasi sebelumnya, di antaranya:
- Artefak visual pada Marathon.
- Crash di Borderlands 4.
- Crash pada Rainbow Six Siege.
Khusus Core Ultra Series 1, game:
- NBA 2K26
- 007 First Light
dapat mengalami crash saat pertama kali dijalankan.
Intel Graphics Software Masih Memiliki Beberapa Bug
Selain driver grafis, Intel juga mencantumkan beberapa bug yang masih terdapat pada aplikasi Intel Graphics Software, seperti:
- Crash sesekali saat menggunakan fitur Reset All Settings di Windows 10.
- Crash satu kali ketika pertama kali mengatur ulang posisi metrik performa.
- Tombol Hide Graphs pada halaman Performance yang terkadang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Intel kemungkinan akan memperbaiki berbagai masalah tersebut pada pembaruan driver berikutnya.
Bagi pengguna GPU Intel Arc yang ingin memainkan game terbaru seperti Assassin’s Creed Black Flag Resynced, DOOM: The Dark Ages – Revelations, maupun Halo: Campaign Evolved, driver 101.8861 Beta sudah dapat digunakan. Namun karena masih berstatus beta dan masih memiliki sejumlah known issues, pengguna disarankan mempertimbangkan stabilitas sistem sebelum melakukan pembaruan, terutama apabila perangkat digunakan untuk kebutuhan produksi.
Sumber: Intel








