Step Finance Ungkap Peretasan Perangkat Eksekutif Picu Pencurian Kripto Senilai US$40 Juta

Platform DeFi Step Finance mengonfirmasi kehilangan aset kripto senilai sekitar US$40 juta setelah perangkat milik jajaran eksekutifnya berhasil dikompromikan oleh peretas. Insiden ini terdeteksi pada 31 Januari dan segera ditangani dengan melibatkan peneliti keamanan siber serta koordinasi dengan pihak berwenang.
Step Finance merupakan platform analitik dan manajemen aset terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Solana. Layanannya memungkinkan pengguna memvisualisasikan, melacak, menganalisis, hingga mengelola aset kripto, termasuk melakukan transaksi, swap, staking, dan berbagai aktivitas DeFi lainnya. Platform ini juga memiliki token native bernama STEP dengan volume perdagangan yang relatif moderat.
Kronologi Insiden dan Kerugian
Pada 31 Januari, Step Finance mengumumkan bahwa beberapa dompet treasury miliknya telah dibobol oleh aktor ancaman yang memanfaatkan vektor serangan yang dikenal luas. Peretasan terjadi pada jam operasional kawasan Asia Pasifik dan melibatkan kompromi perangkat milik anggota tim eksekutif.
Investigasi awal mencatat jumlah aset yang dicuri setara ratusan ribu SOL. Namun, hasil penyelidikan lanjutan mengoreksi angka tersebut menjadi sekitar US$40 juta. Sebagian aset berhasil dipulihkan berkat mekanisme perlindungan tertentu dan koordinasi dengan mitra ekosistem, termasuk pemulihan jutaan dolar dalam bentuk aset Remora serta posisi lainnya.
Dampak Operasional dan Langkah Mitigasi
Sebagai respons, Step Finance menghentikan sementara sebagian operasional untuk memperkuat pengamanan. Perusahaan menegaskan bahwa Remora Markets—entitas yang berada di bawah kepemilikannya—terisolasi dari insiden ini, dan seluruh rToken tetap didukung penuh dengan rasio 1:1.
Pengguna juga diminta untuk tidak berinteraksi dengan token STEP hingga investigasi selesai. Platform berencana mengambil snapshot kondisi sebelum eksploitasi dan sedang memproses solusi bagi pemegang STEP sebagai bagian dari langkah pemulihan.
Pertanyaan Publik dan Konteks Industri
Step Finance belum membeberkan detail teknis serangan maupun identitas pelaku, yang memicu spekulasi publik terkait kemungkinan penarikan karpet atau keterlibatan internal. Hingga kini, klaim tersebut belum dikonfirmasi secara resmi.
Kerugian US$40 juta memang signifikan, namun masih merupakan sebagian kecil dari total kerugian akibat pencurian kripto pada Januari. Data industri menunjukkan ratusan juta dolar hilang pada bulan tersebut, dengan sebagian kecil berhasil dipulihkan. Secara tahunan, kerugian akibat peretasan kripto masih berada pada level tinggi, menegaskan bahwa keamanan operasional dan perlindungan perangkat eksekutif tetap menjadi titik kritis di sektor DeFi.
Insiden ini kembali menyoroti risiko kompromi perangkat individu sebagai pintu masuk serangan bernilai besar, sekaligus pentingnya operational security berlapis pada organisasi kripto dan DeFi.








