Microsoft Akui Bug Update Januari Ganggu Proses Shutdown di Lebih Banyak PC Windows

Microsoft mengonfirmasi bahwa bug pada pembaruan Windows Januari 2026 yang mencegah sebagian perangkat melakukan proses shutdown ternyata berdampak lebih luas dari perkiraan awal. Masalah ini tidak hanya memengaruhi Windows 11, tetapi juga sistem Windows 10 yang mengaktifkan fitur keamanan Virtual Secure Mode (VSM).
VSM merupakan fitur keamanan Windows yang memanfaatkan virtualisasi perangkat keras untuk menciptakan area memori terisolasi yang terpisah dari sistem operasi utama. Mekanisme ini dirancang untuk melindungi kredensial sensitif, kunci enkripsi, dan token keamanan dari malware tingkat kernel, sekaligus menjadi fondasi bagi fitur keamanan lanjutan seperti Credential Guard, Device Guard, dan Hypervisor-Protected Code Integrity pada edisi Enterprise Windows 10 dan Windows 11.
Dampak Meluas ke Windows 10
Sebelumnya, Microsoft telah mengonfirmasi bahwa bug ini memengaruhi perangkat Windows 11 versi 23H2 yang telah menginstal pembaruan kumulatif KB5073455 dan mengaktifkan fitur System Guard Secure Launch. Fitur tersebut berfungsi melindungi proses boot dari serangan tingkat firmware.
Namun, pembaruan terbaru pada dasbor kesehatan rilis Windows menunjukkan bahwa masalah yang sama juga terjadi pada Windows 10 versi 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, serta Windows 10 Enterprise LTSC 2019. Pada sistem-sistem tersebut, bug muncul setelah pemasangan pembaruan KB5078131 dan KB5073724, dengan kondisi VSM dalam keadaan aktif.
Pada perangkat yang terdampak, sistem gagal melakukan shutdown atau masuk ke mode hibernasi. Alih-alih mati, perangkat justru melakukan restart secara otomatis, yang tentu dapat mengganggu operasional, terutama di lingkungan enterprise.
Solusi Sementara dari Microsoft
Untuk Windows 11, Microsoft sebelumnya telah merilis pembaruan darurat di luar jadwal reguler guna mengatasi masalah ini. Bagi pengguna yang belum dapat segera memasang pembaruan tersebut, Microsoft menyarankan penggunaan perintah manual melalui Command Prompt untuk mematikan sistem.
Pendekatan sementara yang sama kini direkomendasikan bagi pengguna Windows 10 dengan VSM aktif yang terdampak bug serupa. Pengguna diminta melakukan shutdown menggunakan perintah baris perintah hingga perbaikan permanen dirilis.
Microsoft menjelaskan bahwa masalah ini muncul pada perangkat yang mendukung Secure Launch dan menjalankan pembaruan Windows yang dirilis mulai pertengahan Januari 2026. Perusahaan menyatakan tengah menyiapkan solusi permanen yang akan disertakan dalam pembaruan Windows mendatang, meskipun belum memberikan jadwal rilis yang pasti.
Rangkaian Bug di Awal 2026
Bug shutdown ini menambah daftar isu Windows yang muncul pada awal 2026. Sebelumnya, Microsoft juga telah memperbaiki masalah yang menyebabkan aplikasi keamanan keliru menandai komponen inti Windows sebagai malware, serta bug lain yang menghilangkan opsi login menggunakan password di layar kunci Windows 11.
Dengan bertambahnya sistem yang terdampak, Microsoft kembali mengingatkan administrator dan pengguna enterprise untuk memantau pembaruan Windows secara aktif, terutama pada perangkat yang menggunakan fitur keamanan berbasis virtualisasi seperti VSM dan Secure Launch.








