Security

Gangguan Exchange Online Hambat Akses Kotak Masuk via IMAP4

Microsoft tengah menangani gangguan layanan pada Exchange Online yang secara berkala menghalangi pengguna mengakses kotak masuk melalui protokol Internet Mailbox Access Protocol versi 4 (IMAP4). Insiden ini tercatat dengan kode EX1215307 dan mulai terjadi sejak 1 Januari pukul 19.00 UTC.

Microsoft menjelaskan bahwa metode koneksi lain tidak terdampak oleh gangguan ini. Bagi pengguna yang terpengaruh, perusahaan menyarankan untuk mencoba kembali (retry) akses IMAP4 karena pada sebagian kasus akses dapat pulih secara sementara.

Menurut keterangan resmi, penyebab gangguan berasal dari konflik kode pada penerapan dukungan autentikasi IMAP terbaru. Konflik tersebut memicu kesalahan konfigurasi yang berdampak pada proses autentikasi, sehingga sebagian pengguna mengalami kegagalan akses kotak masuk secara intermiten. Microsoft menyatakan telah men-deploy perbaikan dan masih melanjutkan penyebaran perubahan konfigurasi hingga proses sepenuhnya rampung.

Meski belum merinci wilayah serta jumlah pengguna yang terdampak, Microsoft mengklasifikasikan masalah ini sebagai “incident” di Microsoft 365 admin center—penanda yang biasanya digunakan untuk gangguan layanan kritis dengan dampak nyata terhadap pengguna. Hal ini mengindikasikan tingkat keparahan yang cukup signifikan, khususnya bagi organisasi yang masih mengandalkan IMAP4 untuk integrasi klien email atau sistem pihak ketiga.

Insiden ini menambah daftar gangguan Exchange Online dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pada November, Microsoft juga memitigasi gangguan yang memblokir akses kotak masuk melalui klien Outlook klasik. Gangguan tersebut menyusul insiden DNS besar pada akhir Oktober yang berdampak luas pada layanan Azure dan Microsoft 365, serta masalah autentikasi Microsoft Entra berbasis SSO akibat isu MFA pada awal Oktober.

Sebagai pembaruan terbaru, Microsoft mengonfirmasi bahwa masalah IMAP4 ini telah ditangani. Perubahan konfigurasi pada seluruh server terdampak dilaporkan berhasil menurunkan volume kesalahan dan memulihkan fungsi layanan ke kondisi normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button