Security

Bug Outlook Klasik Cegah Pengguna Membuka Email Terenkripsi

Microsoft tengah menyelidiki sebuah bug yang menyebabkan pengguna tidak dapat membuka email terenkripsi di Outlook versi klasik setelah pembaruan terbaru. Masalah ini dilaporkan memengaruhi penerima email yang menggunakan skema enkripsi dengan izin “Encrypt Only”.

Dalam keterangan resminya, Microsoft menyebutkan bahwa gangguan ini muncul setelah pengguna memperbarui Outlook ke Current Channel Version 2511 (Build 19426.20218). Pada kondisi tersebut, penerima email terenkripsi tidak dapat membuka pesan sebagaimana mestinya, meskipun izin “Encrypt Only” sejatinya tetap memungkinkan pengguna untuk menyalin, mencetak, dan meneruskan pesan.

Gejala yang muncul cukup membingungkan bagi pengguna. Saat email dibuka melalui Reading Pane, Outlook menampilkan pemberitahuan bahwa pesan dengan izin terbatas tidak dapat ditampilkan sebelum kredensial diverifikasi. Pengguna diminta membuka item secara langsung untuk membaca isinya dan melakukan verifikasi, namun langkah tersebut tidak menyelesaikan masalah.

Pada sistem yang terdampak, isi email tidak ditampilkan dalam bentuk pesan yang dapat dibaca. Sebagai gantinya, pengguna hanya melihat lampiran dengan nama message_v2.rpmsg, sehingga konten email terenkripsi menjadi tidak dapat diakses sama sekali.

Microsoft menyatakan bahwa tim Outlook saat ini sedang mengerjakan perbaikan permanen untuk bug tersebut. Namun hingga saat ini, perusahaan belum memberikan perkiraan waktu kapan pembaruan perbaikan akan dirilis kepada pengguna.

Sambil menunggu solusi resmi, Microsoft menyediakan dua langkah sementara yang dapat diterapkan. Opsi pertama ditujukan kepada pengirim email, yakni dengan menyimpan email terlebih dahulu setelah proses enkripsi selesai dan sebelum pesan dikirim. Dengan cara ini, penerima dilaporkan dapat membuka email terenkripsi secara normal.

Alternatif kedua adalah dengan mengembalikan Outlook ke build sebelumnya yang tidak terdampak bug ini. Langkah tersebut mengharuskan pengguna menutup seluruh aplikasi Office, lalu menjalankan perintah khusus melalui Command Prompt dengan hak administrator untuk menurunkan versi Outlook ke build yang lebih stabil.

Kasus ini menambah daftar gangguan yang sempat menimpa Outlook versi klasik dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Microsoft juga menangani gangguan layanan Exchange Online yang sempat memblokir akses kotak masuk melalui Outlook klasik, serta memperbaiki bug besar yang mencegah pengguna Microsoft 365 membuka Outlook di sistem Windows. Selain itu, sejumlah bug lain juga pernah dilaporkan, mulai dari lonjakan penggunaan CPU saat mengetik email hingga gangguan fungsi drag-and-drop setelah pembaruan Windows versi terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button