Gaming

Heart Electric: Shooter Tim Berwarna Baru dari Pengembang Star Wars Battlefront Siap Gelar Playtest Oktober Ini

Studio baru asal Stockholm, Swedia, Modoyo, resmi memperkenalkan proyek perdananya berjudul Heart Electric — sebuah game hero shooter bergaya tim yang cepat dan dinamis. Dengan mekanisme unik Flux maglev traversal yang memungkinkan pemain bergerak secara vertikal di medan perang, game ini siap menambah warna baru di genre penembak kompetitif.

Dari Otak di Balik Star Wars Battlefront II

Di balik pengembangan Heart Electric berdiri nama besar Niklas Fegraeus, yang sebelumnya menjabat sebagai Design Director untuk Star Wars Battlefront II dan Lead Designer di Battlefield V. Kini ia memimpin proyek ini sebagai Creative Director, membawa pengalaman pengembangan AAA ke ranah shooter multipemain yang lebih ringan, namun tetap kompetitif.

Meskipun belum memiliki tanggal rilis resmi, halaman Steam Heart Electric telah aktif dan Modoyo telah membuka pendaftaran untuk uji coba tertutup (playtest) yang dijadwalkan pada 24–26 Oktober 2025.

Pertempuran 16 Pemain dengan Taktik dan Sinergi

Heart Electric menampilkan pertarungan eliminasi 4 lawan 4 lawan 4 lawan 4, total 16 pemain per pertandingan. Fokus utama game ini adalah kerja sama tim, taktik, dan sinergi antarhero, dengan sistem mods, perks, dan senjata yang dapat disesuaikan untuk mendukung gaya bermain masing-masing pemain.

Empat hero pertama yang diumumkan menonjolkan desain dan kemampuan unik, menekankan keseimbangan antara mobilitas, dukungan, dan kemampuan ofensif. Setiap karakter tampak didesain untuk saling melengkapi — sebuah pendekatan yang mengingatkan pada kombinasi tim di game seperti Overwatch atau Paladins.

Gaya Visual dan Dunia yang Penuh Warna

Secara estetika, Heart Electric mengusung gaya visual kartun yang cerah dan ekspresif, memadukan elemen futuristik dengan nuansa energik khas arena shooter modern. Warna mencolok dan desain karakter yang tegas menghadirkan daya tarik visual yang ringan namun memikat, menonjol dari deretan shooter realistis yang mendominasi pasar saat ini.

Selain itu, mekanik Flux maglev traversal menjadi elemen pembeda utama — memungkinkan pemain melakukan pergerakan vertikal dengan cepat, berpindah antarplatform, dan memanfaatkan medan bertingkat untuk menyerang maupun menghindar.

Fokus pada Komunitas dan Akses Awal

Modoyo menegaskan bahwa umpan balik pemain akan menjadi inti dari pengembangan Heart Electric. Versi yang akan diuji pada Oktober ini masih dalam tahap awal, dan tim berkomitmen untuk menyesuaikan berbagai aspek gameplay berdasarkan masukan komunitas sebelum rilis penuh.

“Game ini akan berkembang secara signifikan menuju peluncuran, berkat masukan langsung dari para pemain,” tulis Modoyo dalam pernyataannya.

Spesifikasi Minimum Sementara

Meski spesifikasi ini masih dapat berubah hingga rilis resmi, persyaratan awal untuk mengikuti playtest adalah:

  • CPU: Intel Core i5 generasi ke-4 atau setara
  • RAM: 8 GB
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1080 atau AMD Radeon RX 6700 XT

Dengan spesifikasi tersebut, Heart Electric tampaknya ditujukan untuk gamer PC kelas menengah ke atas, terutama mereka yang terbiasa dengan visual cepat dan pergerakan responsif di arena kompetitif.

Langkah Awal Menuju Peluncuran

Dengan kombinasi gaya visual penuh warna, gameplay tim yang taktis, serta sentuhan pengembang veteran dari waralaba besar seperti Battlefield dan Star Wars Battlefront, Heart Electric berpotensi menjadi penantang baru di genre hero shooter. Playtest akhir Oktober ini akan menjadi momen penting untuk mengukur respons komunitas sebelum Modoyo melangkah ke tahap berikutnya.


Sumber: Modoyo, Steam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button