News
Fujitsu & NVIDIA Perluas Kolaborasi Strategis: Hadirkan Full-Stack AI Infrastructure untuk Industri

Fujitsu resmi mengumumkan perluasan kerja sama strategis dengan NVIDIA untuk menghadirkan full-stack AI infrastructure yang dirancang khusus untuk mengintegrasikan AI agents lintas sektor, mulai dari kesehatan, manufaktur, hingga robotik.
Inisiatif ini bertujuan mempercepat adopsi AI di industri dengan menyediakan platform AI yang self-evolving, mampu belajar dan beradaptasi secara berkelanjutan, sekaligus menjaga otonomi perusahaan dalam pemanfaatan AI.



Poin Utama Kolaborasi
- AI Agent Platform untuk Industri Spesifik
- Menggabungkan teknologi Fujitsu Kozuchi, AI workload orchestrator, dan NVIDIA Dynamo.
- Menghadirkan AI agents berbasis NVIDIA NeMo serta disediakan sebagai NIM microservices, memudahkan integrasi bagi perusahaan.
- Mendukung sektor penting seperti healthcare dan manufacturing dengan AI yang bisa dikustomisasi.
- Next-Gen Computing Infrastructure
- Mengintegrasikan FUJITSU-MONAKA CPU series dengan NVIDIA GPUs melalui NVLink-Fusion.
- Menciptakan platform AI dengan performa zetascale, siap untuk adopsi industri berskala besar.
- Dukungan ekosistem HPC-AI terpadu berbasis Arm + CUDA, memberikan one-stop solution bagi transformasi AI.
- Ecosystem & Customer Engagement
- Membentuk ekosistem mitra yang kuat untuk memperluas pemanfaatan AI.
- Mengembangkan use cases transformasional dalam industri, termasuk digital twins di manufaktur dan physical AI/robotik untuk otomatisasi.
- Mendorong implementasi sosial AI, menjadikan AI sebagai fondasi penting masyarakat digital Jepang pada tahun 2030.
Komentar Petinggi
- Takahito Tokita (CEO, Fujitsu):
“Kolaborasi strategis dengan NVIDIA akan mempercepat transformasi bisnis berbasis AI di sektor publik maupun swasta. Dimulai dari manufaktur, kami ingin menghadirkan infrastruktur AI penuh yang mendorong daya saing global Jepang.” - Jensen Huang (CEO, NVIDIA):
“Revolusi industri AI telah dimulai, dan Fujitsu adalah pionir superkomputasi Jepang. Bersama-sama, kami membangun infrastruktur AI yang kuat untuk Jepang dan dunia.”
Dampak Jangka Panjang
- Meningkatkan daya saing industri Jepang dalam menghadapi revolusi AI global.
- Mendorong otomatisasi dan inovasi lintas sektor untuk menjawab tantangan seperti kekurangan tenaga kerja.
- Menciptakan fondasi AI nasional sebagai bagian dari visi digital society Jepang menuju 2030.











📌 Sumber: Fujitsu








