Security

Kantor Jaksa Agung Pennsylvania Kena Serangan Ransomware, Layanan Lumpuh Selama Dua Minggu

Harrisburg, PA — Kantor Jaksa Agung (AG) Pennsylvania akhirnya mengonfirmasi bahwa serangan ransomware berada di balik gangguan sistem yang telah melumpuhkan layanannya selama lebih dari dua minggu.

Dalam pernyataan resmi pada hari Senin (2/9), Jaksa Agung David W. Sunday Jr. menjelaskan bahwa pihaknya tidak membayar tebusan yang diminta oleh pelaku.

“Gangguan ini disebabkan oleh pihak luar yang mengenkripsi file dengan tujuan memaksa kantor kami membayar untuk memulihkan sistem. Tidak ada pembayaran yang dilakukan,” tegas AG Sunday.

🔒 Layanan Publik Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Kantor AG pertama kali mengumumkan insiden pada 11 Agustus 2025, yang menyebabkan beberapa sistem penting tidak dapat diakses, termasuk:

  • Website publik
  • Sistem email internal
  • Jalur telepon kantor

Hingga saat ini, situs resmi Kantor Jaksa Agung masih offline, dan komunikasi internal dilakukan melalui saluran alternatif. Email dan telepon darurat mulai berfungsi kembali secara terbatas.

⚖️ Dampak terhadap Proses Hukum

Meski terjadi gangguan, pihak Kantor Jaksa Agung menyatakan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap proses hukum yang sedang berjalan, termasuk:

  • Penuntutan pidana
  • Investigasi aktif
  • Proses perdata

Namun, pengadilan di berbagai wilayah telah memberikan perpanjangan waktu untuk pengajuan dokumen atau sidang tertentu selama sistem AG belum kembali normal.

❓Apakah Ada Kebocoran Data?

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai apakah pelaku juga mencuri data sensitif selama serangan berlangsung. Namun, pihak AG menyebut bahwa jika hasil investigasi menunjukkan adanya kebocoran, maka pihak terdampak akan segera diberitahu.

Sementara itu, belum ada kelompok ransomware yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.

📜 Serangan Siber Ketiga di Pemerintah Pennsylvania

Ini bukan kali pertama entitas pemerintah di Pennsylvania menjadi target ransomware:

  • 2020: Pemerintah Delaware County membayar tebusan $500.000 setelah serangan DoppelPaymer.
  • 2017: Sistem komputer Senat Demokrat Pennsylvania lumpuh akibat serangan ransomware lainnya.

Dengan insiden terbaru ini, makin jelas bahwa entitas pemerintah tetap menjadi target empuk kelompok ransomware, terutama karena ketergantungan pada infrastruktur TI dan besarnya potensi data sensitif yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button