Security

Microsoft Rilis Windows 10 KB5120249, Bawa Extended Security Update Agustus 2026

Microsoft merilis cumulative update KB5120249 untuk Windows 10 versi 22H2 dan 21H2 sebagai bagian dari program Extended Security Updates (ESU).

Pembaruan ini membawa perbaikan terhadap kerentanan keamanan dan sejumlah bug, sekaligus menjadi bagian dari August 2026 Patch Tuesday. Karena berisi security updates, KB5120249 merupakan pembaruan wajib bagi perangkat Windows 10 yang tercakup dalam program ESU.

Setelah pembaruan terpasang, Windows 10 versi 22H2 akan diperbarui ke OS Build 19045.7663, sedangkan versi 21H2 akan menjadi OS Build 19044.7663.

Pengguna dapat memasang pembaruan melalui Start > Settings > Update & Security > Windows Update, kemudian memilih Check for updates.

Microsoft juga menyediakan paket KB5120249 untuk instalasi manual melalui Microsoft Update Catalog.

Perbaikan File History pada Network Share

Salah satu perbaikan utama dalam update Windows 10 Agustus 2026 berkaitan dengan fitur File History.

Sebelumnya, automatic backup File History ke network share yang menggunakan Server Message Block (SMB) dapat mengalami kegagalan.

Dalam kondisi tersebut, Windows dapat menampilkan pesan kesalahan “invalid credentials”, meskipun masalah sebenarnya bukan disebabkan oleh kredensial yang salah.

Akibatnya, scheduled backup tidak dapat menyalin file apa pun ke network share yang telah dikonfigurasi.

Microsoft memperbaiki masalah tersebut melalui KB5120249 sehingga proses automatic backup File History ke SMB network share dapat kembali berjalan dengan semestinya.

Perbaikan ini cukup penting bagi pengguna yang masih mengandalkan File History untuk melakukan backup otomatis ke perangkat penyimpanan atau server jaringan.

Rollout Secure Boot Certificate Diperluas

KB5120249 juga memperluas distribusi Secure Boot certificates pada perangkat Windows 10 yang memenuhi persyaratan.

Microsoft menambahkan lebih banyak high-confidence device targeting data sehingga semakin banyak perangkat yang memenuhi syarat dapat menerima Secure Boot certificates baru secara otomatis melalui Windows Update.

Secure Boot merupakan mekanisme keamanan yang membantu memastikan perangkat hanya menjalankan software boot yang dipercaya selama proses startup.

Microsoft mengatakan deployment Secure Boot certificate melalui Windows Update akan terus dilakukan dalam beberapa bulan mendatang pada PC yang masih didukung serta perangkat bisnis yang tidak dikelola secara terpusat.

Dengan perluasan targeting tersebut, semakin banyak perangkat yang memenuhi kriteria diharapkan dapat menerima pembaruan sertifikat tanpa memerlukan proses manual dari pengguna.

Tidak Ada Masalah Baru yang Diketahui

Microsoft menyatakan belum mengetahui adanya masalah baru pada update Windows 10 KB5120249 ketika pembaruan tersebut dirilis.

Meski demikian, administrator dan pengguna yang mengelola perangkat Windows 10 dalam jumlah besar tetap disarankan melakukan pengujian terlebih dahulu sebelum menerapkan pembaruan secara luas, terutama pada sistem yang menjalankan aplikasi atau konfigurasi khusus.

Untuk perangkat Windows 10 yang tercakup dalam Extended Security Updates, pemasangan KB5120249 penting dilakukan karena pembaruan tersebut membawa security fixes dari August 2026 Patch Tuesday sekaligus memperbaiki masalah File History dan memperluas deployment Secure Boot certificates.

Sumber: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button