AudioIn-Ear Headphones

Ugreen Luncurkan ClipBuds Pro 2 dengan LDAC dan Fitur AI untuk Terjemahan 130 Bahasa

Ugreen memperkenalkan ClipBuds Pro 2, open-ear earbuds dengan desain clip-on yang ditujukan untuk kebutuhan komunikasi, musik, meeting, hingga aktivitas sehari-hari. Perangkat ini mengandalkan sistem enam mikrofon, driver 11 mm, dukungan LDAC, serta sejumlah fitur berbasis artificial intelligence (AI).

ClipBuds Pro 2 menggunakan desain open-ear yang tidak menutup saluran telinga sehingga pengguna tetap dapat mendengar lingkungan sekitar. Setiap earbud memiliki bobot sekitar 6 gram dan dirancang untuk digunakan dalam waktu lama.

Ugreen juga membekalinya dengan fitur AI untuk translation, transcription, recording, hingga pembuatan meeting summary secara otomatis.

Enam Mikrofon untuk Panggilan Lebih Jernih

Salah satu fokus utama Ugreen ClipBuds Pro 2 adalah kualitas suara ketika melakukan panggilan.

Earbuds ini menggunakan sistem voice pickup dengan enam mikrofon yang terdiri dari empat microphone array dan dua sensor bone-conduction Voice Pickup Unit (VPU).

Sensor VPU mendeteksi getaran halus yang dihasilkan ketika pengguna berbicara. Informasi tersebut membantu perangkat membedakan suara pengguna dari suara lingkungan.

Sistem tersebut dikombinasikan dengan AI-enhanced noise reduction untuk mengurangi suara percakapan di kantor, lalu lintas, hingga angin.

Ugreen mengklaim sistem ini dapat mempertahankan kejernihan suara pengguna bahkan ketika berada di lingkungan ramai dengan tingkat kebisingan mencapai 75 dB.

Driver 11 mm dengan Dukungan LDAC

Untuk reproduksi audio, ClipBuds Pro 2 menggunakan custom driver berukuran 11 mm dengan konfigurasi dual-magnet dan material titanium-composite.

Earbuds ini telah mendapatkan sertifikasi Hi-Res Wireless dan mendukung codec LDAC untuk transmisi audio dengan bitrate lebih tinggi pada perangkat yang kompatibel.

Ugreen turut menyediakan Bass Mode untuk meningkatkan karakter frekuensi rendah, sedangkan spatial audio digunakan untuk menghasilkan soundstage yang terasa lebih luas dan berlapis.

Karena menggunakan desain open-ear, Ugreen menerapkan directional acoustics untuk mengarahkan suara menuju telinga pengguna. Teknologi tersebut juga dirancang untuk mengurangi sound leakage sehingga audio tidak terlalu mudah terdengar oleh orang di sekitar.

Karakter suara ClipBuds Pro 2 turut dikembangkan bersama Terri Lyne Carrington, drummer, composer, dan producer peraih empat Grammy Awards. Kolaborasi tersebut berfokus pada keseimbangan vokal, instrumen, dan ritme sambil mempertahankan karakter terbuka dari desain open-ear.

Bobot Hanya 6 Gram per Earbud

Ugreen menggunakan integrated C-bridge dengan memory-titanium core setebal 0,5 mm.

Material tersebut dapat menyesuaikan bentuk telinga sekaligus mendistribusikan tekanan secara lebih merata. Desain ini ditujukan untuk memberikan posisi yang tetap stabil tanpa memberikan tekanan berlebihan ketika digunakan dalam waktu lama.

Bobot masing-masing earbud hanya sekitar 6 gram.

Karena saluran telinga tidak tertutup, pengguna tetap dapat memperhatikan suara kendaraan, pengumuman, maupun percakapan di lingkungan sekitar ketika mendengarkan audio.

Bagian C-bridge menggunakan matte coating dengan permukaan yang dibuat lebih halus untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memberikan tampilan premium.

Terjemahan AI Mendukung Lebih dari 130 Bahasa

Selain hardware audio, Ugreen menjadikan AI sebagai salah satu fitur utama ClipBuds Pro 2.

Perangkat mendukung simultaneous translation dan face-to-face translation untuk lebih dari 130 bahasa. Fitur tersebut menggunakan speech recognition dan AI model, termasuk teknologi GPT dan Gemini.

ClipBuds Pro 2 juga menawarkan live recording dan transcription sehingga percakapan atau meeting dapat dikonversi menjadi teks.

AI kemudian dapat menghasilkan meeting summary untuk membantu pengguna mengidentifikasi poin pembahasan dan keputusan penting tanpa harus membuat catatan secara manual.

Kombinasi fitur tersebut membuat ClipBuds Pro 2 tidak hanya diposisikan sebagai perangkat untuk mendengarkan musik, tetapi juga sebagai perangkat komunikasi untuk pengguna yang sering melakukan meeting maupun berinteraksi dalam berbagai bahasa.

Baterai Bertahan hingga 46 Jam dengan Charging Case

Ugreen ClipBuds Pro 2 mendukung dual-device connectivity sehingga pengguna dapat menghubungkannya ke dua perangkat.

Fitur tersebut memungkinkan perpindahan antara meeting melalui laptop dan panggilan smartphone dengan lebih praktis tanpa harus melakukan pairing ulang secara terus-menerus.

Untuk daya tahan baterai, Ugreen mengklaim ClipBuds Pro 2 mampu digunakan hingga 10 jam dalam sekali pengisian daya.

Jika dikombinasikan dengan charging case, total waktu penggunaan dapat mencapai hingga 46 jam sebelum case perlu kembali diisi.

Ugreen ClipBuds Pro 2 dipasarkan dengan harga resmi 99,99 dolar AS dan telah tersedia melalui kanal penjualan resmi Ugreen serta retailer tertentu.

Dengan kombinasi open-ear design, enam mikrofon, LDAC, Hi-Res Wireless, dan fitur AI untuk translation serta meeting transcription, ClipBuds Pro 2 menyasar pengguna yang membutuhkan satu perangkat audio untuk komunikasi profesional sekaligus penggunaan sehari-hari.

Sumber: Ugreen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button