Computer Systems

GMKtec EVO-X5 Pro Resmi Meluncur dengan Ryzen AI Max+ PRO 495 dan Memori Unified 192 GB

GMKtec resmi meluncurkan EVO-X5 Pro, desktop AI berperforma tinggi yang dirancang untuk kebutuhan komputasi AI lokal dalam skala besar. Sistem ini mengandalkan AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 dan menawarkan memori unified LPDDR5X-8533 hingga 192 GB dalam sebuah platform desktop berukuran ringkas.

GMKtec awalnya merancang EVO-X5 Pro untuk menjalankan model AI lokal dengan kapasitas hingga 300 miliar parameter. Setelah melalui tuning dan optimasi engineering terbaru, perusahaan mengklaim sistem tersebut kini mampu menjalankan inferensi LLM hingga 320 miliar parameter secara offline, dengan catatan kemampuan tersebut bergantung pada model, software, quantization, dan konfigurasi sistem yang digunakan.

Menggunakan AMD Ryzen AI Max+ PRO 495

Jantung EVO-X5 Pro adalah AMD Ryzen AI Max+ PRO 495, prosesor dengan 16 core Zen 5 dan 32 thread serta boost clock hingga 5,20 GHz.

Untuk pemrosesan grafis, prosesor ini dipadukan dengan AMD Radeon 8065S yang memiliki 40 Compute Units serta dukungan hardware ray tracing.

Sistem juga memiliki AMD XDNA 2 NPU dengan performa AI hingga 55 TOPS. Kombinasi CPU, GPU terintegrasi, dan NPU tersebut memungkinkan berbagai jenis workload AI dijalankan pada satu platform.

Namun, aspek yang paling menarik dari EVO-X5 Pro bukan hanya kemampuan CPU atau NPU-nya, melainkan arsitektur memorinya yang sangat besar.

Memori Unified hingga 192 GB

GMKtec menyediakan EVO-X5 Pro dengan LPDDR5X-8533 unified memory hingga 192 GB.

Memori tersebut memiliki bandwidth hingga 273 GB/s, sementara hingga 160 GB dapat dialokasikan secara dinamis sebagai memori iGPU.

Arsitektur unified memory memungkinkan CPU dan GPU mengakses ruang memori yang sama. Untuk workload AI, pendekatan ini dapat memberikan keuntungan ketika model membutuhkan kapasitas memori yang jauh lebih besar daripada VRAM yang biasanya tersedia pada GPU desktop kelas konsumen.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan EVO-X5 Pro dapat diarahkan untuk menjalankan model bahasa berukuran sangat besar secara lokal.

Kini Diklaim Mampu Menjalankan LLM hingga 320 Miliar Parameter

GMKtec menyebut EVO-X5 Pro awalnya dikembangkan dengan target menjalankan LLM hingga 300B parameter.

Setelah melakukan optimasi sistem, perusahaan kini menyatakan bahwa EVO-X5 Pro dapat menjalankan model hingga 320B parameter secara sepenuhnya offline.

Kemampuan ini tidak berarti seluruh model 320B dapat dijalankan dengan konfigurasi apa pun. GMKtec menegaskan hasil tersebut bergantung pada kombinasi model, software, quantization, dan konfigurasi sistem.

Dengan kapasitas unified memory 192 GB, platform ini memiliki ruang memori yang jauh lebih besar dibandingkan banyak PC desktop konvensional.

Bagi pengembang AI, kemampuan menjalankan model secara lokal juga memiliki beberapa implikasi praktis. Data tidak harus dikirim ke layanan cloud untuk setiap proses inferensi, sehingga dapat membantu organisasi yang membutuhkan kontrol lebih besar terhadap data sensitif.

Workload seperti private LLM, local knowledge base, AI agent, serta eksperimen model berukuran besar menjadi target utama EVO-X5 Pro.

Ditujukan untuk Agentic PC

GMKtec memosisikan EVO-X5 Pro sebagai salah satu produk untuk era Agentic PC, yaitu komputer yang tidak hanya menjalankan aplikasi AI sebagai fitur tambahan, tetapi memiliki kemampuan komputasi lokal untuk menjalankan AI agent dan workload yang lebih kompleks.

Model AI yang berjalan secara lokal dapat digunakan sebagai bagian dari workflow yang membutuhkan pemrosesan berulang tanpa harus selalu berkomunikasi dengan server cloud.

Bagi pengembang, pendekatan tersebut juga memungkinkan eksperimen terhadap model dan AI agent dilakukan secara lokal dengan kontrol yang lebih besar terhadap lingkungan komputasi.

Fitur Enterprise dengan AMD DASH dan OOB Management

Selain performa AI, GMKtec membekali EVO-X5 Pro dengan sejumlah fitur yang ditujukan untuk deployment profesional.

Sistem mendukung AMD DASH, dilengkapi dTPM 2.0, serta out-of-band (OOB) remote management yang tidak bergantung pada sistem operasi.

Dengan OOB management, administrator IT dapat melakukan pemantauan, maintenance, dan pengelolaan sistem dari jarak jauh bahkan pada kondisi tertentu ketika sistem operasi tidak dapat diakses seperti biasa.

GMKtec juga menyatakan platform tersebut telah divalidasi untuk operasi 24/7, sehingga tidak hanya ditujukan sebagai desktop AI untuk penggunaan sesekali.

Fitur tersebut membuat EVO-X5 Pro lebih dekat dengan konsep workstation atau edge AI appliance dibandingkan mini PC konsumen biasa.

USB4 hingga 80 Gbps dan Dual 10GbE

Konektivitas menjadi aspek penting karena workload AI lokal sering kali membutuhkan perpindahan data dalam jumlah besar.

EVO-X5 Pro menyediakan:

  • 2× USB4 V2 hingga 80 Gbps
  • 2× USB4 hingga 40 Gbps
  • 2× 10GbE LAN
  • Dukungan koneksi eGPU
  • Dukungan multi-system clustering

Dua port 10GbE memungkinkan sistem digunakan dalam lingkungan jaringan berkecepatan tinggi, misalnya untuk mengakses storage terpusat atau menghubungkan beberapa sistem untuk kebutuhan komputasi terdistribusi.

Sementara itu, dukungan eGPU dan multi-system clustering memberikan opsi ekspansi ketika kemampuan komputasi satu unit tidak lagi mencukupi.

Storage hingga 24 TB dan Output 8K

Untuk penyimpanan internal, EVO-X5 Pro dapat dikonfigurasi dengan kapasitas hingga 24 TB.

Kapasitas besar tersebut relevan untuk pengguna yang menyimpan model AI, dataset, checkpoint, vector database, knowledge base, maupun aset profesional dalam jumlah besar.

Sistem juga mendukung output display hingga 8K, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan visualisasi dengan resolusi tinggi.

Sistem Pendingin untuk Beban Berkelanjutan

Workload AI dapat memberikan beban tinggi secara terus-menerus sehingga sistem pendingin menjadi faktor penting.

GMKtec menggunakan vapor chamber yang dipadukan dengan sistem pendingin tiga kipas untuk membantu mempertahankan performa ketika sistem menjalankan workload berat dalam waktu lama.

Casing menggunakan konstruksi all-metal CNC-machined, memberikan format desktop premium sekaligus menjadi bagian dari desain keseluruhan EVO-X5 Pro.

Kombinasi sistem pendingin dan validasi operasi 24/7 tersebut menunjukkan bahwa GMKtec menargetkan perangkat ini untuk penggunaan yang lebih serius daripada sekadar PC desktop berperforma tinggi.

Harga GMKtec EVO-X5 Pro

GMKtec EVO-X5 Pro resmi diluncurkan pada 28 September 2026 pukul 00:00 PDT.

Dua konfigurasi yang diumumkan adalah:

  • 192 GB RAM + 2 TB NVMe SSD: US$6.799
  • 192 GB RAM + 4 TB NVMe SSD: US$7.099

Dengan harga tersebut, EVO-X5 Pro ditempatkan sebagai platform komputasi AI lokal kelas premium.

Kombinasi Ryzen AI Max+ PRO 495, unified memory 192 GB, dukungan LLM hingga 320B parameter, dual 10GbE, USB4 berkecepatan tinggi, eGPU, clustering, dan remote management enterprise membuat perangkat ini ditujukan terutama untuk pengembang AI, perusahaan, institusi riset, dan profesional yang membutuhkan kemampuan inferensi lokal dalam skala besar.

Sumber: GMKtec

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button