AAEON Luncurkan MIX-PTLWV1 Mini-ITX dengan Intel Core Ultra Series 3 Panther Lake

AAEON meluncurkan MIX-PTLWV1, motherboard Mini-ITX pertamanya yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra Series 3, yang sebelumnya dikenal dengan nama kode Panther Lake.
Motherboard ini dirancang untuk kebutuhan komputasi edge dan aplikasi industri yang membutuhkan kombinasi performa CPU, GPU terintegrasi, serta akselerasi AI dalam perangkat berukuran ringkas. AAEON menyebut MIX-PTLWV1 ditujukan antara lain untuk machine vision, robotic automation, dan industrial inspection.
MIX-PTLWV1 tersedia dengan beberapa pilihan prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan TDP mulai dari 15 W hingga 25 W, sehingga dapat digunakan pada sistem edge yang mengutamakan efisiensi daya sekaligus kemampuan komputasi.
Mendukung hingga 128 GB DDR5
Salah satu peningkatan penting pada MIX-PTLWV1 adalah kapasitas memori yang lebih besar dibandingkan motherboard Mini-ITX berbasis platform Intel generasi sebelumnya.
Motherboard ini menyediakan dua slot C/SO-DIMM yang mendukung memori DDR5 hingga 6.400 MHz dengan kapasitas total mencapai 128 GB.
Memori tersebut bekerja dalam konfigurasi dual-channel dan memberikan kapasitas yang cukup besar untuk sistem edge AI yang perlu memproses dataset, video, maupun workload analitik secara lokal.
Kapasitas 128 GB juga menjadi peningkatan dibandingkan batas 96 GB yang ditawarkan sejumlah motherboard Mini-ITX berbasis platform Intel sebelumnya.

Mengandalkan Kombinasi CPU, Arc GPU, dan NPU
MIX-PTLWV1 memanfaatkan kemampuan akselerasi AI hybrid yang tersedia pada platform Panther Lake.
Sistem ini menggabungkan CPU, Intel Arc Graphics terintegrasi, dan Intel AI Boost NPU untuk menangani berbagai jenis workload.
Pendekatan tersebut memungkinkan pemrosesan AI tidak sepenuhnya bergantung pada CPU. Workload tertentu dapat dialihkan ke GPU atau NPU sesuai karakteristik komputasinya sehingga sumber daya sistem dapat digunakan secara lebih efisien.
Bagi aplikasi seperti machine vision dan industrial inspection, kemampuan tersebut dapat digunakan untuk melakukan analisis gambar maupun video secara langsung di perangkat edge.
Sementara pada robotic automation, kemampuan komputasi lokal dapat membantu sistem menjalankan proses pengambilan keputusan tanpa selalu bergantung pada koneksi ke cloud.
Dua Port 2.5GbE dan Opsi hingga 10GbE
Untuk konektivitas jaringan, MIX-PTLWV1 menyediakan dua port 2.5GbE LAN pada panel I/O belakang sebagai konfigurasi standar.
Port tersebut menggunakan Intel Ethernet Controller seri I226.
AAEON juga menyediakan opsi tambahan berupa dua port 10GbE menggunakan Intel Ethernet Controller E610-XAT2. Namun, konfigurasi tersebut bergantung pada SKU yang dipilih sehingga tidak semua varian MIX-PTLWV1 memiliki konektivitas 10GbE.
Kombinasi beberapa interface Ethernet tersebut membuat motherboard ini dapat digunakan pada sistem edge yang membutuhkan konektivitas jaringan berkecepatan tinggi, termasuk lingkungan industri dengan kebutuhan pertukaran data dalam jumlah besar.
Empat Display Mendukung 4K 60 Hz
MIX-PTLWV1 juga memiliki empat output display pada panel I/O.
Masing-masing output mendukung resolusi hingga 4K pada 60 Hz. Kemampuan tersebut memungkinkan motherboard digunakan pada sistem yang membutuhkan beberapa monitor sekaligus.
Dalam aplikasi industri, multi-display dapat digunakan untuk menampilkan dashboard monitoring, hasil machine vision, antarmuka operator, maupun informasi status perangkat secara bersamaan.
Motherboard ini juga menyediakan sejumlah port USB 3.2 Gen 1 dengan bandwidth hingga 5 Gbps untuk perangkat eksternal.
Dirancang untuk Perangkat Industri
Selain konektor standar PC, AAEON melengkapi MIX-PTLWV1 dengan berbagai interface yang lebih umum ditemukan pada perangkat industri.
Motherboard ini memiliki lima serial box header. Salah satunya mendukung RS-232/422/485, sedangkan empat lainnya digunakan untuk RS-232.
Tersedia pula 8-bit Programmable Digital I/O untuk kebutuhan integrasi dengan perangkat atau sistem kontrol industri.
Untuk display dan panel industri, tersedia konektor 40-pin LVDS yang dikombinasikan dengan eDP. Dua header 10-pin juga disediakan untuk interface USB 3.2 Gen 1 internal.
Kelengkapan konektor tersebut memungkinkan MIX-PTLWV1 digunakan sebagai basis sistem industri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada expansion card tambahan.
PCIe Gen 5 hingga Delapan Lane
Untuk ekspansi, MIX-PTLWV1 menyediakan sejumlah slot M.2 dengan fungsi berbeda.
Tersedia M.2 2230 E-Key untuk kebutuhan modul tertentu, M.2 2280 M-Key untuk NVMe storage, serta M.2 3042/3052 B-Key yang dilengkapi Nano SIM untuk konektivitas wireless atau cellular.
Selain slot M.2, motherboard ini memiliki open-edge slot dengan interface hingga PCIe Gen 5 x8.
Slot tersebut dapat memberikan bandwidth tinggi untuk perangkat ekspansi, termasuk akselerator atau perangkat PCIe lainnya. Namun, seperti konfigurasi 10GbE, dukungan PCIe Gen 5 x8 juga bergantung pada SKU yang digunakan.
Mendukung Windows 11 dan Ubuntu 24.04
Untuk sistem operasi, AAEON menyatakan MIX-PTLWV1 mendukung Windows 11 64-bit serta Ubuntu 24.04 dengan Kernel 6.8.
Dukungan terhadap sistem operasi tersebut memberikan fleksibilitas bagi integrator yang ingin membangun sistem berbasis Windows maupun Linux, termasuk perangkat edge AI dan sistem otomasi industri.
Dengan kombinasi prosesor Intel Core Ultra Series 3, Intel Arc Graphics, AI Boost NPU, kapasitas DDR5 hingga 128 GB, konektivitas Ethernet berkecepatan tinggi, serta ekspansi PCIe Gen 5, motherboard ini diposisikan sebagai platform Mini-ITX untuk berbagai kebutuhan komputasi edge generasi baru.
Sudah Masuk Produksi Massal
AAEON menyatakan MIX-PTLWV1 kini telah memasuki tahap produksi massal.
Motherboard tersebut sudah tersedia melalui AAEON eShop, dengan ketersediaan konfigurasi yang dapat berbeda berdasarkan SKU, khususnya untuk opsi 10GbE dan PCIe Gen 5 x8.
Dengan format Mini-ITX yang ringkas tetapi menawarkan kapasitas memori hingga 128 GB dan berbagai interface industri, MIX-PTLWV1 ditujukan bagi integrator yang membutuhkan platform komputasi edge dengan kemampuan AI tanpa harus menggunakan sistem berukuran besar.
Sumber: AAEON








