Security

Update September 2026 Microsoft Bikin Remote Desktop Services Bermasalah di Windows Server

Microsoft mengonfirmasi bahwa security update September 2026 menyebabkan masalah pada Remote Desktop Services (RDS) di sejumlah sistem Windows Server. Setelah pembaruan dipasang, koneksi Remote Desktop Protocol (RDP) dapat gagal, sesi pengguna bermasalah, bahkan server bisa mengalami hang.

Masalah ini tidak hanya terbatas pada Windows Server. Menurut Microsoft, bug tersebut juga dapat memengaruhi perangkat Windows 10 dan Windows 11.

Konfirmasi ini muncul setelah banyak administrator melaporkan gangguan RDS setelah memasang pembaruan Patch Tuesday September 2026. Dalam beberapa kasus, administrator bahkan harus melakukan hard reset terhadap server untuk mengembalikan fungsionalitas RDP.

RDS Bisa Berhenti Merespons Setelah Beberapa Menit

Microsoft menjelaskan bahwa pada lingkungan tertentu, RDS dapat menjadi tidak stabil sehingga koneksi RDP gagal setelah beberapa menit.

Gejala yang dilaporkan antara lain:

  • Koneksi RDP gagal atau terputus
  • Masalah ketika melakukan sign-in
  • Server berhenti merespons
  • Server macet pada pesan “Please wait for the Remote Desktop Configuration”
  • Sesi Remote Desktop yang sudah aktif tidak dapat disconnect atau log off dengan normal
  • Koneksi baru hang selama proses koneksi

Masalah juga tidak terbatas pada RDS. Beberapa komponen Windows lain dapat ikut menjadi tidak responsif, termasuk Microsoft Management Console (MMC), RDS Licensing Diagnoser, dan File Explorer.

Bahkan halaman Windows Update dapat berhenti merespons dan hanya menampilkan indikator loading secara terus-menerus.

Berlaku untuk Banyak Versi Windows

Cakupan masalah cukup luas karena Microsoft menyebut perangkat Windows Server 2012 dan yang lebih baru, serta Windows 10 dan Windows 11, sebagai platform yang terdampak.

Beberapa update yang terkait dengan masing-masing sistem antara lain:

SistemUpdate terkait
Windows Server 2025KB5122871
Windows Server 2022KB5122882
Windows Server 2019KB5122876
Windows Server 2016KB5123099
Windows Server 2012 R2KB5123066
Windows Server 2012KB5123065
Windows 11 26H1KB5124012
Windows 11 25H2/24H2KB5124008
Windows 11 23H2KB5122880
Windows 10 21H2/22H2KB5122878

Karena RDS banyak digunakan untuk akses server dan virtual desktop dalam lingkungan perusahaan, masalah ini dapat berdampak langsung terhadap aktivitas pengguna maupun administrator.

Microsoft Menyediakan Known Issue Rollback

Microsoft kini menyediakan mekanisme Known Issue Rollback (KIR) melalui Group Policy sebagai mitigasi untuk perangkat yang dikelola oleh administrator IT.

Kebijakan tersebut dapat ditemukan melalui:

Computer Configuration → Administrative Templates

Microsoft menyediakan paket Group Policy berbeda berdasarkan versi Windows yang digunakan, termasuk Windows Server 2012 hingga Windows Server 2025 serta Windows 10 dan Windows 11.

Pendekatan ini memungkinkan organisasi mengembalikan perubahan yang menyebabkan masalah tanpa harus mencopot seluruh cumulative update.

Administrator lingkungan enterprise sebaiknya menggunakan paket KIR yang sesuai dengan versi Windows dan update yang terpasang pada perangkat.

Restart VM Bisa Memulihkan RDS Sementara

Untuk administrator yang kehilangan akses ke virtual machine melalui RDP, Microsoft mengatakan bahwa stop dan start VM yang terdampak dapat membantu memulihkan konektivitas RDS untuk sementara.

Namun, solusi tersebut bukan perbaikan permanen. Jika masalah kembali muncul, administrator kemungkinan perlu menerapkan mitigasi KIR sambil menunggu pembaruan berikutnya.

Sebagian administrator juga melaporkan bahwa rollback terhadap update September 2026 dapat mengembalikan fungsi Remote Desktop.

Meski demikian, Microsoft mengingatkan bahwa mencopot pembaruan akan sekaligus menghapus security fixes yang disertakan dalam Patch Tuesday September 2026. Karena itu, rollback sebaiknya tidak dijadikan solusi jangka panjang tanpa mempertimbangkan risiko keamanan.

Microsoft Masih Menyiapkan Perbaikan Permanen

Microsoft mengatakan pihaknya masih berupaya menyiapkan permanent fix untuk masalah RDS ini.

Administrator sebaiknya memantau sistem yang menjalankan RDS secara lebih ketat setelah memasang update September 2026, terutama jika server digunakan sebagai Remote Desktop Session Host atau menyediakan akses virtual desktop bagi banyak pengguna.

Jika gangguan mulai muncul, penerapan Known Issue Rollback dapat menjadi pilihan mitigasi yang lebih aman dibanding langsung menghapus security update.

Pernah Terjadi Masalah Serupa

Gangguan RDS akibat Windows Update bukan pertama kalinya terjadi.

Pada 2025, Microsoft juga menangani masalah serupa yang menyebabkan Remote Desktop dan Remote Desktop Services gagal tersambung setelah pemasangan sejumlah Windows Update yang dirilis sejak Januari 2025.

Insiden terbaru menunjukkan bahwa perubahan pada komponen Windows yang berkaitan dengan Remote Desktop dapat memiliki dampak luas terhadap lingkungan enterprise.

Untuk saat ini, administrator yang bergantung pada RDS perlu menyeimbangkan dua kebutuhan: mempertahankan security patch September 2026 sekaligus memastikan konektivitas Remote Desktop tetap tersedia.

Sumber: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button