
Lexar tidak hanya memperkenalkan solusi portable storage di IFA 2026. Perusahaan juga memamerkan pengembangan AI Storage Core, teknologi penyimpanan generasi baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perangkat AI dengan kapasitas lokal besar dan tuntutan performa tinggi.
Dalam ajang tersebut, Lexar menampilkan konsep AI-grade Gen 5 SSD dan AI-grade Gen 5 Storage Stick dengan bandwidth hingga 11 GB/s. Keduanya ditujukan untuk perangkat AI berukuran ringkas yang membutuhkan penyimpanan model lokal berkapasitas besar, perpindahan model yang lebih cepat, akses data dengan latency rendah, serta performa berkelanjutan dalam kondisi keterbatasan daya dan thermal.

AI Storage Core Gabungkan Hardware dan Software
Teknologi AI Storage Core Lexar menggabungkan beberapa lapisan teknologi, mulai dari advanced packaging dan chip hardware hingga Lexar Luma Bridge serta optimalisasi pada tingkat sistem.
Fondasi teknologi tersebut berasal dari arsitektur hardware-software terintegrasi yang menggunakan SPU (Storage Processing Unit) Gen 5 yang dikembangkan Longsys, perusahaan induk Lexar.
SPU tersebut diproduksi menggunakan proses fabrikasi 5 nm dan menggunakan arsitektur DRAM-less. Menurut Lexar, desain ini dikembangkan untuk membantu meningkatkan stabilitas pasokan sekaligus mempertahankan kemampuan storage berperforma tinggi untuk workload AI.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan penyimpanan untuk AI mulai berkembang melampaui sekadar kapasitas besar. Perangkat AI juga membutuhkan kemampuan untuk menangani workload data yang kompleks secara konsisten, khususnya ketika model berukuran besar harus disimpan dan dipanggil secara lokal.

Lexar Luma Bridge Kurangi Kebutuhan DRAM
Salah satu komponen penting dalam AI Storage Core adalah Lexar Luma Bridge.
Teknologi tersebut menggunakan beberapa pendekatan untuk mengoptimalkan akses storage, termasuk intelligent workload scheduling, predictive prefetch, dan optimized cache management.
Lexar mengatakan teknologi tersebut dirancang untuk menangani karakteristik workload AI seperti Mixture-of-Experts (MoE) model, peningkatan KV Cache, serta persoalan latency pada I/O.
Optimalisasi tersebut diklaim dapat meningkatkan performa AI secara lokal sekaligus mengurangi kebutuhan kapasitas DRAM sekitar 40%.
Dengan mengurangi ketergantungan terhadap DRAM, pendekatan ini berpotensi membantu produsen perangkat AI membangun sistem yang lebih ringkas, terutama pada perangkat dengan batasan konsumsi daya, ruang, dan kemampuan pendinginan.
Memperluas Storage ke Commercial PC
Selain teknologi storage untuk AI, Lexar juga mulai memperluas bisnisnya ke pasar OEM, commercial PC, dan berbagai lingkungan aplikasi khusus.
Untuk system builder dan pelanggan bisnis, perusahaan memamerkan portofolio client SSD yang mencakup pilihan berbasis PCIe Gen 3 dan PCIe Gen 4.
Produk-produk tersebut tersedia dalam berbagai kombinasi performa, kapasitas, dan biaya sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perangkat dan deployment yang berbeda.
Ekspansi ini memungkinkan Lexar tidak hanya berfokus pada produk consumer retail, tetapi juga menyediakan solusi penyimpanan bagi mitra perangkat dan pelanggan komersial.
Storage Khusus untuk Kendaraan Listrik
Lexar juga melihat meningkatnya kebutuhan storage pada electric vehicle (EV).
Kendaraan listrik modern semakin banyak mengintegrasikan fitur seperti dashcam, perekaman video multi-channel, serta fitur pemantauan kendaraan yang bekerja secara terus-menerus. Kondisi tersebut membutuhkan media penyimpanan yang mampu menangani continuous loop recording dalam lingkungan kendaraan yang memiliki keterbatasan ruang dan kondisi temperatur yang berubah-ubah.
Untuk kebutuhan tersebut, Lexar memperkenalkan Dashcam USB Flash Drive Series yang dirancang khusus untuk penggunaan di kendaraan.
Flash drive tersebut menggunakan high-endurance firmware, memiliki kompatibilitas luas dengan EV, serta mengusung desain compact dan low-profile agar tidak memakan banyak ruang di dalam kendaraan.
Lexar juga menekankan kemampuan perangkat untuk beroperasi secara andal dalam kondisi temperatur yang menantang. Hal ini menjadi salah satu perbedaan dibandingkan USB flash drive konvensional yang tidak secara khusus dirancang untuk kebutuhan perekaman video terus-menerus.
Storage Semakin Spesifik Berdasarkan Kebutuhan
Kehadiran berbagai solusi tersebut menunjukkan bagaimana Lexar memperluas penggunaan teknologi memory dan storage ke berbagai lingkungan.
AI membutuhkan storage dengan bandwidth tinggi, latency rendah, dan kemampuan menangani workload model yang kompleks. Commercial PC membutuhkan kombinasi kapasitas, performa, dan biaya yang fleksibel. Sementara kendaraan listrik membutuhkan storage dengan endurance tinggi dan kemampuan bekerja secara konsisten dalam kondisi operasional yang lebih berat.
Melalui AI Storage Core, client SSD, dan Dashcam USB Flash Drive Series, Lexar berusaha mengembangkan portofolio yang tidak hanya ditujukan untuk pengguna PC dan perangkat consumer, tetapi juga untuk AI device, OEM, commercial PC, hingga kendaraan listrik.
Sumber: Lexar








