Artificial Intelligence (AI)

OpenAI Konfirmasi ChatGPT Mengalami Gangguan, Pengguna Laporkan Error

OpenAI mengonfirmasi bahwa ChatGPT mengalami gangguan layanan pada Senin, 31 Agustus 2026. Gangguan tersebut berdampak pada ChatGPT Work, dengan pengguna dari sejumlah paket langganan melaporkan kesulitan memulai maupun melanjutkan pekerjaan.

Gangguan mulai terdeteksi sekitar 11.04 ET dan menyebabkan peningkatan latency serta error pada layanan yang terdampak.

Pengguna yang terkena dampak dapat mengalami kegagalan ketika mencoba memulai task baru di ChatGPT Work. Task yang sebelumnya sedang berjalan juga berpotensi tidak dapat dilanjutkan.

ChatGPT Work Tidak Bisa Digunakan Sebagian Pengguna

OpenAI menyebut gangguan tersebut sebagai partial outage, sehingga tidak seluruh pengguna mengalami masalah yang sama.

Namun, pelanggan ChatGPT Plus tampaknya menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak karena mode Work untuk sebagian pengguna sedang tidak tersedia.

Dalam kondisi normal, ChatGPT Work memungkinkan pengguna menjalankan dan melanjutkan pekerjaan melalui lingkungan kerja yang disediakan layanan tersebut. Ketika gangguan terjadi, sebagian pengguna tidak dapat memulai task baru maupun melanjutkan task yang sudah berjalan.

Masalah yang muncul terutama berupa elevated latency dan peningkatan error pada layanan yang terdampak.

OpenAI Sudah Mengetahui Gangguan

OpenAI telah mengakui insiden tersebut melalui status layanan resminya dan menyatakan bahwa tim teknis sedang melakukan mitigasi.

Pada pembaruan awal sekitar pukul 11.04 ET, OpenAI melaporkan adanya peningkatan latency pada layanan yang terdampak.

Beberapa waktu kemudian, perusahaan mengidentifikasi adanya peningkatan error yang dialami pengguna di berbagai paket langganan. OpenAI juga menegaskan bahwa pengguna tertentu, terutama pelanggan Plus, terdampak karena Work mode tidak tersedia.

Hingga pembaruan sekitar 12.02 ET, gangguan masih berlangsung dan proses mitigasi masih dilakukan.

Pengguna Tidak Dapat Memulai atau Melanjutkan Task

Dampak utama yang dirasakan pengguna adalah ketidakmampuan untuk memulai pekerjaan baru atau melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan di ChatGPT Work.

Dengan meningkatnya error dan latency, permintaan yang biasanya dapat diproses secara normal berpotensi gagal atau membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan respons.

Karena gangguan bersifat parsial, pengguna lain mungkin masih dapat menggunakan ChatGPT seperti biasa. Kondisi ini juga berarti ketersediaan fitur dapat berbeda antara satu pengguna dan pengguna lainnya, tergantung layanan atau mode yang sedang digunakan.

OpenAI Masih Mencari Mitigasi

OpenAI menyatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi masalah dan terus bekerja untuk menerapkan mitigasi.

Belum ada indikasi bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh serangan siber. Berdasarkan informasi yang diberikan OpenAI, masalah yang terjadi merupakan service outage yang sedang ditangani oleh tim teknis.

Pengguna yang mengalami error tidak perlu melakukan perubahan konfigurasi pada akun atau perangkat. Gangguan berada pada sisi layanan dan perbaikan dilakukan oleh OpenAI.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa layanan AI berbasis cloud tetap dapat mengalami gangguan seperti layanan online lainnya. Bagi pengguna yang mengandalkan ChatGPT untuk pekerjaan penting, menyimpan salinan hasil kerja secara lokal tetap menjadi langkah yang berguna untuk menghindari kehilangan progres ketika layanan mengalami masalah.

Sumber: OpenAI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button