News

Samsung Dikabarkan Akan Pasok HBM4 untuk AMD MI450 Accelerator

8 Oktober 2025 — Menurut laporan dari TrendForce yang dikutip oleh SeDaily, Samsung Electronics akan menjadi pemasok utama HBM4 (High Bandwidth Memory generasi ke-4) untuk chip akselerator AMD MI450 yang akan datang. Langkah ini menandai kelanjutan kemitraan strategis antara Samsung dan AMD dalam pengembangan memori berperforma tinggi untuk pasar AI dan data center.

Rumor ini muncul hanya beberapa hari setelah AMD mengumumkan kerja sama multi-tahun dengan OpenAI, yang mencakup kemitraan hingga 6 gigawatt infrastruktur AI, serta opsi bagi OpenAI untuk mengakuisisi hingga 10% saham AMD.


⚙️ Kolaborasi Lanjutan antara AMD dan Samsung

Hubungan kerja antara Samsung dan AMD bukan hal baru — chip MI350X dan MI355X saat ini sudah menggunakan memori HBM3e 12-high dari Samsung dan Micron.
Dengan MI450 yang diperkirakan akan menggunakan HBM4, peningkatan bandwidth dan efisiensi energi diharapkan signifikan untuk mendukung workload AI berskala besar seperti pelatihan model LLM dan inferensi real-time.


🧠 Peran HBM4 dalam Ekosistem AI Baru

HBM4 diharapkan menawarkan bandwidth di atas 2 TB/s per stack, serta kapasitas hingga 24 GB per die, menjadikannya solusi ideal untuk akselerator AI generasi berikutnya.
Teknologi ini sangat penting dalam mendukung performa chip AMD Instinct MI450, yang kemungkinan akan bersaing langsung dengan NVIDIA Blackwell B200 dan solusi berbasis Grace Hopper terbaru.


☁️ Keterkaitan dengan Proyek OpenAI Stargate

Dalam laporan terpisah, Reuters mengungkapkan bahwa OpenAI telah menandatangani perjanjian awal dengan Samsung dan SK hynix untuk memasok memori bagi proyek super data center Stargate, yang dikabarkan membutuhkan hingga 900.000 wafer DRAM — hampir 40% dari total kapasitas produksi DRAM dunia.

Menurut Maeil Business Newspaper, Samsung tidak hanya akan menyediakan HBM, tetapi juga GDDR, SSD berkapasitas besar, dan LPDDR5X-PIM (Processing-In-Memory) untuk aplikasi AI di proyek tersebut.


🔗 AMD vs NVIDIA: Persaingan Terbuka di Dunia AI

Sementara NVIDIA memperkuat dominasi pasar dengan teknologi NVLink eksklusif, AMD berupaya menyaingi dengan UALink (Ultra Accelerator Link) — standar terbuka yang telah menarik dukungan dari raksasa industri seperti Apple, Google, Microsoft, Synopsys, Meta, dan bahkan Intel (meskipun kolaborasi Intel terbaru dengan NVIDIA bisa memengaruhi partisipasinya).

Dengan dukungan HBM4 dari Samsung, AMD MI450 diprediksi akan menjadi komponen penting dalam ekosistem AI komputasi terbuka, menawarkan alternatif kompetitif terhadap arsitektur tertutup NVIDIA.


🧩 Kesimpulan

Kemitraan AMD–Samsung ini menegaskan semakin pentingnya kolaborasi lintas industri untuk menghadapi kebutuhan komputasi AI yang melonjak tajam. Dengan HBM4 sebagai tulang punggung performa, serta dukungan kuat dari proyek OpenAI dan konsorsium UALink, AMD tampak siap mengambil peran utama dalam era baru akselerasi AI global.


Sumber: TrendForce, SeDaily, Maeil Business Newspaper, Reuters

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button