NetworkingRouters & Access Points

TP-Link Archer 8 Ultra Resmi Dibuka untuk Pre-Order, Hadir sebagai Router Wi-Fi 8 Pertama

TP-Link mulai membuka pre-order Archer 8 Ultra, router yang menjadi produk Wi-Fi 8 pertama perusahaan sekaligus menandai masuknya generasi baru konektivitas nirkabel untuk jaringan rumah.

Berbeda dari generasi sebelumnya yang banyak menitikberatkan pada peningkatan kecepatan maksimum, Wi-Fi 8 dirancang dengan fokus lebih besar pada konsistensi koneksi dalam kondisi jaringan nyata. TP-Link membekali Archer 8 Ultra dengan teknologi StabilityEngine yang dirancang untuk menjaga throughput tetap stabil ketika jaringan menghadapi interferensi, jarak yang lebih jauh, serta semakin banyak perangkat yang terhubung.

Wi-Fi 8 StabilityEngine Fokus pada Konsistensi Koneksi

Archer 8 Ultra menggunakan Wi-Fi 8 StabilityEngine sebagai bagian utama dari sistem jaringan nirkabelnya. Teknologi ini menggabungkan sejumlah fitur yang dirancang untuk mengurangi dampak interferensi dan menjaga performa jaringan tetap konsisten.

Pada saat peluncuran, StabilityEngine sudah mendukung UEQM, MCS baru, serta 2×LDPC. Menurut TP-Link, kombinasi teknologi tersebut dapat memberikan throughput hingga 33 persen lebih konsisten pada jarak menengah hingga jauh dalam kondisi jaringan yang ramai.

Dibandingkan Wi-Fi 7 pada kondisi interferensi, TP-Link juga mengklaim throughput dapat menjadi hingga 24 persen lebih konsisten.

Teknologi NPCA turut digunakan untuk menjaga responsivitas jaringan ketika jumlah perangkat yang terhubung terus bertambah.

Beberapa fitur Wi-Fi 8 lainnya akan tersedia secara bertahap melalui pembaruan OTA. DSO nantinya dirancang untuk meningkatkan kapasitas ketika banyak perangkat aktif, sementara ELR dan DRU ditujukan untuk memperkuat jangkauan di area terluar rumah.

Untuk skenario dengan lebih dari satu access point, Co-TDMA, Co-SR, dan Co-BF akan digunakan untuk membantu koordinasi antarperangkat jaringan.

Tri-Band Wi-Fi 8 hingga 19 Gbps

Archer 8 Ultra menggunakan chipset Wi-Fi 8 dari Broadcom yang dibangun berdasarkan standar IEEE 802.11bn.

Router ini menawarkan total throughput tri-band hingga 19 Gbps. TP-Link menempatkannya sebagai solusi yang tidak hanya mengejar kecepatan maksimum, tetapi juga latensi lebih rendah dan performa yang lebih stabil pada jarak yang sama dibandingkan Wi-Fi 7.

Untuk koneksi kabel, Archer 8 Ultra memiliki dua port 10 Gbps yang dapat berfungsi sebagai WAN maupun LAN secara otomatis. Port tersebut memungkinkan router menangani koneksi internet multi-gigabit generasi terbaru sekaligus perangkat jaringan dengan bandwidth tinggi.

Selain itu, tersedia empat port LAN 2,5 Gbps yang dapat digunakan untuk perangkat seperti PC gaming, workstation, konsol, NAS, maupun perangkat lain yang membutuhkan koneksi Ethernet berkecepatan tinggi.

18 Antena dan Jangkauan hingga 3.600 Kaki Persegi

TP-Link memasang 18 high-performance antenna di dalam chassis Archer 8 Ultra. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan cakupan hingga sekitar 3.600 kaki persegi atau sekitar 334 meter persegi.

Router ini diklaim mampu menangani hingga 200 perangkat yang terhubung secara bersamaan.

Salah satu fitur baru yang ditawarkan adalah Multi-Floor Mode. Fitur ini dapat menyesuaikan pola pancaran sinyal berdasarkan posisi perangkat.

Ketika perangkat tersebar di beberapa lantai, sistem dapat mengarahkan cakupan untuk menjangkau area vertikal. Sebaliknya, ketika perangkat berada pada satu lantai, pola sinyal dapat dibuat lebih melebar untuk memberikan cakupan horizontal.

TP-Link juga menggunakan Wi-Fi 8 RF chip dengan fitur Range Boost. Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan router menerima sinyal dari perangkat yang berada jauh dan memiliki daya transmisi rendah.

Kemampuan ini menjadi penting karena pada area terluar cakupan Wi-Fi, kemampuan perangkat client mengirimkan sinyal kembali ke router sering kali menjadi salah satu batasan utama koneksi.

AI Assistant Terintegrasi dalam Aplikasi Tether

Archer 8 Ultra turut membawa fitur berbasis AI melalui Aireal AI Assistant yang terintegrasi dalam aplikasi Tether.

Pengguna dapat berinteraksi dengan assistant menggunakan bahasa sehari-hari untuk menanyakan kondisi jaringan atau mendapatkan bantuan dalam mengelola konfigurasi Wi-Fi.

Di sisi lain, sejumlah fungsi bekerja secara otomatis di belakang layar. Wi-Fi Optimizer dapat menyesuaikan channel router untuk mencari kondisi yang lebih optimal, sementara Self-Healing dirancang untuk menangani sejumlah masalah jaringan umum secara otomatis.

Fitur QoS dapat memprioritaskan traffic tertentu sesuai kebutuhan, sedangkan ECO Mode dapat mengurangi konsumsi daya ketika jaringan memasuki periode penggunaan rendah.

Setup Menggunakan NFC

TP-Link juga mencoba menyederhanakan proses konfigurasi Archer 8 Ultra.

Melalui aplikasi Tether, pengguna dapat memasangkan smartphone dengan router menggunakan NFC. Setelah proses pairing dilakukan, aplikasi akan memandu pengguna menyelesaikan konfigurasi jaringan.

Fitur NFC juga dapat digunakan untuk membantu perangkat tamu terhubung ke jaringan tanpa harus mengetikkan password secara manual.

Aplikasi Tether sekaligus menyediakan fungsi pemantauan status jaringan, pengelolaan Parental Controls, serta berbagai pengaturan jaringan lainnya dalam satu antarmuka.

Fitur Keamanan Terintegrasi

Dari sisi keamanan, Archer 8 Ultra menyediakan hardware-level VPN yang dapat mengenkripsi traffic perangkat tertentu langsung melalui router. Fitur ini juga dapat digunakan bersama penyedia layanan VPN pihak ketiga.

TP-Link memisahkan perangkat tamu dan perangkat IoT melalui isolated network sehingga perangkat yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi tidak harus berada pada jaringan utama.

Pengguna juga dapat memilih layanan HomeShield untuk mendapatkan fitur tambahan seperti real-time protection, advanced parental controls, dan autentikasi WPA3.

Pendekatan ini memungkinkan perangkat IoT, komputer, smartphone, serta perangkat tamu ditempatkan dalam lingkungan jaringan yang lebih tersegmentasi.

Pre-Order Dibuka di Sejumlah Negara

TP-Link membuka pre-order Archer 8 Ultra mulai 30 September 2026 di sejumlah negara, termasuk Inggris, Jerman, Australia, dan Kanada.

Harga berbeda berdasarkan wilayah dan pengguna diarahkan untuk melihat situs TP-Link lokal masing-masing negara. Di Jerman, toko online Tapo mencantumkan harga Archer 8 Ultra sebesar €799,90.

TP-Link juga menyatakan bahwa peluncuran global Archer 8 Ultra akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Perusahaan juga menyiapkan Deco 8 Ultra sebagai produk Wi-Fi 8 berikutnya untuk ekosistem mesh networking.

Dengan throughput tri-band hingga 19 Gbps, dua port 10 GbE, empat port 2,5 GbE, 18 antena, dukungan hingga 200 perangkat, serta berbagai teknologi Wi-Fi 8 untuk meningkatkan konsistensi koneksi, Archer 8 Ultra menjadi salah satu perangkat awal yang membawa standar IEEE 802.11bn ke pasar konsumen.

Sumber: TP-Link Archer 8 Ultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button