Polisi Belanda Konfirmasi Penangkapan Terkait Investigasi ShinyHunters

Polisi Belanda mengonfirmasi bahwa seorang pria berusia 24 tahun dari Amsterdam yang ditangkap pada September 2026 merupakan bagian dari penyelidikan terhadap kelompok peretasan ShinyHunters.
Konfirmasi tersebut disampaikan oleh unit Politie Landelijke Opsporing en Interventies pada Senin, setelah sebelumnya muncul laporan mengenai penangkapan seorang hacker Belanda yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok tersebut.
Tersangka dijadwalkan menjalani persidangan awal di Pengadilan Distrik Rotterdam pada 29 September 2026, ketika kepolisian juga berencana memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus tersebut.
Tersangka Diduga Merupakan Hacker yang Pernah Dipenjara
Menurut laporan KrebsOnSecurity dan DataBreaches, tersangka tersebut adalah Pepijn van der Stap, seorang hacker Belanda yang sebelumnya dikenal menggunakan alias “Umbreon”.
Van der Stap bukan nama baru dalam kasus kejahatan siber.
Ia sebelumnya ditangkap pada Januari 2023 dan didakwa melakukan peretasan serta pemerasan terhadap lebih dari selusin perusahaan di Belanda dan negara lain.
Dalam kasus tersebut, Van der Stap kemudian mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara, dengan satu tahun di antaranya ditangguhkan.
Setelah menjalani hukuman, ia juga berada dalam masa probation selama tiga tahun dengan sejumlah persyaratan tambahan.
Ditangkap Kembali pada 15 September
Menurut DataBreaches, Van der Stap kembali ditangkap pada 15 September 2026.
Unit polisi taktis Belanda melakukan penggeledahan di rumah di Amsterdam yang ditempati Van der Stap bersama ibunya. Dalam penggeledahan tersebut, aparat menyita sejumlah perangkat elektronik.
KrebsOnSecurity melaporkan bahwa sumber yang mengetahui penyelidikan mengonfirmasi adanya pemeriksaan terhadap kemungkinan hubungan antara Van der Stap dan ShinyHunters.
Namun, hubungan tersebut hingga kini belum dinyatakan sebagai fakta oleh kepolisian Belanda.
Penangkapan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan informasi lebih lengkap dijadwalkan disampaikan dalam persidangan pada 29 September.
Alias Umbreon Menjadi Salah Satu Petunjuk
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyelidikan adalah penggunaan alias “Umbreon”.
Umbreon merupakan karakter Pokémon yang sebelumnya digunakan Van der Stap di berbagai aktivitas online.
Nama dan karakter yang sama juga muncul dalam aktivitas ShinyHunters baru-baru ini, termasuk penggunaan karakter Pokémon tersebut dalam klaim terkait serangan terhadap FBI serta aksi defacement terhadap situs kebocoran data milik kelompok ransomware Clop.
Van der Stap diketahui telah menggunakan alias Umbreon dan gambar karakter tersebut di BreachForums setidaknya sejak 2021.
Namun, penggunaan karakter Umbreon tidak secara otomatis membuktikan keterkaitan Van der Stap dengan ShinyHunters.
Salah satu alasan pentingnya adalah karakter Umbreon juga telah digunakan dalam aktivitas online lain sebelum Van der Stap membuat akun dengan nama tersebut. Karakter yang sama, misalnya, muncul dalam defacement terhadap situs HackForums pada 2020, satu tahun sebelum akun Umbreon milik Van der Stap dibuat.
Karena itu, keterkaitan berdasarkan alias tersebut masih perlu dibuktikan melalui bukti lain.
Polisi Juga Menyelidiki Peretasan Odido
Investigasi ini juga bersinggungan dengan penyelidikan polisi Belanda terhadap serangan terhadap Odido, perusahaan telekomunikasi di Belanda.
Sebelumnya, kepolisian merilis rekaman suara seorang pria berbahasa Belanda yang diduga terlibat dalam serangan terhadap Odido.
Menurut polisi, pria tersebut menelepon seorang karyawan help desk Odido dan mengaku sebagai anggota departemen IT perusahaan.
Pelaku kemudian berhasil membujuk karyawan untuk memasukkan kredensial dan kode verifikasi ke sebuah halaman login palsu.
Informasi tersebut kemudian digunakan untuk mendapatkan akses ke sistem internal.
Metode ini merupakan bentuk social engineering yang mengeksploitasi kepercayaan karyawan, bukan semata-mata kelemahan teknis pada perangkat lunak.
Rekaman Suara Tidak Diyakini Cocok dengan Van der Stap
Menariknya, laporan mengenai penangkapan Van der Stap juga menyertakan informasi yang mempertanyakan kemungkinan keterlibatannya dalam insiden Odido.
DataBreaches, yang mengaku telah berbicara dengan Van der Stap beberapa kali, mengatakan suara dalam rekaman yang dirilis polisi tidak terdengar seperti suara Van der Stap.
Seorang teman dekat Van der Stap juga dilaporkan memiliki kesimpulan serupa.
Hal tersebut belum membuktikan bahwa Van der Stap tidak terlibat dalam kasus Odido, tetapi menunjukkan bahwa identifikasi berdasarkan rekaman suara belum memberikan keterkaitan yang jelas.
ShinyHunters Membantah Memiliki Hubungan
Ketika dimintai komentar mengenai penangkapan tersebut, seorang perwakilan ShinyHunters membantah adanya hubungan dengan Van der Stap.
Perwakilan kelompok tersebut mengatakan kepada BleepingComputer bahwa individu tersebut tidak memiliki hubungan dengan mereka.
Pernyataan tersebut merupakan klaim dari pihak ShinyHunters dan belum dapat digunakan untuk memastikan keterkaitan atau ketidakterkaitan tersangka dengan kelompok tersebut.
Polisi Belanda sendiri baru mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari investigasi terhadap kelompok ShinyHunters, tanpa mengungkap secara terbuka sejauh mana keterlibatan tersangka dalam aktivitas kelompok tersebut.
Investigasi ShinyHunters Terus Berkembang
ShinyHunters menjadi salah satu kelompok yang banyak disorot setelah terlibat dalam berbagai aktivitas pencurian data dan pemerasan terhadap organisasi besar.
Dalam beberapa aktivitas terbaru, kelompok tersebut juga mengklaim melakukan serangan terhadap FBI dan melakukan aksi terhadap situs kebocoran data Clop.
Namun, sejumlah klaim yang dibuat oleh kelompok tersebut masih harus dibedakan dari fakta yang telah dikonfirmasi secara independen.
Penangkapan di Amsterdam menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan karena polisi Belanda kini secara resmi menghubungkan kasus tersebut dengan investigasi ShinyHunters.
Dengan sidang awal Van der Stap yang dijadwalkan pada 29 September 2026, informasi mengenai dugaan aktivitasnya, bukti yang ditemukan dalam penggeledahan, serta kemungkinan hubungannya dengan ShinyHunters diperkirakan akan menjadi bagian dari perkembangan berikutnya.
Sumber: Polisi Belanda (Politie Landelijke Opsporing en Interventies)








