Modder Kembangkan Tiwaz, Keyboard Split dengan Joystick Terintegrasi untuk Gaming

Sebuah proyek open-source bernama Tiwaz menawarkan konsep keyboard split yang tidak hanya mengutamakan ergonomi, tetapi juga dirancang khusus untuk kebutuhan gaming. Keyboard hasil pengembangan Timo Strube ini memiliki dua joystick terintegrasi, 76 tombol mekanikal, serta kemampuan menggunakan masing-masing sisi secara mandiri sebagai controller satu tangan atau macro pad.
Berbeda dari kebanyakan keyboard split ergonomis yang lebih berfokus pada kenyamanan mengetik, Tiwaz mencoba menggabungkan karakteristik keyboard mekanikal custom dengan fungsi gaming dalam satu perangkat.
Setiap Sisi Bisa Digunakan Secara Mandiri
Salah satu fitur utama Tiwaz adalah desain modularnya. Kedua bagian keyboard dapat digunakan secara terpisah.
Masing-masing sisi dapat berfungsi sebagai one-handed controller maupun macro pad, sehingga pengguna dapat menggunakannya baik dengan tangan kiri maupun kanan.
Konsep ini membuat Tiwaz tidak hanya ditujukan untuk pengguna yang ingin mengetik dengan keyboard split, tetapi juga gamer yang membutuhkan konfigurasi input berbeda untuk game tertentu.

Dua Joystick Terintegrasi
Tiwaz memiliki dua thumb joystick, masing-masing ditempatkan di sisi bagian dalam keyboard.
Joystick tersebut dapat dikonfigurasi untuk menghasilkan beberapa jenis input, termasuk:
- Arah empat arah atau cardinal directions
- Input analog seperti gamepad
- Pergerakan mouse
Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas yang cukup besar untuk penggunaan gaming. Misalnya, joystick dapat digunakan sebagai input analog seperti controller, sementara tombol mekanikal di sekitarnya tetap digunakan untuk aksi lainnya.
Konfigurasi joystick juga dapat disesuaikan melalui firmware keyboard.

Layout Ortholinear Split
Tiwaz menggunakan split ortholinear layout, sehingga tombol-tombolnya tersusun dalam baris dan kolom yang lurus.
Konsep ini berbeda dari layout keyboard konvensional yang menggunakan susunan tombol bertingkat berdasarkan baris. Tiwaz juga tidak menggunakan pendekatan columnar stagger yang umum ditemukan pada keyboard ergonomis split lainnya.
Secara keseluruhan terdapat 76 tombol, dengan masing-masing sisi memiliki 38 tombol.
Jumlah tersebut relatif besar untuk keyboard split ergonomis yang biasanya memiliki sekitar 50 hingga 60 tombol secara keseluruhan.

Menggunakan Switch MX Hot-Swap
Untuk memberikan fleksibilitas dalam modifikasi, Tiwaz menggunakan hot-swap socket yang kompatibel dengan switch mekanikal bergaya MX.
Pengguna dapat mengganti switch tanpa harus melakukan solder ulang setiap kali ingin mencoba karakter switch berbeda.
Pendekatan tersebut juga sesuai dengan konsep Tiwaz sebagai proyek open-source dan DIY, karena pengguna dapat menentukan sendiri konfigurasi switch yang ingin digunakan.
Gasket Mount dan Internal Damping
Tiwaz juga memiliki desain gasket-mounted plate.
Sistem tersebut memberikan struktur pemasangan plate yang berbeda dari banyak keyboard split ergonomis yang cenderung mengutamakan chassis tipis dan mengurangi komponen tambahan demi menjaga ukuran tetap ringkas.
Selain gasket mount, Tiwaz menggunakan material damping di antara plate, PCB, dan enclosure.
Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan karakteristik pengetikan yang lebih terkontrol sekaligus mengurangi resonansi dari komponen keyboard.
RGB Per-Key dan Firmware QMK
Keyboard ini menggunakan per-key RGB lighting dengan LED WS2812 untuk setiap switch dan auxiliary button.
Untuk firmware, Tiwaz menggunakan QMK, firmware open-source yang banyak digunakan pada keyboard mekanikal custom. Keyboard ini juga kompatibel dengan Vial, sebuah tool konfigurasi berbasis browser yang memungkinkan pengguna mengatur berbagai fungsi keyboard tanpa harus mengedit firmware secara manual.
Dukungan QMK dan Vial memungkinkan konfigurasi tombol, layer, serta fungsi khusus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Dirancang sebagai Proyek Open-Source
Tiwaz saat ini tersedia sebagai proyek open-source. File proyek dapat ditemukan di GitHub sehingga pengguna DIY dapat membuat perangkat tersebut sendiri.
Untuk membangunnya, pengguna membutuhkan beberapa komponen dasar seperti 3D printer, PCB yang dipesan dari layanan manufaktur seperti PCBWay, serta soldering iron.
Pendekatan ini memungkinkan komunitas keyboard mekanikal untuk melakukan modifikasi maupun pengembangan lebih lanjut terhadap desain Tiwaz.
Pengembang juga berencana menghadirkan Tiwaz sebagai complete kit melalui Crowd Supply di masa mendatang, sehingga pengguna tidak perlu membuat seluruh komponen dari awal.
Spesifikasi Tiwaz
Berikut spesifikasi utama yang disebutkan untuk proyek Tiwaz:
- Split ergonomic keyboard
- Masing-masing sisi dapat digunakan sebagai one-handed controller atau macro pad
- Gasket-mounted plate
- Internal damping antara plate, PCB, dan enclosure
- Hot-swappable switch kompatibel MX
- Per-key RGB lighting
- QMK firmware dengan dukungan Vial
- STM32F401 microcontroller
- WS2812 RGB LED untuk setiap switch dan auxiliary button
- Ideal-diode protection untuk mencegah masalah akibat koneksi dua USB secara tidak sengaja
- Self-resetting power fuse
- ESD protection pada jalur USB data
- USB Type-C
Keyboard Split dengan Fokus Gaming
Tiwaz menawarkan pendekatan yang cukup berbeda dibandingkan keyboard split ergonomis pada umumnya. Selain mempertahankan fleksibilitas keyboard mekanikal custom, perangkat ini secara khusus memasukkan dua joystick analog ke dalam desainnya.
Kemampuan menjalankan setiap sisi secara mandiri juga memberikan fleksibilitas untuk penggunaan satu tangan, macro pad, maupun controller gaming.
Karena masih merupakan proyek open-source yang sedang dikembangkan, informasi mengenai harga dan jadwal ketersediaan complete kit belum disebutkan. Pengembang saat ini menargetkan distribusi kit melalui Crowd Supply.
Sumber: Tiwaz








