Honor Tiangong AXB35 Hadir sebagai AI Workstation 2 Liter dengan Pilihan AMD, Intel, dan NVIDIA

Honor memperkenalkan Tiangong AXB35, sebuah platform AI workstation berukuran sangat ringkas yang ditujukan untuk kebutuhan enterprise. Dengan dimensi hanya 70 x 192 x 203 mm dan volume sekitar 2 liter, workstation ini menawarkan pilihan hardware dari Intel, AMD, maupun NVIDIA dalam chassis Small Form Factor (SFF).
Honor menargetkan Tiangong AXB35 untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pekerjaan kantor dan local knowledge base, AI inference, hingga aplikasi agentic AI. Di luar workload AI, perangkat ini juga dapat digunakan untuk 3D modeling, pekerjaan kreatif, software development, serta gaming.
Tiga Varian: Standard, Pro, dan Ultra
Honor menyediakan Tiangong AXB35 dalam tiga varian, yaitu Standard, Pro, dan Ultra. Masing-masing menggunakan platform hardware yang berbeda.
| Varian | Platform | CPU/GPU | Memori Maksimal |
|---|---|---|---|
| Standard | Intel | Core Ultra X7 358H + Arc B390 | 96 GB |
| Pro | AMD | Ryzen AI Max+ 395 + Radeon 8060S | 128 GB |
| Ultra | NVIDIA | RTX Spark platform | Belum dirinci |
Tiangong AXB35 Standard
Varian Standard menggunakan Intel Core Ultra X7 358H yang dilengkapi integrated GPU Intel Arc B390.
Prosesor tersebut memiliki total 16 core dengan konfigurasi 4 P-Core, 12 E-Core, dan 4 LP E-Core. Honor menyebut sistem ini mendukung kapasitas memori hingga 96 GB.
Konfigurasi tersebut membuat varian Intel tidak hanya ditujukan untuk aplikasi kantor, tetapi juga workload yang membutuhkan kemampuan CPU dan GPU terintegrasi.


Tiangong AXB35 Pro
Varian Pro menggunakan AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan konfigurasi 16-core dan integrated GPU Radeon 8060S.
Sistem ini mendukung hingga 128 GB LPDDR5X yang terhubung melalui memory bus dengan bandwidth mencapai 256 GB/s.
Kapasitas memori besar dengan bandwidth tinggi tersebut menjadi salah satu aspek penting untuk workload AI dan aplikasi kreatif yang membutuhkan akses data dalam jumlah besar.
Tiangong AXB35 Ultra
Varian tertinggi menggunakan platform NVIDIA RTX Spark berbasis arsitektur Arm.
RTX Spark sendiri dirancang NVIDIA sebagai platform komputasi untuk PC Windows yang memiliki kemampuan komputasi tinggi dan mendukung workload AI serta aplikasi agentic.
Honor belum memberikan seluruh detail spesifikasi hardware untuk varian Ultra, termasuk konfigurasi CPU, GPU, dan kapasitas memori secara lengkap.
Penyimpanan hingga 2 TB
Kapasitas storage juga berbeda berdasarkan varian.
Model berbasis Intel dari Honor hanya menawarkan 512 GB SSD, sedangkan versi AMD meningkatkan kapasitas tersebut hingga 1 TB. Varian NVIDIA mendapatkan kapasitas storage hingga 2 TB.
Honor juga menyediakan beberapa slot M.2 yang memungkinkan ekspansi storage.
Konfigurasi internal mencakup:
- 2x M.2 2280 PCIe x4
- 1x M.2 2242/2280 PCIe x4
Dengan total tiga slot M.2, platform ini memiliki fleksibilitas untuk kebutuhan storage tambahan, meskipun kapasitas yang didukung pada konfigurasi final dapat berbeda berdasarkan model.
Menggunakan PSU Eksternal 240 W
Tiangong AXB35 menggunakan power supply eksternal 240 W. Honor juga menyebut prosesor pada sistem dapat mencapai konsumsi hingga 132 W dalam Performance mode.
Penggunaan adaptor daya eksternal membantu Honor mempertahankan ukuran chassis yang sangat kecil tanpa harus menyediakan ruang internal untuk power supply berukuran besar.
Dengan volume sekitar 2 liter, pendekatan tersebut memungkinkan workstation tetap ringkas meskipun menggunakan hardware dengan kemampuan komputasi yang cukup tinggi.
Konektivitas Lengkap
Meski memiliki ukuran kecil, Honor menyediakan berbagai pilihan konektivitas pada Tiangong AXB35.
Port dan konektivitas yang tercantum meliputi:
- 2x M.2 2280 PCIe x4
- 1x M.2 2242/2280 PCIe x4
- 2x 10 GbE RJ45
- Wi-Fi 7
- Bluetooth
- 2x USB4
- 4x USB Type-A
- 1x DisplayPort 1.4
- 1x HDMI 2.1
- 2x 3,5 mm audio combo jack
Dua port 10 GbE menjadi salah satu fitur yang menarik untuk workstation enterprise, terutama untuk transfer data berkecepatan tinggi ke server, storage network, atau perangkat lain.
Honor juga mencantumkan kompatibilitas Bluetooth 5.0 atau lebih baru, meskipun versi Bluetooth spesifik yang digunakan belum disebutkan.
Ditujukan untuk AI dan Workstation
Honor menempatkan Tiangong AXB35 sebagai platform yang dapat menjalankan berbagai workload AI secara lokal.
Penggunaan yang disebut mencakup AI inference, local knowledge base, dan agentic applications. Sistem ini juga dapat digunakan untuk pekerjaan yang lebih tradisional seperti 3D modeling, creative workloads, software development, dan gaming.
Pilihan hardware dari tiga vendor memungkinkan Honor menawarkan platform yang berbeda berdasarkan kebutuhan pengguna. Intel menyediakan kombinasi Core Ultra dan Arc Graphics, AMD menawarkan Ryzen AI Max+ 395 dengan Radeon 8060S, sedangkan varian Ultra menggunakan platform RTX Spark dari NVIDIA.
Mendukung Windows 11 dan Ubuntu
Honor mencantumkan Windows 11 dan Ubuntu sebagai pilihan sistem operasi untuk Tiangong AXB35.
Dukungan Ubuntu dapat menjadi aspek penting untuk developer dan pengguna enterprise yang menjalankan workload AI, software development, maupun aplikasi Linux lainnya.
Sementara itu, Windows 11 memungkinkan workstation digunakan untuk aplikasi desktop, produktivitas, creative workloads, serta gaming.
Harga dan Ketersediaan Global Belum Diketahui
Honor belum mengumumkan harga resmi Tiangong AXB35 maupun kepastian ketersediaannya untuk konsumen.
Ketersediaan di pasar internasional juga masih belum dikonfirmasi. Untuk saat ini, perangkat tersebut lebih diposisikan sebagai platform workstation berukuran kecil untuk kebutuhan enterprise.
Dengan volume sekitar 2 liter, pilihan prosesor Intel atau AMD, serta varian berbasis NVIDIA RTX Spark, Tiangong AXB35 menjadi salah satu pendekatan menarik untuk menghadirkan kemampuan AI workstation dalam ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan workstation desktop konvensional.
Sumber: Honor








