Mchose A7 V3 Series Hadir dengan Sensor PAW 3955 dan Bobot 59 Gram

Mchose resmi meluncurkan A7 V3 Series, jajaran gaming mouse wireless terbaru yang mengusung desain ergonomis ringan dan bentuk yang terinspirasi dari Logitech G Pro X. Seri ini ditujukan untuk gamer yang membutuhkan perangkat dengan bobot rendah, polling rate tinggi, serta konektivitas wireless dan kabel.
Mchose menghadirkan tiga varian, yaitu A7 V3 Pro, A7 V3 Pro+, dan A7 V3 Pro Ultra+. Harga normalnya masing-masing adalah US$59, US$69, dan US$79, dengan seluruh model mendapatkan diskon peluncuran sebesar 10%.
Tiga Varian dengan Perbedaan Sensor dan Fitur
Ketiga mouse menggunakan konstruksi dasar yang sama. Mchose menggunakan bodi berbahan ABS, lapisan Super Glide 2.0, serta bobot sekitar 59 gram.
Dimensinya mencapai 39,8 Ă— 63,2 Ă— 128,8 mm, sehingga A7 V3 Series masuk dalam kategori gaming mouse berukuran relatif ringan yang dirancang untuk penggunaan cepat dalam permainan kompetitif.
Perbedaan utama terdapat pada sensor dan kelengkapan masing-masing varian.
A7 V3 Pro dan A7 V3 Pro+ menggunakan sensor PixArt PAW 3950 TI, sedangkan varian tertinggi A7 V3 Pro Ultra+ sudah menggunakan sensor PixArt PAW 3955 TI.
PAW 3955 TI merupakan sensor generasi lebih baru dengan kemampuan DPI yang lebih tinggi serta peningkatan pada spesifikasi sensitivitas dan akselerasi dibandingkan sensor sebelumnya.
Sementara itu, perbedaan antara A7 V3 Pro dan A7 V3 Pro+ terletak pada kelengkapan aksesori. Model Pro+ mendapatkan magnetic wireless charging dock, selain tetap dibekali nano receiver dengan polling rate hingga 8 kHz.


Polling Rate hingga 8 kHz
Salah satu fitur utama A7 V3 Series adalah dukungan polling rate hingga 8.000 Hz. Dengan polling rate tersebut, mouse dapat mengirimkan data posisi dan input ke komputer dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan mouse gaming konvensional 1.000 Hz.
Polling rate 8 kHz tersedia melalui koneksi USB Type-C maupun jaringan wireless 2,4 GHz menggunakan receiver yang kompatibel. Sementara itu, koneksi Bluetooth disediakan sebagai opsi tambahan ketika performa polling rate tinggi tidak menjadi prioritas.
Konfigurasi tersebut membuat A7 V3 Series dapat digunakan dalam beberapa skenario, mulai dari gaming kompetitif hingga penggunaan sehari-hari.

Omron Switch hingga 100 Juta Klik
Untuk mekanisme tombol utama, ketiga varian menggunakan Omron Mechanical Switch yang memiliki rating hingga 100 juta klik.
Mchose juga memasangkan TTC Gold scroll wheel encoder untuk roda gulir. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan daya tahan tinggi sekaligus mempertahankan karakteristik input yang dibutuhkan pada gaming mouse.
Seluruh model juga mendukung M Hub, platform konfigurasi milik Mchose yang dapat digunakan melalui browser maupun aplikasi yang dapat diunduh.
Melalui M Hub, pengguna dapat melakukan berbagai penyesuaian terhadap mouse sesuai kebutuhan, termasuk konfigurasi fungsi dan pengaturan perangkat.

Baterai 500 mAh dengan Daya Tahan hingga 384 Jam
Untuk penggunaan wireless, Mchose membekali seluruh varian A7 V3 Pro dengan baterai berkapasitas 500 mAh.
Menurut spesifikasi yang diberikan Mchose, baterai tersebut mampu memberikan waktu penggunaan hingga 384 jam dalam penggunaan sehari-hari maupun gaming, meskipun daya tahan aktual dapat berbeda tergantung mode koneksi, polling rate, serta konfigurasi penggunaan.
Dengan kapasitas tersebut, pengguna tidak harus terlalu sering melakukan pengisian ulang, terutama ketika menggunakan polling rate yang lebih rendah untuk aktivitas non-gaming.
Harga Mulai US$59
Mchose memasarkan A7 V3 Series dalam tiga pilihan yang menawarkan tingkat fitur berbeda.
A7 V3 Pro menjadi model paling terjangkau dengan harga US$59, sedangkan A7 V3 Pro+ dibanderol US$69 dan mendapatkan magnetic wireless charging dock.
Model tertinggi, A7 V3 Pro Ultra+, dijual seharga US$79 dan menjadi satu-satunya varian dalam keluarga ini yang menggunakan sensor PixArt PAW 3955 TI.
Ketiga model mendapatkan diskon peluncuran 10%, sehingga harga awalnya menjadi lebih rendah dari harga normal selama periode promosi yang ditentukan Mchose.
Dengan bobot sekitar 59 gram, polling rate hingga 8 kHz, konektivitas tri-mode, serta pilihan sensor PixArt generasi terbaru pada varian tertinggi, A7 V3 Series menjadi tambahan baru di segmen gaming mouse wireless ringan dengan harga yang relatif terjangkau.

Sumber: Mchose








