Modder Berhasil Menjalankan GTA 5 Secara Native di Nintendo Switch Original

Game Grand Theft Auto V (GTA 5) akhirnya berhasil dijalankan secara native di Nintendo Switch generasi pertama melalui proyek homebrew yang dikembangkan oleh kelompok modding bernama Paralympics Productions.
Menariknya, proyek ini tidak menggunakan Android layer ataupun emulasi. Tim modder memanfaatkan source code GTA 5 versi Legacy yang bocor pada 2023, kemudian melakukan reverse engineering dan mengompilasi ulang logic game agar dapat berjalan pada arsitektur Arm milik Nintendo Switch.
Rockstar Games sendiri tidak pernah merilis GTA 5 untuk Nintendo Switch, meskipun game tersebut pertama kali hadir pada 2013 untuk PlayStation 3 dan Xbox 360.
GTA 5 berjalan langsung di chip Tegra X1
Keberhasilan port ini cukup menarik karena Nintendo Switch original menggunakan NVIDIA Tegra X1, chip yang sudah berusia lebih dari satu dekade.
Alih-alih menjalankan GTA 5 melalui emulator atau sistem operasi Android, proyek tersebut membuat game berjalan secara langsung pada hardware Switch.
Tim modding melakukan reverse engineering terhadap source code GTA 5 Legacy yang bocor, kemudian mengompilasi ulang bagian logic game agar dapat berjalan pada arsitektur Arm.
Dengan pendekatan tersebut, game dapat mengakses hardware Switch secara langsung tanpa lapisan emulasi tambahan.
Namun, ada satu syarat penting: Switch yang digunakan harus sudah jailbreak dan dilakukan overclock agar performanya cukup untuk menjalankan game dengan frame rate yang lebih stabil.

Performa hanya 10–25 FPS pada clock standar
Pada kondisi clock standar, GTA 5 dilaporkan hanya mampu berjalan pada kisaran 10–25 FPS.
Performa tersebut kemudian dapat ditingkatkan dengan menaikkan clock CPU, GPU, dan memory menggunakan tool seperti sys-clk.
Setelah hardware Switch di-overclock melewati konfigurasi standarnya, game dilaporkan mampu mencapai sekitar 30 FPS dengan frame rate yang lebih stabil.
Hasil ini cukup masuk akal mengingat Tegra X1 dirancang untuk perangkat yang memiliki batasan konsumsi daya dan thermal, sementara GTA 5 sendiri merupakan game open-world yang cukup berat.
Menjalankan logic game secara native tentu jauh lebih efisien dibandingkan emulasi, tetapi kemampuan hardware Switch tetap menjadi batas utama.
Ukuran instalasi mencapai sekitar 49 GB
Port GTA 5 tersebut dilaporkan membutuhkan kapasitas penyimpanan sekitar 49 GB.
Paralympics Productions juga telah merilis sejumlah patch untuk proyek tersebut setelah versi awal tersedia.
Dengan adanya patch, proyek ini masih terus mengalami pengembangan dan kemungkinan performanya maupun kompatibilitasnya dapat berubah seiring pembaruan berikutnya.
Kelompok tersebut bahkan disebut sedang mengerjakan port Android dari proyek yang sama.
Mengapa Rockstar tidak pernah merilis GTA 5 di Switch?
GTA 5 pertama kali dirilis pada 2013 untuk PlayStation 3 dan Xbox 360. Game tersebut kemudian mendapatkan versi untuk berbagai platform generasi berikutnya.
Namun, Rockstar Games tidak pernah menghadirkan GTA 5 secara resmi untuk Nintendo Switch.
Padahal, Switch telah mendapatkan sejumlah game AAA dari berbagai publisher. Salah satu alasan utama yang dapat dipahami dari hasil port komunitas ini adalah keterbatasan hardware, terutama kemampuan CPU dan GPU Switch generasi pertama.
Eksperimen Paralympics Productions menunjukkan bahwa GTA 5 memang dapat dijalankan pada hardware tersebut, tetapi membutuhkan optimasi serta overclock yang cukup agresif untuk mencapai frame rate yang layak.
Keberhasilan ini bukan berarti GTA 6 akan hadir di Switch 2
Keberhasilan menjalankan GTA 5 di Switch mungkin langsung memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan GTA 6 hadir di Nintendo Switch 2.
Namun, proyek ini tidak dapat dijadikan indikasi bahwa Rockstar akan membawa GTA 6 ke konsol Nintendo.
Perbedaan paling penting adalah modder memiliki akses terhadap source code GTA 5 yang bocor. Source code tersebut memberikan kesempatan untuk melakukan porting secara langsung dan menyesuaikan logic game dengan hardware target.
GTA 6 tidak memiliki kondisi yang sama.
Karena itu, keberhasilan GTA 5 berjalan native di Switch lebih tepat dilihat sebagai pencapaian teknis komunitas modding daripada tanda bahwa game Rockstar berikutnya akan segera hadir di platform Nintendo.
Pencapaian menarik bagi komunitas modding
Proyek ini tetap menjadi demonstrasi menarik mengenai sejauh mana hardware Nintendo Switch original dapat didorong oleh komunitas.
Konsol tersebut secara resmi tidak pernah mendapatkan GTA 5, tetapi modder kini berhasil membuat game tersebut berjalan secara native dengan memanfaatkan source code yang tersedia dan melakukan penyesuaian terhadap arsitektur hardware.
Dengan konfigurasi standar, performanya memang masih jauh dari ideal. Namun, kemampuan mencapai sekitar 30 FPS setelah overclock menunjukkan bahwa Tegra X1 masih mampu menjalankan game open-world besar dari era PS3/Xbox 360 ketika mendapatkan software port yang sesuai.
Tentu saja, proyek ini merupakan port homebrew tidak resmi dan bukan versi GTA 5 yang didukung Rockstar Games.
Sumber: Paralympics Productions








