Platform PhaaS AnonyMousKIT Manfaatkan Agen AI Suara untuk Curi Kode Sandi iPhone Curian

Sebuah platform Phishing-as-a-Service (PhaaS) baru bernama AnonyMousKIT terungkap mengotomatisasi pencurian kode sandi (passcode) dan kredensial Apple ID untuk membuka kunci perangkat iPhone curian serta mematikan proteksi Activation Lock. Layanan ilegal yang telah beroperasi sejak awal 2024 ini menopang ekosistem penjualan kembali perangkat Apple curian, pembobolan cadangan iCloud, hingga pencurian data kata sandi di iCloud Keychain.
Investigasi mendalam yang dilakukan oleh platform intelijen ancaman siber SOCRadar mengungkap bahwa infrastruktur AnonyMousKIT terhubung dengan sedikitnya 506 domain berbahaya dan menggerakkan rantai bisnis gelap bersama 168 merek toko perantara (reseller).
Eksploitasi AI Suara dan Rekayasa Sosial Tingkat Lanjut
Dalam operasinya, AnonyMousKIT memanfaatkan teknologi agen suara kecerdasan buatan (voice AI agent) untuk melancarkan serangan rekayasa sosial (vishing). SOCRadar menemukan catatan setidaknya 200 panggilan telepon otomatis dengan 55 skrip percakapan interaktif berbeda yang dijalankan di bawah lima persona suara tiruan. Biaya operasional panggilan suara AI ini dilaporkan sangat murah, yakni hanya sekitar 0,10 USD per panggilan.
Mekanisme penipuan ini dirancang untuk menembus fitur keamanan Activation Lock dan Find My bawaan Apple yang mengunci iPhone ke akun pemilik aslinya meskipun perangkat telah di-reset ke setelan pabrik. Tanpa membuka kunci ini, iPhone curian biasanya hanya bernilai murah sebagai suku cadang (spare parts).
Alur serangan AnonyMousKIT berjalan melalui beberapa tahapan terstruktur:
- Pengumpulan Data Korban: Pelaku mengekstrak informasi kontak darurat pemilik asli yang tercantum pada mode kehilangan (Lost Mode) di layar perangkat curian.
- Pesan Palsu Mengatasnamakan Apple: Korban dihubungi via email, SMS, pesan WhatsApp, atau panggilan telepon suara AI yang berpura-pura menjadi representatif resmi Apple Support (seperti persona “Alice from Apple Support”).
- Umpan Validitas: Pesan atau panggilan tersebut mengklaim bahwa perangkat yang hilang telah ditemukan di Apple Store dan menyertakan rincian model serta nomor IMEI yang akurat agar terlihat sah.
- Pencurian Kredensial: Agen AI meminta korban mengonfirmasi kepemilikan dengan mendiktekan kode sandi perangkat, lalu mengarahkan korban ke situs phishing tiruan Find My untuk memasukkan kata sandi Apple ID dan kode otentikasi dua faktor (2FA).
Dampak Kebocoran Data dan Jangkauan Global
Begitu kredensial lengkap berhasil diretas, pelaku dapat menghapus perangkat dari akun Find My pemilik secara permanen, membuka kunci perangkat untuk dijual kembali dengan harga tinggi, serta mengakses cadangan data iCloud, korespondensi email kantor, dan seluruh kata sandi akun penting di Keychain.
SOCRadar mencatat bahwa sebagian email jebakan dari platform ini turut menyasar akun instansi korporat dan pemerintahan. Meskipun memiliki jejak serangan global dengan konsentrasi panggilan suara tertinggi di Brasil (mencapai 90 persen), persebaran kampanye phishing AnonyMousKIT tercatat aktif menyasar korban di sejumlah negara, termasuk Afrika Selatan, Indonesia, Italia, India, Kenya, dan Brasil.
Sumber: Laporan Analisis Ancaman Siber SOCRadar








