
Kabar mengejutkan sempat berembus dari ajang pameran teknologi global, di mana laporan media Jerman Hardware Luxx mengeklaim bahwa AMD tidak berencana memboyong teknologi upscaling teranyar mereka, FSR 4.1, ke lini grafis terintegrasi (iGPU) berbasis arsitektur RDNA 3.5.
Jika rumor tersebut terbukti benar, jajaran prosesor laptop dan perangkat genggam (handheld) masa depan AMD, seperti seri Ryzen AI 300 dan Ryzen AI 400, terancam absen menikmati fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru dari FSR. Namun, pihak manajemen AMD segera meluncurkan klarifikasi untuk meredam spekulasi tersebut.
Duduk Perkara Spesifikasi FSR 4.1 dan Isu Pemangkasan RDNA 3.5
Sebagai konteks, AMD pada bulan Mei lalu telah mengonfirmasi bahwa teknologi FSR 4.1 akan mulai memanfaatkan metode pemrosesan INT8 (berbasis kecerdasan buatan) secara intensif. AMD menjadwalkan FSR 4.1 mendarat perdana untuk kartu grafis diskret arsitektur RDNA 3 (Radeon RX 7000 series) pada bulan Juli ini, disusul oleh arsitektur lawas RDNA 2 (Radeon RX 6000 series) pada awal tahun 2027.
Isu pengecualian dukungan ini menjadi sangat kontroversial karena menyasar rumpun silikon APU modern yang menggendong arsitektur grafis RDNA 3.5, meliputi:
- Strix Point (Ryzen AI 300)
- Strix Halo (Ryzen AI Max)
- Krackan Point
- Proyek penyegaran masa depan seperti Gorgon Point dan Gorgon Halo.
Padahal, konfigurasi APU papan atas ini mengintegrasikan iGPU berperforma monster sekelas Radeon 890M hingga varian tertinggi Radeon 8060S. Secara arsitektur, kedua chip grafis terintegrasi ini dipastikan sanggup dan kompeten untuk mengeksekusi instruksi kalkulasi komputasi INT8 yang diwajibkan oleh FSR 4.1.
Respons Tegas Frank Azor: AMD Bantah Rumor Pengecualian
Melihat rumor yang kian liar dan memicu kekecewaan di kalangan pencinta PC, perwakilan resmi AMD, Frank Azor, langsung memberikan bantahan keras melalui akun media sosial resmi X (Twitter) miliknya.
Pernyataan Frank Azor (AMD) via X: “Tidak ada keputusan seperti yang dilaporkan dan diimplikasikan di sini yang telah dibuat (oleh internal AMD).”
Meskipun menyangkal rumor pembatalan tersebut, Azor menambahkan bahwa untuk saat ini pihak AMD memang belum siap membagikan lembar peta jalan (roadmap) maupun mendiskusikan rencana detail produk masa depan mereka ke publik.

Kesimpulan Sementara Bagi Konsumen
Pernyataan dari Frank Azor ini memang belum menjadi jaminan mutlak bahwa FSR 4.1 pasti akan mendarat di laptop berbasis RDNA 3.5. Namun, klarifikasi ini menegaskan bahwa AMD belum mengetuk palu final untuk menyingkirkan arsitektur RDNA 3.5 dari ekosistem FSR 4.1.
Mengingat lini APU RDNA 3.5 diposisikan AMD sebagai ujung tombak perangkat AI PC dan gaming handheld masa depan, peluang kehadiran optimasi FSR 4.1 di masa mendatang masih terbuka lebar.
Sumber: Hardware Luxx, VideoCardz, Frank Azor @ X Archive








