
Menyusul pengumuman komputer kompak Ryzen AI Halo, AMD resmi mendebutkan lini prosesor terbaru mereka, Ryzen AI Max 400 Series. Lini ini merupakan sebuah langkah penyegaran (refresh) dari seri Ryzen AI Max 300 “Strix Halo” terdahulu yang dirancang khusus untuk memperkuat platform pengembangan kecerdasan buatan (AI development platforms) berperforma tinggi.
Sama seperti pendahulunya, chip silikon ini mengawinkan kombinasi arsitektur CPU, iGPU, dan NPU mutakhir dalam satu ekosistem terpadu. Bedanya, versi penyegaran ini membawa dukungan lini fitur komersial AMD PRO guna menantang teknologi kompetitor langsungnya, Intel vPro.




Fokus Utama Pembaruan: Dobrak Batas Kapasitas Memori
Sektor memori menjadi sorotan paling radikal pada pengumuman refresh kali ini. AMD memperbarui komponen pengontrol memori (memory controllers) pada cetakan SoC die “Strix Halo” untuk mendukung kapasitas yang jauh lebih masif:
- Kapasitas Maksimal Baru: Kini mendukung memori terpadu (unified memory) hingga 192 GB LPDDR5X melalui antarmuka 4-channel (lebar pita data 256-bit). Batasan ini melompati generasi Ryzen AI Max 300 lama yang mentok di angka 128 GB.
- Alokasi VRAM Fleksibel: Pengguna diberikan kebebasan penuh untuk mempartisi kapasitas memori secara manual antara sistem utama dan iGPU. Hebatnya, iGPU internalnya dapat dialokasikan memori video (VRAM) hingga sebesar 160 GB.
- Akomodasi Model AI Raksasa: Berkat ruang kolam memori masif sebesar 192 GB ini, prosesor tunggal Strix Halo refresh kini sanggup menjalankan model bahasa berukuran raksasa (Large Language Models) dengan kapasitas 300 Miliar (300B+) parameter.
Peningkatan Spesifikasi Kecepatan (Clock Speed & NPU)
Tidak hanya mendongkrak kapasitas memori, AMD juga memanfaatkan momen rilis ini untuk menaikkan batas frekuensi maksimal (boost frequency) pada seluruh klaster silikonnya:
- Performa iGPU: Kecepatan boost maksimal grafis RDNA 3.5 dinaikkan menjadi 3.00 GHz (naik dari 2.90 GHz pada seri Max 300).
- Performa CPU: Inti prosesor “Zen 5” kini sanggup melesat hingga kecepatan 5.20 GHz (naik dari 5.10 GHz).
- Performa Akselerator AI: Unit NPU internal mendapatkan suntikan performa sebesar 10%, mendongkrak kekuatannya dari 50 TOPS menjadi 55 TOPS.
Tiga Varian Model AMD Ryzen AI Max 400 Series
Lini ini meluncur perdana melalui tiga model SKU berlabel PRO yang ditujukan untuk pasar korporasi dan workstation pengembang:
| Model SKU | Jumlah Inti (CPU) | Unit Komputasi Grafis (iGPU) | Kekuatan Akselerator (NPU) | Kecepatan Maksimal (Boost) |
| Ryzen AI Max+ PRO 495 | 16 Cores / 32 Threads | 40 Compute Units (Full) | 55 TOPS | 5.20 GHz |
| Ryzen AI Max PRO 490 | 12 Cores / 24 Threads | 32 Compute Units | 50 TOPS | 5.00 GHz |
| Ryzen AI Max PRO 485 | 8 Cores / 16 Threads | 32 Compute Units | 50 TOPS | 5.00 GHz |
AMD juga mengonfirmasi bahwa varian versi konsumen (consumer versions) tanpa label PRO dijadwalkan akan menyusul dirilis secara resmi pada akhir tahun ini. Selain itu, AMD tengah menyiapkan variasi mesin komputer kompak Ryzen AI Halo versi terbaru di masa mendatang yang akan langsung ditenagai oleh varian tertinggi Ryzen AI Max+ PRO 495 berbekal konfigurasi RAM 192 GB utuh.








