Security

Microsoft merilis update Windows 10 KB5087544 (Mei 2026)

Windows 10 memang ibarat jaket kulit kesayangan—sudah berumur, tetap nyaman, dan tampaknya masih enggan dipensiunkan di tahun 2026 ini. Microsoft baru saja merilis pembaruan keamanan tambahan (Extended Security Update) melalui KB5087544 untuk memastikan sistem lawas ini tetap tangguh menghadapi ancaman modern.

Pembaruan ini ditujukan bagi pengguna yang terdaftar dalam program ESU atau menggunakan Windows 10 Enterprise LTSC.


Ringkasan Update Windows 10 KB5087544

Mengingat Windows 10 sudah tidak lagi menerima fitur “kosmetik” baru, fokus utama pembaruan ini adalah pada stabilitas infrastruktur dan keamanan siber.

1. Tambalan Keamanan Masif

Mengikuti ritme Patch Tuesday Mei 2026, pembaruan ini menutup 120 celah keamanan yang ditemukan pada berbagai komponen sistem operasi. Ini krusial bagi Anda yang masih mengelola server atau workstation berbasis Windows 10 guna mencegah eksploitasi seperti RCE (Remote Code Execution).

2. Perbaikan Bug Remote Desktop (RDP)

Ada perbaikan spesifik untuk masalah tampilan pada peringatan keamanan Remote Desktop. Sebelumnya, dialog peringatan sering kali tampil berantakan (rendering incorrectly) pada konfigurasi multi-monitor yang memiliki pengaturan skala (display scaling) berbeda.

3. Peningkatan Secure Boot

  • Laporan Status Dinamis: Aplikasi Windows Security kini bisa melaporkan status Secure Boot secara lebih akurat dan real-time.
  • Sertifikat Baru: Pembaruan ini meningkatkan kemampuan perangkat untuk menerima sertifikat Secure Boot baru secara otomatis melalui skema rollout yang lebih terkontrol.

4. Build Version Terbaru

Setelah menginstal update ini, nomor build sistem Anda akan berubah menjadi:

Versi WindowsBuild Terbaru
Windows 10 (Standard ESU)19045.7291
Windows 10 Enterprise LTSC 202119044.7291

⚠️ Isu Penting: Masalah BitLocker Recovery

Microsoft memberikan peringatan mengenai adanya bug yang cukup menyebalkan: pengguna mungkin akan diminta memasukkan BitLocker Recovery Key setelah melakukan pembaruan ini.

  • Penyebab: Masalah ini terjadi pada sistem yang menggunakan konfigurasi Group Policy BitLocker tertentu (melibatkan PCR7 pada profil validasi TPM) bersamaan dengan sertifikat Windows UEFI CA 2023 yang baru.
  • Solusi Sementara: Jika Anda terjebak dalam loop ini, Microsoft menyarankan untuk menghapus pengaturan Group Policy yang terdampak, kemudian melakukan Suspend dan Resume pada BitLocker untuk meregenerasi ikatan PCR yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button