Security

Microsoft Rilis Pembaruan Keamanan Lanjutan Windows 10 KB5082200

Microsoft resmi merilis pembaruan keamanan lanjutan (Extended Security Update/ESU) Windows 10 KB5082200. Pembaruan ini secara khusus dihadirkan untuk menambal rentetan kerentanan Patch Tuesday edisi April 2026, yang mencakup penambalan untuk dua kerentanan zero-day.

Selain perbaikan keamanan rutin, pembaruan ini membawa beberapa perubahan fungsional yang menarik, seperti pelindungan baru terhadap phishing berbasis berkas Remote Desktop Protocol (RDP) dan penambahan indikator Windows Security baru untuk memantau status peluncuran sertifikat Secure Boot.

Bagi pengguna yang menjalankan Windows 10 Enterprise LTSC atau yang terdaftar dalam program langganan ESU, pembaruan ini dapat diinstal secara manual melalui menu Settings > Update & Security > Windows Update, lalu klik ‘Check for Updates’.

Setelah proses instalasi selesai, nomor build Windows 10 akan diperbarui menjadi 19045.7184, sementara untuk edisi Windows 10 Enterprise LTSC 2021 akan diperbarui menjadi 19044.7184.

Rincian Fitur dan Perbaikan Utama

Mengingat Microsoft tidak lagi merilis fitur baru secara umum untuk siklus hidup Windows 10, pembaruan KB5082200 ini difokuskan penuh pada penambalan 167 kerentanan dan perbaikan bug teknis operasional. Berikut adalah daftar perbaikan lengkapnya:

  • Perbaikan Masalah Masuk Akun (Sign-In): Memperbaiki bug yang menyebabkan munculnya pesan galat “tidak ada internet” (no Internet) palsu saat pengguna mencoba masuk (sign in) ke layanan dan aplikasi Microsoft, seperti Microsoft Teams. Sebelumnya, bug ini kerap memblokir akses pengguna meskipun perangkat memiliki koneksi internet yang berfungsi normal.
  • Peningkatan Pelindungan Remote Desktop (RDP): Pembaruan ini meningkatkan pelindungan sistem terhadap serangan phishing yang memanfaatkan berkas Remote Desktop (.rdp). Kini, saat Anda membuka sebuah berkas .rdp, klien Remote Desktop akan secara transparan menampilkan semua pengaturan koneksi yang diminta sebelum sistem terhubung (dengan setiap pengaturan dimatikan secara bawaan). Sebuah peringatan keamanan satu kali juga akan muncul saat Anda pertama kali membuka berkas .rdp di perangkat baru.
  • Pembaruan dan Optimalisasi Secure Boot:
    • Pelaporan Status Dinamis: Menambahkan fitur pelaporan status dinamis untuk status Secure Boot di dalam aplikasi Windows Security (dapat diakses via Settings > Update & Security > Windows Security). Peningkatan ini memungkinkan peringatan status melalui lencana dan notifikasi. (Catatan: Fitur ini dinonaktifkan secara bawaan pada perangkat komersial dan server).
    • Perbaikan Loop Pemulihan BitLocker: Menuntaskan masalah lawas yang kerap menyebabkan perangkat (khususnya perangkat berbasis Intel yang mendukung Connected Standby) masuk ke layar Pemulihan BitLocker secara tak terduga setelah melakukan pembaruan Secure Boot.
    • Transisi Sertifikat Baru: Microsoft saat ini tengah meluncurkan sertifikat Secure Boot baru untuk menggantikan sertifikat lawas tahun 2011 yang akan segera kedaluwarsa pada Juni 2026. Pembaruan ini menyertakan data penargetan perangkat dengan tingkat keyakinan tinggi guna memperluas cakupan perangkat yang memenuhi syarat untuk menerima sertifikat baru secara otomatis. Pengguna dapat memeriksa status transisi ini langsung melalui Windows Security.

Microsoft menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada masalah yang diketahui (known issues) yang menyertai perilisan pembaruan stabilitas sistem ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button