Security

MATLAB Dev Ungkap Data Lebih dari 10.000 Orang Dicuri oleh Geng Ransomware

Perusahaan pengembang perangkat lunak MATLAB, MathWorks, mengungkapkan bahwa mereka menjadi korban serangan siber oleh geng ransomware yang berhasil mencuri data pribadi milik lebih dari 10.000 individu. Pengumuman ini muncul setelah kelompok peretas LockBit mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut dan menyebarkan sebagian data sebagai bukti.

MathWorks dikenal secara global sebagai pengembang MATLAB dan Simulink, dua platform komputasi teknis dan simulasi yang banyak digunakan di sektor akademik, otomotif, dirgantara, dan pertahanan. Serangan ini menandai meningkatnya intensitas ancaman terhadap sektor teknologi dan riset.

Detail Serangan dan Dampaknya

Dalam laporan yang dirilis, MathWorks menyebut bahwa pelanggaran ini menyebabkan eksfiltrasi data dari sistem mereka oleh pihak tak dikenal. Informasi yang berhasil diambil mencakup nama, alamat email, serta data pelanggan dan mitra—yang secara total melibatkan lebih dari 10.000 individu. Meski begitu, MathWorks menyatakan bahwa tidak ada bukti bahwa sistem inti MATLAB atau produk Simulink telah terpengaruh.

Geng ransomware LockBit, yang dikenal karena serangan globalnya terhadap lembaga swasta dan pemerintah, telah menambahkan MathWorks ke situs gelap mereka. Mereka juga mengklaim telah memperoleh dokumen internal dan informasi sensitif perusahaan lainnya.

Langkah Penanganan dari MathWorks

Setelah serangan terdeteksi, MathWorks segera mengaktifkan protokol darurat keamanan, bekerja sama dengan perusahaan keamanan siber eksternal, serta melaporkan insiden ini kepada otoritas penegak hukum. Pihak perusahaan juga sedang melakukan investigasi internal untuk memastikan sejauh mana pelanggaran ini berdampak pada sistem dan pengguna mereka.

Untuk meminimalisasi risiko lanjutan, MathWorks memberikan himbauan kepada semua pelanggan dan mitra bisnis untuk:

  • Mengganti kata sandi pada akun terkait
  • Mewaspadai email phishing yang mengatasnamakan MathWorks
  • Mengaktifkan autentikasi dua faktor bila tersedia

Eskalasi Ancaman Ransomware

Insiden ini menyoroti tren yang terus berkembang dalam dunia kejahatan siber, di mana geng ransomware tidak hanya mengenkripsi data, tetapi juga mencurinya dan menggunakannya sebagai alat pemerasan tambahan. Bahkan perusahaan teknologi besar sekalipun kini tidak kebal dari strategi ini.

LockBit sendiri telah menjadi salah satu kelompok ransomware paling aktif dalam dua tahun terakhir. Mereka sering menargetkan perusahaan teknologi, rumah sakit, dan lembaga pemerintah, memanfaatkan kelemahan jaringan serta kredensial bocor untuk menyusup ke sistem korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button