Insiden mSecure Cloud, Pengguna Diminta Ganti Kata Sandi dan Atur Ulang 2FA

mSeven Software meminta pelanggan aktif dan mantan pelanggan pengelola kata sandi mSecure segera mengamankan kredensial mereka. Dalam pemberitahuan tertanggal 3 November 2026, perusahaan menyebut telah mendeteksi aktivitas mencurigakan, memulai investigasi, mengambil langkah mitigasi, dan melibatkan pakar keamanan siber eksternal. Pengguna diminta mengganti kata sandi, mengatur ulang autentikasi dua faktor (2FA), atau menghapus passkey yang tersimpan.
Insiden mSecure Cloud melibatkan basis data terenkripsi
Pemberitahuan awal tidak merinci sistem yang terdampak atau jumlah pengguna yang terlibat. Belakangan, seorang pelanggan membagikan balasan tim dukungan di forum mSecure. Menurut balasan tersebut, pihak tak berwenang memperoleh salinan terenkripsi dari basis data yang memuat informasi pelanggan aktif dan mantan pelanggan. Tim dukungan menyebut cakupan insiden terbatas pada pengguna yang menyinkronkan data melalui mSecure Cloud.
Dalam balasan yang sama, perusahaan menyatakan belum menemukan bukti bahwa pelaku berhasil membaca informasi rahasia di dalam basis data tersebut. Sejumlah pelanggan meminta penjelasan lebih rinci setelah menerima pemberitahuan awal. Cara pelaku memperoleh salinan basis data dan jumlah pengguna yang terdampak belum dijelaskan kepada publik.
Enkripsi membatasi akses, tetapi salinan data tetap berisiko
mSecure menyimpan kata sandi, passkey, dan informasi sensitif lain dalam brankas digital yang dapat disinkronkan antarperangkat. Menurut dokumentasinya, mSecure menggunakan enkripsi AES-256 dan arsitektur zero-knowledge. Data dienkripsi di perangkat sebelum dikirim ke server, sehingga penyedia layanan tidak dapat membaca isi brankas dalam bentuk terbuka.
Jika penyerang memperoleh salinan brankas terenkripsi, mereka dapat mencoba menebak kata sandi utama secara offline tanpa harus masuk ke layanan mSecure. Risikonya lebih besar jika kata sandi utama mudah ditebak. Kemungkinan serangan offline inilah yang membuat salinan terenkripsi tetap bernilai bagi pelaku.
Langkah yang diminta mSeven dari pengguna
Tim dukungan menyarankan pengguna mengganti kata sandi utama mSecure dan memprioritaskan penggantian kata sandi akun penting yang tersimpan di brankas. Untuk layanan yang informasi 2FA atau passkey-nya disimpan di mSecure, pengguna juga diminta mendaftarkan ulang metode 2FA dan mengganti passkey lama. Mengganti kata sandi utama saja tidak membatalkan kredensial akun lain yang mungkin tersimpan dalam salinan lama.
Sumber: mSecure Support








