Hacker Serang Sistem Pendingin Lebih dari 115 Supermarket di Eropa, Suhu Freezer Diubah hingga 50°C

Serangan siber mengganggu operasional lebih dari 115 supermarket dan toko ritel di Eropa setelah hacker berhasil mengakses sistem pengendali pendingin dan freezer dari jarak jauh.
Insiden yang terungkap pada 2 November 2026 tersebut memengaruhi sejumlah jaringan supermarket di Belgia, Belanda, Swedia, Luksemburg, Irlandia, dan Estonia. Laporan lanjutan juga mengidentifikasi gangguan serupa di beberapa negara Eropa lainnya.
Penyerang diketahui mengubah pengaturan suhu, mematikan perangkat pendingin, hingga mengaktifkan fungsi pencairan es atau defrost tanpa izin.
Pada salah satu supermarket di Swedia, suhu freezer bahkan dilaporkan berubah menjadi 50 derajat Celsius, menyebabkan produk makanan beku rusak dan harus dibuang.
Insiden ini menimbulkan kerugian finansial bagi sejumlah toko sekaligus memperlihatkan risiko keamanan pada sistem operasional yang dapat dikendalikan melalui internet.
Lebih dari 115 Toko di Eropa Alami Gangguan Pendingin
Serangan tersebut memengaruhi sejumlah jaringan supermarket besar serta toko independen di berbagai negara Eropa.
Beberapa perusahaan mengonfirmasi bahwa perangkat pendingin mereka mengalami perubahan suhu secara tidak normal pada malam hingga dini hari.
Berikut sejumlah jaringan ritel yang dilaporkan terdampak dalam laporan awal 2 November 2026.
| Jaringan Ritel | Lokasi | Toko Terdampak |
|---|---|---|
| ICA | Swedia | Sedikitnya 4 |
| Coop | Swedia | 7 |
| Ahold Delhaize | Belgia dan Luksemburg | Sekitar 40 |
| Carrefour | Belgia | 15 |
| Spar Colruyt | Belgia | 5 |
| Intermarché | Belgia | Sekitar 15 |
| SuperValu | Irlandia | 13 |
| Selver | Estonia | 1 |
Selain jaringan tersebut, setidaknya 17 toko daging dan ritel kecil di Belanda dilaporkan mengalami gangguan serupa.
Sejumlah toko cokelat, toko bahan makanan, dan sebuah gerai IKEA di Mons, Belgia, juga terdampak.
Meskipun gangguan terjadi di banyak lokasi dalam waktu berdekatan, belum dipastikan apakah seluruh insiden merupakan bagian dari satu operasi terkoordinasi atau serangan terpisah yang memanfaatkan kelemahan serupa.
Hacker Ubah Pengaturan Freezer hingga 50 Derajat Celsius
Salah satu insiden paling serius dilaporkan terjadi pada jaringan supermarket ICA di Swedia.
Seorang manajer toko mengungkap bahwa sistem pendingin mereka telah diubah dari jarak jauh sehingga pengaturan suhunya mencapai 50°C.
Staf toko tidak dapat mengembalikan pengaturan tersebut melalui sistem pengendali seperti biasanya.
Akibatnya, sejumlah makanan beku tidak lagi memenuhi kondisi penyimpanan yang aman dan harus dibuang.
Jaringan Coop di Swedia juga melaporkan gangguan terhadap tujuh dari lebih dari 800 tokonya.
Menurut perusahaan, kondisi perangkat bervariasi, mulai dari pendingin yang mati sepenuhnya, perangkat yang hanya berfungsi sebagian, hingga satu unit yang justru mulai menghasilkan panas.
Di Belgia, Ahold Delhaize mengidentifikasi gangguan pada puluhan toko dan segera mengambil tindakan agar operasional tetap berjalan.
Sementara itu, Carrefour menyebut hanya 15 dari sekitar 700 tokonya yang terdampak, dan seluruh toko tetap beroperasi.
Penyerang Manfaatkan Sistem Pendingin yang Bisa Diakses Jarak Jauh
Perusahaan penyedia sistem refrigerasi Sabcobel mengungkap bahwa penyerang menggunakan metode yang serupa dengan serangan terhadap supermarket di Prancis pada Oktober 2026.
Menurut direktur Sabcobel, Stephan Moelans, gangguan terjadi setelah fungsi defrost diaktifkan dari jarak jauh.
Fungsi tersebut sebenarnya digunakan untuk mencairkan penumpukan es pada sistem pendingin.
Namun, apabila diaktifkan secara tidak sah atau pada waktu yang tidak tepat, fungsi tersebut dapat menyebabkan suhu penyimpanan naik dan merusak produk makanan.
Sabcobel mulai mengerahkan teknisi sejak sekitar pukul 01.00 untuk memutus koneksi instalasi yang terdampak dan mengembalikan pengoperasian perangkat.
Perusahaan mengingatkan bahwa pembaruan software saja belum tentu cukup untuk melindungi seluruh instalasi karena sebagian perangkat memerlukan perubahan fisik atau konfigurasi jaringan.
Moelans menyarankan pengelolaan perangkat pendingin menggunakan koneksi internet yang aman, bukan akses terbuka yang dapat dijangkau siapa saja.
Serangan Serupa Pernah Terjadi di Prancis
Insiden terbaru memiliki kemiripan dengan serangan yang mengganggu ratusan supermarket di Prancis pada Oktober 2026.
Dalam peringatan keamanan yang diterbitkan pada 12 Oktober, badan keamanan siber Prancis CERT-FR mengidentifikasi kompromi pada beberapa sistem pengendali pendingin.
Perangkat yang disebutkan dalam advisory tersebut meliputi:
- Danfoss AK-SM dan AK-SC.
- Copeland XWEB.
- Dixell XWEB.
Perangkat tersebut digunakan untuk memantau dan mengendalikan sistem pendingin secara terpusat.
CERT-FR memperingatkan bahwa antarmuka manajemen yang terhubung langsung ke internet dapat menjadi jalur masuk penyerang, terutama jika menggunakan firmware lama atau konfigurasi keamanan yang lemah.
Namun, belum dipastikan bahwa seluruh instalasi yang terdampak pada serangan November menggunakan model pengendali yang sama.
CERT-FR juga mengingatkan bahwa melakukan factory reset saja tidak cukup apabila perangkat tetap menggunakan firmware rentan atau masih terbuka langsung ke internet.
Sistem Pendingin Juga Memerlukan Perlindungan Keamanan Siber
Serangan terhadap supermarket Eropa memperlihatkan bahwa ancaman siber tidak hanya menargetkan komputer, server, atau database perusahaan.
Sistem operasional seperti pendingin, pengendali suhu, dan perangkat Internet of Things (IoT) juga dapat menjadi sasaran ketika dihubungkan ke jaringan.
Gangguan terhadap perangkat tersebut dapat menyebabkan kerugian fisik dan finansial meskipun tidak ada data yang dicuri atau ransomware yang dipasang.
Untuk mengurangi risiko, pengelola infrastruktur pendingin disarankan membatasi akses antarmuka manajemen dari internet, menggunakan VPN untuk pemeliharaan jarak jauh, memperbarui firmware, serta mengganti password bawaan perangkat.
Sistem operasional juga sebaiknya dipisahkan dari jaringan IT umum dan dilengkapi monitoring untuk mendeteksi perubahan konfigurasi yang tidak sah.
Hingga laporan awal diterbitkan, identitas penyerang dan motif di balik gangguan tersebut belum diketahui secara pasti.
Kasus ini menunjukkan bagaimana serangan siber terhadap perangkat operasional dapat langsung memengaruhi aktivitas bisnis di dunia nyata, mulai dari kerusakan stok makanan hingga gangguan operasional supermarket di berbagai negara.
Sumber: Reuters — European Supermarkets Rush to Patch Vulnerabilities After Region-Wide Fridge Hack








