Microsoft Perbaiki Masalah Smart App Control Windows 11 yang Rusak Setelah Update Oktober 2026

Microsoft akhirnya merilis perbaikan untuk masalah Smart App Control pada Windows 11 yang menyebabkan sebagian pengguna tidak dapat mengaktifkan fitur keamanan tersebut setelah memasang pembaruan Oktober 2026.
Masalah ini muncul setelah instalasi KB5127648, pembaruan keamanan yang dirilis pada 13 Oktober 2026 untuk Windows 11 versi 24H2, 25H2, dan 26H2.
Akibat bug tersebut, tombol untuk mengaktifkan Smart App Control pada aplikasi Windows Security berubah menjadi abu-abu (grayed out) sehingga tidak dapat digunakan.
Microsoft mengonfirmasi bahwa perbaikan telah tersedia melalui pembaruan opsional KB5127936 yang dirilis pada 28 Oktober 2026 untuk Windows 11 versi 25H2 dan 26H2.
Sementara itu, pengguna Windows 11 24H2 masih dapat menggunakan solusi sementara yang disediakan Microsoft.
Apa Itu Smart App Control di Windows 11?
Smart App Control merupakan salah satu fitur keamanan Windows 11 yang dirancang untuk melindungi pengguna dari aplikasi berbahaya dan software yang tidak dipercaya.
Fitur ini menggunakan teknologi code integrity serta layanan analisis aplikasi berbasis cloud milik Microsoft untuk mengevaluasi keamanan software sebelum dijalankan.
Smart App Control bekerja bersama Microsoft Defender dan Microsoft SmartScreen untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap malware serta aplikasi yang berpotensi membahayakan sistem.
Ketika aktif, fitur tersebut dapat memblokir aplikasi yang dianggap tidak aman berdasarkan hasil pemeriksaan reputasi dan tanda tangan digital.
Namun, setelah pemasangan KB5127648, sebagian pengguna yang sebelumnya menonaktifkan Smart App Control tidak dapat mengaktifkannya kembali.
Microsoft menjelaskan bahwa masalah tersebut hanya memengaruhi perangkat tertentu yang fitur Smart App Control-nya berada dalam kondisi nonaktif.
Perangkat yang sudah mengaktifkan Smart App Control sebelum pembaruan tidak terdampak dan tetap mendapatkan perlindungan.
Update KB5127936 Perbaiki Masalah Smart App Control
Microsoft telah memperbaiki masalah tersebut melalui pembaruan preview Windows 11 KB5127936.
Pembaruan ini tersedia untuk Windows 11 versi 25H2 dan 26H2 dengan rincian build berikut.
| Versi Windows 11 | OS Build Setelah Update |
|---|---|
| Windows 11 25H2 | 26200.9818 |
| Windows 11 26H2 | 26300.9818 |
Setelah pembaruan dipasang, pengguna seharusnya kembali dapat mengaktifkan Smart App Control melalui aplikasi Windows Security.
Untuk memeriksa ketersediaannya, buka Settings → Windows Update, kemudian cari pembaruan KB5127936.
Karena termasuk non-security preview update, pembaruan ini bersifat opsional.
Pengguna yang tidak ingin memasang preview update dapat menunggu pembaruan kumulatif berikutnya, selama perbaikan tersebut disertakan dalam rilis yang tersedia untuk versi Windows mereka.
Perlu diperhatikan bahwa Microsoft baru mengonfirmasi perbaikan langsung melalui KB5127936 untuk Windows 11 25H2 dan 26H2, bukan 24H2.
Microsoft Sediakan Solusi Sementara Melalui Registry
Bagi pengguna yang masih mengalami masalah, termasuk pada Windows 11 24H2, Microsoft menyediakan solusi sementara dengan mengubah konfigurasi Windows Registry.
Langkah ini sebaiknya dilakukan hanya apabila Smart App Control benar-benar tidak dapat diaktifkan akibat bug tersebut.
Pertama, buka Command Prompt dengan hak akses administrator.
Kemudian jalankan dua perintah berikut:
reg add "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Policies\Microsoft\FeatureManagement\Overrides" /v 2883193997 /t REG_DWORD /d 1 /f
reg add "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Policies\Microsoft\FeatureManagement\Overrides" /v 2850574478 /t REG_DWORD /d 1 /f
Setelah kedua perintah berhasil dijalankan, restart komputer agar perubahan diterapkan.
Pengguna kemudian dapat membuka Windows Security → App & browser control → Smart App Control settings untuk memeriksa apakah opsi aktivasi telah tersedia kembali.
Microsoft mengingatkan bahwa perubahan Registry harus dilakukan dengan hati-hati. Sebaiknya buat backup Registry atau restore point terlebih dahulu untuk menghindari masalah akibat perubahan konfigurasi yang tidak tepat.
Administrator IT Bisa Menggunakan Group Policy
Untuk lingkungan perusahaan yang mengelola banyak komputer Windows 11, Microsoft juga menyediakan solusi melalui Group Policy.
Administrator dapat menggunakan dua paket kebijakan khusus:
- KB5074105 261015_19222 Feature Preview, untuk memulihkan kemampuan mengaktifkan Smart App Control.
- KB5074105 261015_19221 Feature Preview, untuk memastikan pencatatan log tersedia bagi keperluan troubleshooting.
Kedua Group Policy tersebut perlu dipasang dan dikonfigurasi dengan status Enabled.
Setelah konfigurasi diterapkan, perangkat harus direstart.
Metode ini terutama ditujukan bagi organisasi yang belum ingin memasang KB5127936 pada seluruh komputer karena masih menjalankan pengujian kompatibilitas pembaruan.
KB5127936 Juga Memperbaiki Remote Desktop dan VPN
Selain masalah Smart App Control, Microsoft menyertakan sejumlah perbaikan penting lainnya melalui KB5127936.
Salah satunya adalah gangguan Remote Desktop yang menyebabkan pengguna non-administrator gagal melakukan koneksi ketika fitur Administrator protection diaktifkan.
Pembaruan ini juga menyelesaikan masalah Always On VPN yang terjadi setelah pembaruan keamanan September 2026.
Gangguan tersebut menyebabkan koneksi VPN terjebak pada status Connecting atau menampilkan kesalahan bahwa port sedang digunakan.
Selain itu, KB5127936 mencakup perbaikan untuk Windows Sandbox, BitLocker, audio HDMI pada perangkat AMD tertentu, dan sejumlah komponen Windows lainnya.
Dengan berbagai perbaikan tersebut, KB5127936 menjadi salah satu pembaruan opsional penting bagi pengguna Windows 11 yang terdampak masalah setelah update sebelumnya.
Pengguna Windows 11 25H2 dan 26H2 disarankan memasang KB5127936 atau pembaruan lebih baru yang mencakup perbaikan tersebut. Sementara pengguna Windows 11 24H2 dapat mengikuti solusi Registry atau Group Policy yang telah didokumentasikan Microsoft.
Sumber: Microsoft — October 13, 2026 — KB5127648 (Windows 11 Security Update)








